4 TPU di Kabupaten Bandung Siap Tampung Jenazah Terinfeksi COVID-19

Kesehatan

TPU di Kabupaten Bandung Siap Tampung Jenazah Terinfeksi COVID-19

Sebanyak sembilan lahan Tempat Pemakanam Umum (TPU) telah disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung bagi jenazah penderita COVID-19. Hal itu sebagai jawaban dari maraknya aksi penolakan yang dilakukan sejumlah warga terhadap jenazah yang terinfeksi Virus Corona SARS-CoV-2 tersebut.

Menurut Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bandung, Erwin Rinaldi, Pemkab Bandung memang memiliki sembilah lahan TPU yang dikelola dan ditata dengan kapasitas sekitar 4.000 yang siap pakai.

Hanya saja, dari sembilan TPU yang telah ada, baru sekitar empat TPU yang benar-benar siap digunakan untuk jenazah pasien COVID-19. Itu lantaran keempat TPU tersebut berada jauh dari pemukiman warga. Sedangkan lima sisanya berada di daerah yang padat penduduk.

4 TPU di Kabupaten Bandung Siap Tampung Jenazah Terinfeksi COVID-19

Erwin mengatakan untuk pemakaman jenazah pasien COVID-19 memang harus sesuai dengan prosedur yang berlaku atau memenuhi beberapa kriteria seperti yang sudah ditetapkan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Minimal kan harus berjarak 500 meter dari pemukiman penduduk, tapi pada prinsipnya kami sudah siap untuk di lapangan, baik personil maupun lahannya,” ujar Erwin.

Tidak hanya menyiapkan lahan, Pemkab Bandung juga telah mempersiapkan petugas pemakaman dengan memberikan edukasi mengenai tata cara pemakaman jenazah terpapar Virus Corona. Salah satunya dengan penggunaan alat pelindung diri (APD) lengkap dan menyediakan tempat cuci tangan di lokasi pemakaman.

[Baca Juga: Pemkab Bandung Manfaatkan Anggaran Dana Desa Untuk Cegah COVID-19]

Erwin berharap situasi di Kabupaten Bandung akan tetap kondusif dan tidak ada penolakan dari masyarakat saat ada warga yang meninggal karena terinfeksi COVID-19. Karena hingga saat ini Pemkab Bandung melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 bekerjasama dengan Aparat Kepolisian dan TNI, terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Untuk diketahui, melalui data yang diambil dari www.pikobar.jabarprov.go.id pada Jumat, 17 April 2020 pukul 15.00 WIB, jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Bandung mencapai 21 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2 orang dinyatakan meninggal dunia serta 2 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Sementara itu di Pemkab Bandung sendiri tercatat ada sebanyak 155 untuk Orang Dalam Pantauan (ODP). Sedangkan untuk Pasien Dalam Pantauan (PDP) ada sebanyak 31 orang.

[Baca Juga: Sejumlah Larangan Saat PSBB Diterapkan di Bandung Raya]


Read More

Artikel Lainnya

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah.jpg

Bisnis

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah

03 February 2023, 16:35

Demi memastikan tidak adanya ketimpangan digital di daerah pedesaan luar Jawa, Amartha Foundation baru-baru ini meresmikan desa digital di wilayah Sulawesi Tengah.

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.jpg

Bisnis

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

03 February 2023, 14:20

Melalui kemitraan dengan PT KCIC, pengguna tiket.com ke depannya bisa memesan tiket untuk layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

Berita Kawasan

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

02 February 2023, 17:41

Peresmian unit tempat parkir sepeda dilakukan oleh Corporate Secretary Pertamina NRE Dicky Septriadi, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Chaidir, dan Ketua Umum B2W Fahmi Saimima.

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023.jpg

Hobi dan Hiburan

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023

02 February 2023, 15:41

Setelah memberikan teaser siapa saja yang akan tampil, akhirnya pihak penyelenggara mengumumkan siapa saja yang nanti siap menghibur Anda di Woke Up Fest 2023.


Comments


Please Login to leave a comment.