Tips Mencegah Kulit Iritasi Akibat Pembalut

Kesehatan

Tips Mencegah Kulit Iritasi Akibat Pembalut

Wanita setiap bulan mengalami masa menstruasi, artinya sel telur yang dikeluarkan wanita tidak dibuahi sperma. Ketika sel telur tersebut mati, dinding rahim yang telah menebal untuk menyiapkan tempat tumbuh dan makanan bagi bakal janin, ikut luruh dan keluar bersama sel telur tersebut. Pembalut dibutuhkan untuk menampung luruhan dinding dinding rahim yang keluar ketika menstruasi.

Selama menstruasi, seringkali beberapa wanita mengalami iritasi kulit di area selangkangan dan organ intim akibat memakai pembalut. Kulit iritasi akibat pembalut dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi lain pada vagina.

[Baca Juga: Kenali Kelainan Trisomi 18 Bagi Ibu Hamil]

Bagi Anda yang ingin menghindari iritasi kulit akibat pemakaian pembalut, berikut beberapa tips untuk mencegah kulit iritasi selama menstruasi yang dirangkum dari hellosehat.com (2/4/2019).

  • Selalu jaga kebersihan vagina saat menstruasi dengan membasuh dari arah belakang ke depan dengan air mengalir, kemudian keringkan area miss V agar tidak lembap. Jika lingkungan vagina lembap, maka bakteri dan jamur akan bermunculan.
  • Bila ingin membersihkannya, cukup gunakan air saja dan jangan gunakan sabun atau pembersih lainnya yang mengandung parfum saat membersihkan vagina.
  • Gantilah pembalut sebanyak 4-6 kali dalam sehari. Idealnya, pembalut harus diganti setiap empat jam sekali. Pembalut yang dipakai terlalu lama bisa melembapkan vagina sehingga memicu datangnya bakteri dan jamur yang pada akhirnya menyebabka infeksi pada vagina.

[Baca Juga: Inisiasi Menyusui Dini Penting Untuk Ibu dan Bayi]

Itulah cara utama yang penting untuk mencegah terjadinya iritasi kulit karena pemakaian pembalut saat menstruasi. Pemilihan pembalut yang tepat juga berpengaruh untuk menjaga kesehatan kulit di area sekitar vagina. Pilihlah pembalut yang sesuai kebutuhan Anda dan pembalut dengan kualitas yang baik.

Bagi Anda yang sedang mengalami iritasi kulit akibat pembalut, Anda bisa gunakan salep atau krim kortikosteroid. Oleskan salep tersebut satu kali sehari untuk mengobati kulit sekitar vagina yang mengalami peradangan.

[Baca Juga: 7 Faktor Penyebab Kehamilan Berisiko Tinggi]


Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.