KELAPA-GADING_PROPERTY_TIPS-MENGHILANGKAN-AROMA-TAK-SEDAP-PADA-HEWAN-PELIHARAAN_EMIL_1100-X-600-px--2.jpg

Properti dan Solusi

Tips Menghilangkan Aroma Tak Sedap Akibat Hewan Peliharaan

Bila Anda berjalan-jalan di kawasan pemukiman seperti di Kelapa Gading Jakarta, pasti ada kalanya Anda melihat pemandangan warga yang membawa hewan peliharaannya jalan-jalan. Karena memiliki hewan peliharaan di rumah, memang menciptakan kebahagiaan tersendiri. Namun masalah yang paling sering dihadapi keluarga yang memiliki hewan peliharaan adalah munculnya aroma tak sedap.

Selain bisa menjadi teman bermain keluarga, hewan peliharaan seperti anjing juga berguna untuk menjaga rumah. Tapi sayangnya hewan-hewan yang belum terlatih, khususnya anak anjing dan kucing, acap kali buang air di dalam rumah dan memicu tersebarnya aroma tidak sedap.

Baik yang bermukim di Kelapa Gading Jakarta atau lokasi lainnya, masalah ini pasti pernah menimpa para pemilik hewan peliharaan atau mungkin Anda salah satunya? Bila iya, tenang saja karena artikel ini akan memberikan tips untuk menghilangkan aroma tak sedap tersebut. Berikut ini tipsnya:

Temukan Sumber Aroma

Bila Anda sudah mencium bau-bauan yang aneh, ada baiknya Anda langsung mencari sumbernya. Karena air seni serta kotoran hewan peliharaan bila dibiarkan terlalu lama akan membuat aromanya semakin menguat hingga sulit dicari lokasi pastinya.

Bila Anda memiliki karpet atau sofa, jangan lupa dilakukan pengecekan terlebih dahulu di sini. Pasalnya urine terkadang tidak akan terlihat jelas bila terkena karpet atau kain sofa.

Bersihkan Menggunakan Cuka

Salah satu metode untuk menghilangkan aroma tak sedap dari air seni atau kotoran hewan peliharaan adalah menggunakan cuka. Mengapa cuka? Sebagaimana dilansir dari petmd.com, karena cukan merupakan asam yang dapat menetralisirkan garam-garam alkali yang tercipta dari noda urine kering.

Pertama bersihkan dulu sisa-sisa kotoran yang ada. Kemudian semprotkan campuran air dan cuka ke area yang masih tercium bau. Setelah beberapa menit, anda tekan-tekan area tersebut dengan menggunakan kertas tisu. Bila di lantai, Anda dapat menggunakan kipas angin untuk mengeringkannya. Bila di karpet atau sofa, Anda dapat menjemurnya.

Menggunakan Pembersih Enzimatik

Bila setelah menggunakan cuka, masih tercium aroma tak sedap, Anda dapat memilih untuk menambahkan metode pembersihannya menggunakan pembersih enzimatik yang bisa dibeli di petshop. Pembersih ini mengandung enzim alami dan bakteria yang berguna untuk menyingkirkan bakteri yang memicu bau tak sedap.

Semprotkan pembersih enzimatik ke sumber bau dan bersihkan. Jangan lupa bersihkan secara seksama bahkan kalau bisa Anda pel area sekitar sumber bau tersebut hingga bau tidak tercium lagi karena ini penting mengingat hewan peliharaan, khususnya kucing, kerap buang air kecil di lokasi yang sama jika ia mencium bau bekas urinenya atau kucing lain.

Itulah tips untuk menghilangkan aroma tak sedap yang disebabkan oleh hewan peliharaan. Ada baiknya bila Anda memiliki hewan seperti anjing untuk membawanya jalan-jalan agar ia terbiasa buang air di luar rumah. Kawasan seperti di Kelapa Gading Jakarta memiliki area yang ramah untuk membawa jalan-jalan hewan peliharaan.

Read More

Artikel Lainnya

Pandemi-Kapulaga-Sumut-Tetap-Melesat-6.jpg

Berita Kawasan

Ekspor Kapulaga Sumatera Utara Tetap Melesat di Masa Pandemi

14 July 2020, 20:00

Jumlah ekspor kapulaga tetap meningkat meskipun sedang masa pembatasan akibat pandemi COVID-19. Hal ini tak terlepas dari kualitas yang dihasilkan.

Akulah Samudera.jpg

Hobi dan Hiburan

Film Akulah Samudera Ungkapkan Pentingnya Peran Laut

14 July 2020, 19:00

Film dokumenter ini bakal tayang di acara Indonesia Canada Congress pada saat perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 2020 di Kanada.

toba-unesco-2.jpg

Berita Kawasan

Danau Toba Resmi Ditetapkan Sebagai UNESCO Global Geopark

14 July 2020, 18:00

Danau Toba yang menjadi salah satu destinasi pariwisata super prioritas telah tersertifikasi tingkat dunia oleh UNESCO.

Pemkot Medan Gandeng Stikes Senior untuk Sosialisasikan Adaptasi Kebiasaan Baru.jpg

Pendidikan

Pemkot Medan Gandeng Stikes Senior untuk Sosialisasikan Adaptasi Kebiasaan Baru

14 July 2020, 17:00

Melalui sosialisasi mengenai Perwal adaptasi kebiasaan baru, Pemkot Medan berharap Stikes Senior dapat menjadi influencer new normal.


Comments


Please Login to leave a comment.