Mengenal Metode Montessori untuk Tumbuh Kembang Anak

Pendidikan

Tips Penerapan Metode Montessori untuk Anak di Rumah

Mungkin istilah metode Montessori lebih banyak digunakan lembaga pendidikan yang menggunakan metode ini sebagai dasar pengajarannya. Namun percaya atau tidak, metode yang diciptakan ratusan tahun lalu oleh Maria Montessori itu ternyata bisa juga Anda terapkan sebagai orangtua untuk buah hati di rumah. Di mana dengan dukungan Anda, buah hati lebih dapat mengedukasi diri sendiri di rumah dan menumbuhkan rasa ingin tahu yang lebih besar sehingga berpengaruh untuk tumbuh kembangnya.

Sekadar informasi, Maria Montessori mulai mengembangkan metode serta filosofi mengenai pendidikan di tahun 1897. Ia mendapatkan inspirasi dalam membuat metode Montessori ketika mengunjungi rumah sakit jiwa dan melihat terdapat perlakuan yang tidak baik terhadap anak-anak yang mengalami keterbelakangan mental di sana.

Mengenal Metode Montessori untuk Tumbuh Kembang Anak

Maria Montessor pun melakukan penelitian guna menghasilkan metode yang lebih baik dan juga dapat diterapkan untuk anak-anak normal. Dari sinilah metode Montessori terbentuk yang mengerucut kepada pendidikan untuk anak atas apa yang dialami dan dirasakan oleh lima panca indra di tubuhnya.

“Jadi kalau kita mau ajarkan anak mana panas, mana dingin, dia harus pegang. Karena anak-anak belajar dari indranya, jadi anak-anak harus mengalami sensory. Mereka harus pegang benda konkritnya, ‘Oh ini tuh panas, ini tuh dingin’. Itulah filosofi Montessori yang paling basic bahwa anak itu harus belajar melalui pengalaman sense (melalui indranya),” ucap Putri Sarah dari @bambini_dei_Monti (komunitas non profit pendamping anak-anak montessori) pada seminar Montessori Sehari-Hari di Pesta Folkamom Episode 1 di Kembang Kencur, Jalan Pejaten Barat No.16A, Pasar Minggu, Jakarta Selatan (4/8/2019).

[Baca Juga: Sejarah dan Metode Pendidikan di Mahatma Gandhi School Kemayoran]

Oleh karena itulah mengapa menurut Putri Sarah banyak orangtua muda yang salah kaprah dengan hanya sekadar memberi tahu kepada buah hati mereka bahwa benda yang ada di depan mereka memiliki suhu panas atau dingin. Berdasarkan metode Montessori, tanpa mereka merasakan dengan indranya sendiri maka informasi yang diterima otak tidak akan diterima secara maksimal. Dari sinilah mengapa menurut pengelola akun @bambini_dei_monti tersebut, metode Montessori justru lebih bagus diterapkan semenjak usia dini.

“Dari lahir, dari newborn, karena banyak orang yang berpikiran ber-Montessori itu bikin kegiatan, bikin sensory play. Sebenarnya yang namanya ber-Montessori itu tidak sekadar itu. Contohnya dengan kita kontak mata, memberikan sentuhan-sentuhan kecil ke telapak kakinya, itu sudah bisa kita ber-Montessori,” paparnya.

[Baca Juga: Mengenal Metode Pendidikan Montessori untuk Anak]

Menurut Putri, pada metode Montessori terdapat dua masa yang penting untuk buah hati yang terdiri dari:

  • Usia 0-3 Tahun untuk Unconscous Absorbent Mind

Pada usia ini, otak anak menyerap informasi layaknya spons tanpa filter dan menyimpan semua informasi yang masuk. Putri mencontohkan, saat anak pertama kali mencoba memakai baju setelah melihat orang sekelilingnya melakukan hal yang sama, padahal ini belum diajarkan oleh Anda.

  • Usia 3-6 Tahun untuk Counscious Absorbent Mind

Pada usia ini, anak menyerap informasi dan menggunakannya untuk memodifikasi pengetahuan dari bentang usia sebelumnya. “Jadi misalkan hal sepelenya adalah hewan kaki empat berbulu itu kucing. Tapi tidak semua hewan kaki empat berbulu itu kucing kan, nah di masa usia ini ada modifikasi, ‘Oh, itu hewan berkaki empat dan ada bulunya tapi itu kuda',” tutur Putri.

Setelah mengetahui dua masa penting ini, Putri menjelaskan terdapat cara menerapkan metode Montessori secara tepat di rumah. Di mana rumusnya adalah Anda orangtua yang siap ber-Montessori dengan belajar memahami dan mengobservasi kebutuhan tumbuh kembang anak. Anda juga harus menciptakan lingkungan aman yang siap untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembang buah hati secara mandiri.


Read More

Artikel Lainnya

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah.jpg

Bisnis

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah

03 February 2023, 16:35

Demi memastikan tidak adanya ketimpangan digital di daerah pedesaan luar Jawa, Amartha Foundation baru-baru ini meresmikan desa digital di wilayah Sulawesi Tengah.

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.jpg

Bisnis

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

03 February 2023, 14:20

Melalui kemitraan dengan PT KCIC, pengguna tiket.com ke depannya bisa memesan tiket untuk layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

Berita Kawasan

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

02 February 2023, 17:41

Peresmian unit tempat parkir sepeda dilakukan oleh Corporate Secretary Pertamina NRE Dicky Septriadi, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Chaidir, dan Ketua Umum B2W Fahmi Saimima.

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023.jpg

Hobi dan Hiburan

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023

02 February 2023, 15:41

Setelah memberikan teaser siapa saja yang akan tampil, akhirnya pihak penyelenggara mengumumkan siapa saja yang nanti siap menghibur Anda di Woke Up Fest 2023.


Comments


Please Login to leave a comment.