Tinjau Pekan Kedua PTM di Kota Bogor, Ini Pesan Bima Arya.jpg

Pendidikan

Tinjau Pekan Kedua PTM di Kota Bogor, Ini Pesan Bima Arya

Sejak 4 Oktober 2021, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah memberikan izin kepada sejumlah sekolah di wilayahnya untuk menerapkan metode Pembelajaran Tatap Muka atau PTM terbatas. Pihak pemkot pun terus melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan pembelajaran ini di sekolah-sekolah guna memastikan jauhnya potensi paparan COVID-19 terhadap para peserta didik. Hal ini terlihat pada Senin kemarin dengan Wali Kota Bogor Bima Arya yang memutuskan untuk meninjau langsung PTM terbatas di SMP Bintang Pelajar Islamic Boarding School atau BPIBS.

Peninjauan pada 11 Oktober 2021 itu diadakan tepat pada pekan kedua penerapan PTM terbatas di Kota Hujan yang di mana orang nomor satu di Kota Bogor itu memutuskan mengunjungi SMP yang berada di Kecamatan Sereal tersebut. Selama proses peninjauan itu, Bima Arya turut didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Hanafi dan Kepala Sekolah SMA BPIBS.

Tinjau Pekan Kedua PTM di Kota Bogor, Ini Pesan Bima Ar ya.jpg

Selama peninjauan, Wali Kota Bogor itu memperhatikan secara seksama proses PTM di sana sekaligus memastikan penerapan protokol kesehatannya di beberapa kelas yang dikunjunginya. Ia terbilang puas, karena pihak sekolah sudah menyiapkan sejumlah langkah antisipas potensi penyebaran COVID-19, dari mulai memastikan semua warga sekolah telah menerima vaksinasi COVID-19 hingga kesiapan sistem karantina bila munculnya kasus mengingat SMP BPIBS merupakan sekolah yang selain menerapkan PTM tapi juga ada asramanya.

“Tinggal bagaimana mitigasinya agar lebih cepat jika terjadi sesuatu. Jika ada yang memiliki gejala sedikit saja, tindakannya harus cepat dan harus dipisahkan. Para siswanya tidak hanya diarahkan menerapkan prokes tetapi juga dibuat agar tetap happy dan diberikan motivasi agar imunitasnya tetap terjaga. Semoga sistem yang ada bisa tetap dijaga karena school boarding ini yang paling rawan,” ujar Bima Arya, sebagaimana dikutip dari Kotabogor.go.id(11/10/2021).

[Baca Juga: Pemkot Bogor: Setelah 1,5 Tahun Akhirnya Kita PTM Lagi]

Dari sisi Kepala Sekolah BPIBS, ia menegaskan bahwa pihaknya memastikan protokol kesehatan yang diterapkan di sekolahnya sangatlah ketat dan ini terlihat dari sejak para siswa-siswi sebelum masuk ke gerbang sekolah. Di mana para pelajar wajib dua kali tes antigen, di rumah dan di sekolah, dengan memastikan bila memang negatif maka orangtua tak boleh ikut masuk demi mengatasi potensi paparan. Menariknya, walau sudah membawa keterangan bebas COVID-19, siswa-siswi yang baru datang tak langsung boleh masuk asrama, mereka harus jalani isolasi dan observasi dulu selama 10 hari sebelum diperbolehkan berinteraksi dengan warga sekolah.

Langkah penerapan protokol kesehatan ketat ini disinyalir tak terlepas dari pengalaman SMP Bintang Pelajar Islamic Boarding School pada Juni 2021 lalu. Pasalnya, sekolah ini pernah menjadi klaster COVID-19 dengan belasan pelajarnya yang dinyatakan positif COVID-19.


Read More

SMP Bintang Pelajar Islamic Boarding School

Sekolah Menengah Pertama

+6285215005656
None

Artikel Lainnya

ITB Luluskan 2.596 Wisudawan dengan Menggelar Wisuda Hybrid, Wisudawan Program Magister dan Doktor Raih IPK Tertinggi.jpg

Pendidikan

ITB Luluskan 2.596 Wisudawan dengan Menggelar Wisuda Hybrid

26 October 2021, 15:32

ITB menggelar wisuda periode Oktober Tahun Akademik 2021/2022 secara Hybrid. Pelaksanaan tersebut berjalan dengan lancar sebagaimana mestinya.

Romaldi 1.jpg

Kesehatan

Ini Klinik yang Banyak Dituju Warga Bumiaji di Giripurno

26 October 2021, 15:01

Dengan biaya pemeriksaan mulai dari Rp10.000 dan selebihnya harga proses pengobatan tergantung jenis produk yang dipakai, klinik ini menjadi acuan bagi warga Bumiaji.

Grab dan ViarOK.jpg

Bisnis

Kurangi Emisi Karbon, Grab Pesan 6.000 Unit Motor Listrik VIAR

26 October 2021, 14:32

Kolaborasi yang salah satu tujuannya adalah untuk mengurangi ketergantungan akan BBM ini akan dilanjutkan dengan mempersiapkan 6.020 kendaraan listrik yang siap didistribusikan di akhir tahun 2021 di seluruh Indonesia.

rshOK2.jpg

Berita Kawasan

Pertama di Semarang! Bonbin Mangkang Akan Miliki Rumah Sakit Hewan

26 October 2021, 14:02

Rumah Sakit Hewan yang akan dibangun ini merupakan rumah sakit pertama yang ada di Kota Semarang karena belum pernah ada rumah sakit hewan di kota Atlas ini sebelumnya.


Comments


Please Login to leave a comment.