PONDOK INDAH-PENDIDIKAN-TIDAK SELALU JADI BEBAN INI MANFAAT PR BAGI ANAK-RACHLI-1100 px X 600 px-01.jpg

Pendidikan

Tidak Selalu Jadi Beban, Ini Manfaat PR Bagi Anak

Masih banyak anggapan bahwa pekerjaan rumah (PR) yang diberikan sekolah itu membebani anak, merepotkan orangtua, bahkah hingga ada yang berpikir bahwa PR adalah cerminan pendidikan di sekolah yang tidak tuntas.

Tujuan awal dari pemberian PR itu sendriri adalah karena ada sebagain anak yang tidak memiliki motivasi untuk belajar di rumah, sehingga diharapkan dengan memberikan PR menjadi salah satu alasan anak untuk belajar di rumah.

[Baca Juga: Keunikan Sekolah Karakter di Depok Indonesia]

Seperti dilansir Sahabat Keluarga Kemendikbud (15/2/2019), jika dilihat dan berpikir positif, ada beberapa hal positif yang didapat dari pemberian PR ini.

Mengulang Pelajaran di Rumah

Belajar adalah sebuah proses pengulangan terhadap sebuah ilmu, karena belajar merupakan proses maka mengulang apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan adalah suatu keharusan. Sesuai fitrahnya, manusia memiliki keterbatasan dalam mengingat sesuatu. Untuk itu dibutuhkan pengulangan agar ingatan semakin kuat dan tajam. Sehingga apa yang diketahui tidak cepat hilang.

Mengetahui Proses Belajar Mengajar di Sekolah

Proses belajar mengajar di sekolah tidak semua bisa diketahui orangtua. Hal ini dikarenakan pelaksanaan pembelajaran berada di lembaga atau sekolah, sementara orangtua berada di rumah. Ini membuat orangtua harus mencari tahun sampai di mana pelajaran yang diterima anakanya. Bukan untuk menghakimi seorang guru dalam pemberian materi.

Namun, karena pembelajaran terhadap anak berlangsung beberapa jam saja di sekolah, sedangkan pembelajaran adalah sebuah pemberian keilmuan atau penanaman karakter yang dilakukan secara kesinambungan. Maka diperlukan informasi utuh agar pembelajaran berjalan selaras dan seimbang antara di sekolah dan di rumah. Di antara cara yang paling mudah untuk mengetahui sampai di mana proses belajar mengajar di sekolah itu adalah dengan adanya PR.

Mengetahui Gaya Belajar Anak

William Stern yang merupakan psikolog dan filsuf asal Jerman dengan teori konvergensinya mengatakan bahwa hasil pendidikan anak bisa dipengaruhi dua faktor yaitu pembawaan dan lingkungan.

Pada dasarnya anaka lahir tela memiliki potensi atau pembawaan. Namun, pembawaan atau potensi itu akan hilang jika tidak dikembangakan. Oleh sebab itu, tugas pendidika yang dalam lingkup sempat adalah orangtua untuk menghantarkan perkembangan potensi anak semaksimal mungkin sehingga kelak menjadi orang yang berguna bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, nusa, dan bangsanya.

Sarana Interaksi Orangtua dan Anak

Demi kesejahteraan keluarga, tidak jarang membuat seorang ibu juga harus membantu perekonomian kelaurga. Sehingga tidak menutup kemungkinan harus meninggalkan rumah dan menitipkan anak ke penitipan anak. Dalam kurun waktu kurang lebih 7 hingga 10 jam anak dan orangtua terpisahkan. Tentunya ada rasa rindu untuk bersama.

[Baca Juga: 3 Soal Utama dalam Pembangunan Pendidikan di Indonesia]

Di sini PR mampu menjadi sarana komunikasi yang handal bagi orangtua dan anak. Sedikit kata singkat, ”Sayang, hari ini ada PR tidak, adakah yang bisa bunda bantu? Untuk besok apakah ada PR yang belum dikerjakan?” akan mampu mencairkan suasana yang kurang harmonis antara orangtua dan anaknya.

Dengan demikian tidak sepantasnya selalu berpandangan negatif atau bahkan mengeluh jika anak mendapatkan PR. Bahkan orangtua harus merasa bersyukur dengan diberi PR sehingga komunikasi dengan anak tetap terjalin dan kasih sayang tetap tumbuh.

Read More

Artikel Lainnya

Penelitian Menemukan Kaitan Imunitas DBD dapat Membantu Melawan COVID-19

Kesehatan

Penelitian Menemukan Kaitan Imunitas DBD dalam Melawan COVID-19

22 September 2020, 17:03

Penelitian ini membandingkan distribusi geografis kasus virus corona dengan penyebaran demam berdarah pada 2019 dan 2020.

DKI Jakarta Perlu Penambahan Lahan Pemakaman Khusus COVID-19

Berita Kawasan

DKI Jakarta Perlu Penambahan Lahan Pemakaman Khusus COVID-19

22 September 2020, 16:20

Saat ini, terdapat dua TPU khusus COVID-19: Pondok Ranggon dan TPU Tegal Alur. Jika tak ada penambahan lahan, dikhawatirkan lahan itu akan habis.

Pemkot Bogor Luncurkan Pedoman PJJ dan WiFi Publik Gratis di 797 RW

Pendidikan

Pemkot Bogor Luncurkan Pedoman PJJ dan WiFi Publik Gratis di 797 RW

22 September 2020, 14:15

Ada sejumlah persoalan dalam penerapan PJJ, seperti persoalan akses wifi yang tidak merata, kemampuan untuk membeli kuota internet dan materi pembelajaran.

Dengan 620 Pompa, DKI Jakarta Siaga 24 Jam Hadapi Banjir

Berita Kawasan

Dengan 620 Pompa, DKI Jakarta Siaga 24 Jam Hadapi Banjir

22 September 2020, 13:17

Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta memastikan mayoritas pompa mobile dan pompa stasioner di Jakarta dalam kondisi prima menghadapi musim hujan.


Comments


Please Login to leave a comment.