Tingkatkan Minat Baca Anak, Pemkot Yogyakarta Hadirkan Program Saskia.jpg

Pendidikan

Tingkatkan Minat Baca Anak, Pemkot Yogyakarta Hadirkan Program Saskia

Di masa pandemi COVID-19 yang sudah membayangi Indonesia hampir selama setahun terakhir ini memicu anak-anak usia sekolah semakin banyak berinteraksi dengan gawai atau gadget. Pasalnya, selain untuk hiburan, saat ini gawai juga menjadi instrumen penting dalam pembelajaran jarak jauh dan kondisi tersebut semakin membuat anak-anak disinyalir menjauh dari buku bacaan. Oleh karena itulah dibutuhkan peran dari pemerintah guna meningkatkan minat baca anak-anak dan di sinilah peran dari program Saskia.

Program Saskia sebenarnya singkatan dari Sabtu Seru di Perpustakaan Kota Yogyakarta yang diadakan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta. Sesuai namanya, program ini digelar setiap hari Sabtu yang ditujukan untuk mengundang masyarakat agar datang ke perpustakaan serta membaca koleksi buku yang ada di sana. Namun dari sisi target utama dari program Saskia sendiri adalah anak-anak usia sekolah.

Tingkatkan Minat Baca Anak, Pemkot Yogyakarta Hadirkan Program Saskia .jpg

“Khususnya pelakar tingkat dasar-menengah (SD-SMP) bersama keluarga di sela hari libur akhir pekan mereka untuk mengunjungi perpustakaan,” ujar Kepala Bidang Pengelolaan Perpustakaan dan Pengembangan Gemar Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta Nunun Zulaikha, sebagaimana dikutip dari warta.jogjakota.go.id (8/2/2021).

Nunun menjelaskan, munculnya program Saskia ini tak terlepas dari upaya meningkatkan minat baca sekaligus untuk mengisi waktu luang anak-anak yang kebingungan bagaimana mengisi waktu luangnya saat akhir pekan di masa pandemi COVID-19. Dengan program ini maka waktu luang tersebut bisa dimanfaatkan dengan mengisinya melalui aktivitas literasi berbasis perpustakaan.

[Baca Juga: Pusip Jakarta Pusat Beri Pelatihan Pengelolaan Perpustakaan Sekolah Secara Virtual]

Menariknya dalam program Saskia, anak-anak tak hanya membaca buku koleksi perpustakaan saja. Karena nanti akan ada sarana interaksi yang melibatkan pustawakan dengan para pengunjung dalam bentuk kegiatan bimbingan, promosi, story telling, dan lainnya. “Kegiatan ini diadakan untuk menyapa pemustaka cilik yang memanfaatkan hari libur dengan berkunjung ke perpustakaan dan mereka akan diberi apresiasi berupa merchandise menarik,” sambungnya.

Bagi Anda warga Kota Gudeg yang ingin mengajak buah hati ke Perpustakaan Kota Yogyakarta untuk mencoba program Saskia ini harus memastikan datang pada Sabtu dari jam 09.00-13.00 WIB dan ini sesuai dengan kebijakan Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM). Selain itu, pihak Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta juga rutin melakukan sterilisasi terhadap sarana dan prasarana di perpustakaan guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Read More

Artikel Lainnya

realme narzo 30A Siap Hadir di Indonesia pada 3 Maret 2 021.jpg

Hobi dan Hiburan

realme narzo 30A Siap Hadir di Indonesia pada 3 Maret 2021

24 February 2021, 16:37

Ingin ponsel gaming yang ramah di kantung? realme narzo 30A yang siap dirilis awal bulan depat dapat jadi opsinya.

Lewati Pertarungan Digital, 9 Tim Juarai FFML Season III.jpg

Hobi dan Hiburan

Lewati Pertarungan Digital, 9 Tim Juarai FFML Season III

24 February 2021, 14:53

Usai melewati pertarungan digital yang panjang selama enam pekan, FFML Season III resmi berakhr dengan sembilan tim e-sport yang berhasil jadi juara.

Perkuat Kualitas Wirausaha, Pemprov DKI Jakarta Gandeng 4 Peguruan Ting gi.jpg

Bisnis

Perkuat Kualitas Wirausaha, Pemprov DKI Jakarta Gandeng 4 Peguruan Tinggi

24 February 2021, 13:52

Pemprov DKI Jakarta baru-baru ini meneken perjanjian kerjasama dengan empat perguruan tinggi di wilayahnya guna semakin memperkuat kualitas wirausaha di Jakpreneur.

Guru Besar Unpad Ungkap Pengaruh Dampak Negatif Pandemi Terhadap Tumbuh Kembang Anak.jpg

Pendidikan

Guru Besar Unpad Ungkap Pengaruh Dampak Negatif Pandemi Terhadap Tumbuh Kembang Anak

24 February 2021, 12:51

Dalam orasi ilmiahnya, Guru Besar Unpad memaparkan bagaimana pandemi COVID-19 memiliki pengaruh negatif terhadap tumbuh kembang anak.


Comments


Please Login to leave a comment.