Tiga Siswi SMA Asal Indonesia Raih Prestasi di I-FEST 2019

Pendidikan

Tiga Siswi SMA Asal Indonesia Raih Prestasi di I-FEST 2019

Dalam ajang International Festival Engineering Sience and Technplogy (I-FEST) 2019 yang berlangsung di Tunisia pada 21-29 Maret 2019 lalu, dua siswi asal Provinsi DKI Jakarta berhasil meraih medali perunggu. Kedua siswi yang berhasil meraih prestasi dalam misinya mewakili Indonesia tersebut masing-masing adalah siswi Kelas X SMA Negeri 46 Jakarta Selatan Ayunita Shanaya Multazam dan siswi Kelas X SMA Negeri Unggulan MH Thamrin Syahmira Itsna Aulia Fauzan.

Prestasi Ayunita berhasil diraih setelah mengikuti lomba untuk kategori Bussiness and Technology dengan judul Technology for Survival Jacket: Case Study of Silent Tsunami of Indonesia Archipelago. Sedangkan, Syahmira berhasil meraih prestasi di kategori Biology/Life Sciences dengan judul Rapid Test Sweater for Prevent and Control Diabetes Therapy: Based on the Amount of Staphylococcus Epidermis.

[Baca Juga: Karang Taruna RW 05 Semper Barat Raih Juara di Bidang Teknologi]

Keberhasilan keduanya tidak lepas dari peran Rumah Kelompok Ilmiah Remaja yang telah memberikan tambahan-tambahan pengetahuan, arahan, dan bimbingan agar keduanya dapat mencapai prestasi terbaik.

Pendiri Rumah Kelompok Ilmiah Remaja Bayu Satriyawan mengatakan, keikutsertaan kedua siswi asal DKI Jakarta di ajang I-FEST 2019 telah melalui proses selaksi ketat dimulai dari event National Science Meet Up (NSMU) yang berlangsung di Surabaya pada Desember 2018.

Bayu menjelaskan, dalam menuju prosesnya tidaklah mudah, karena ada nilai scientific, integrity, dan nilai koherasi yang harus dipenuhi. Mereka juga tidak bisa sembarangan langsung kirim karya tanpa ada nilai, etika, kaidah ilmiahnya.

[Baca Juga: Markoding Melatih Coding 87 Siswa Tak Mampu di Jakarta Timur]

I-FEST 2019 melombakan delapan kategori yang merupakan kompetisi sains internasional terbesar di Afrika dan diikuti 1.030 peserta dari 35 negera. “Prestasi berskala internasional ini tentunya membuat kita bangga. Sebab, kedua siswi itu tidak hanya mengharumkan nama Jakarta tapi juga Indonesia,” katanya seperti dikutip dari Berita Jakarta (5/4/2019).

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri Unggulan MH Thamrin Warnoto menuturkan, kurikulum yang diterpakan di sekolahnya sudah bertaraf internasional berbasis sains. Pihaknya mengimplementasikan tiga kurikulum yakni Nasional, Cambrige, dan Olimpiade atau Paralimpiade Sains. “Semua peserta didik wajib mengikuti ketiga kurikulum itu,” kata Warnoto.

[Baca Juga: Cara Belajar Ilmu Pengetahuan Alam di SMA Plus Pembangunan Jaya]

Sekadar diketahui, di ajang I-FEST 2019, Indoensia juga diwakili Nina Dwi Rohmawati yakni siswi kelas XII SMA Santo Agustinus, Purbalingga, Jawa Tengah yang juga berhasil meraih medali perunggu.

Read More

Artikel Lainnya

Akulah Samudera.jpg

Hobi dan Hiburan

Film Akulah Samudera Ungkapkan Pentingnya Peran Laut

14 July 2020, 19:00

Film dokumenter ini bakal tayang di acara Indonesia Canada Congress pada saat perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 2020 di Kanada.

toba-unesco-2.jpg

Berita Kawasan

Danau Toba Resmi Ditetapkan Sebagai UNESCO Global Geopark

14 July 2020, 18:00

Danau Toba yang menjadi salah satu destinasi pariwisata super prioritas telah tersertifikasi tingkat dunia oleh UNESCO.

Pemkot Medan Gandeng Stikes Senior untuk Sosialisasikan Adaptasi Kebiasaan Baru.jpg

Pendidikan

Pemkot Medan Gandeng Stikes Senior untuk Sosialisasikan Adaptasi Kebiasaan Baru

14 July 2020, 17:00

Melalui sosialisasi mengenai Perwal adaptasi kebiasaan baru, Pemkot Medan berharap Stikes Senior dapat menjadi influencer new normal.

Bantu Pemprov Jawa Barat Tekan COVID-19, ITB Serahkan VTM dan Swab Stick.jpg

Pendidikan

Bantu Pemprov Jawa Barat Tekan COVID-19, ITB Serahkan VTM dan Swab Stick

14 July 2020, 16:00

Dalam usaha membantu Pemprov Jawa Barat berusaha menanggulangi penyebaran COVID-19, ITB menyalurkan bantuan perlengkapan tes swab.


Comments


Please Login to leave a comment.