Tim Indonesia Melaju ke Perempat Final Kompetisi eSport AOV Internasional

Berita Kawasan

Tim Indonesia Melaju ke Perempat Final eSport AOV Internasional

Seperti yang diwartakan sebelumnya, tim Evos.AOV sejak awal November 2019 sudah berada di negara Thailand sebagai perwakilan Indonesia dalam kompetisi eSport untuk game Arena of Valor atau AOV yang bertajuk AOV International Championship (AIC) 2019. Namun perjuangan mereka tidaklah selalu mulus dalam kompetisi eSport internasional ini. Mengingat Evos.AOV mengalami enam kekalahan dengan empat kemenangan tapi dengan jumlah ini, tim perwakilan Indonesia ini masih tetap berhak maju ke perempat final.

[Baca Juga: Evos.AOV Wakili Indonesia pada Kompetisi eSports di Thailand]

Pekan lalu, tim Evos.AOV berusaha menunjukkan performa terbaiknya dalam tahap pertandingan Group Stage A di AIC 2019. Perwakilan Indonesia ini harus puas berada di posisi keempat dalam Group Stage A setelah menelan pil pahit dengan enam kekalahan tapi tetap berhasil mengamankan posisinya dengan empat kemenangan. Dengan ini, tim Evos.AOV masih mendapatkan kesempatan untuk memperebutkan total hadiah dengan nilai setara Rp7 miliar.

Tim Indonesia Melaju ke Perempat Final Kompetisi eSport AOV Internasional

Dengan berakhirnya pertandingan Group Stage AIC 2019 maka sudah ada delapan tim yang berasal dari Group A dan B yang siap memperebutkan gelar juara AOV di tingkat kompetisi eSport internasional. Tim yang lolos dari Grup A terdiri dari Hong Kong Attitude (Chinese Taipei), HTVC IGP Gaming (Vietnam), ahq e-Sports Club (Thailand), dan EVOS Esport (Indonesia). Sedangkan tim yang lolos Grup B terdiri dari Buriram United (Thailand), Team Flash (Vietnam), One Team Esports (Chinese Taipei), dan Unsold Stuff Gaming (Jepang).

Babak perempat final AIC 2019 akan berlangsung pada 14-17 November 2019 dengan tim Evos.AOV yang bertanding pada 16 November 2019. Namun tim yang dihadapi perwakilan Indonesia ini tidaklah sembarangan. Pasalnya, Evos.AOV akan berhadapan dengan Buriram United yang merupakan perwakilan Thailand yang menduduki kelasemen puncak di babak Grup B.

[Baca Juga: Tangkal Stigma Negatif, Ini Pandangan Pelaku eSports di Indonesia]

“Menurut aku seluruh pemain dari Buriram United itu harus diwaspadai. Jungler mereka, Sanpett “FirstOne” Marat bisa menjadi pemain yang paling berbahaya. Dia memiliki kemampuan mekanik yang sangat baik dan bisa menjadi pemimpin bagi seluruh rekannya,” ungkap perwakilan dari tim Evos.AOV Satria “Wiraww” Adi Wiratama, sebagaimana dikutip dari rilis yang diterima PingPoint.co.id (13/11/2019).

Pemuda yang memiliki spesialisasi sebagai jungler di tim Evos.AOV itu tak lupa mengucapkan apresiasinya terhadap dukungan dari komunitas penggemar eSport Tanah Air yang tak lelah selalu mendukung dan mendoakan mereka bertanding di Thailand. Bagi Anda yang ingin menyaksikan sekaligus memberikan dukungan untuk perwakilan Indonesia di AIC 2019 ini, Anda bisa menontonnya di channel Garena AOV Indonesia pada 16 November 2019.

Read More

Artikel Lainnya

Ingin Kurus? Jangan Coba-coba Makan Ini di Malam Hari

Kesehatan

Ingin Kurus? Jangan Coba-coba Makan Ini di Malam Hari!

10 December 2019, 18:00

Mengonsumsi makanan yang banyak mengandung kalori saat malam hari akan membuat berat badan naik. Ingin kurus? hindari jenis makanan ini jelang tidur!

Avrist Senang dengan Hasil Program Avrist Warrior Woman

Bisnis

Avrist Senang dengan Hasil Program Avrist Warrior Woman

10 December 2019, 17:00

Melihat antusiasme serta perkembangan bisnis peserta Avrist Warrior Woman, perusahaan Avrist menilai program CSR ini sukses.

Pedagang Pakaian Bekas di Pasar Senen Direlokasi

Berita Kawasan

Pedagang Pakaian Bekas di Pasar Senen Direlokasi

10 December 2019, 16:00

Dalam rangka menata trotoar di Jalan Raya Senen, Pemkot Jakarta Pusat relokasi para pedagang pakaian bekas.

Ular Sanca Besar Ditangkap Petugas Kelurahan Kebagusan

Berita Kawasan

Ular Sanca Besar Ditangkap Petugas Kelurahan Kebagusan

10 December 2019, 15:00

Warga Kelurahan Kebagusan baru-baru ini dikejutkan dengan kemunculan ular yang panjangnya lebih dari satu meter. Petugas pun sigap menangkapnya.


Comments


Please Login to leave a comment.