Tradisi Dugderan di Semarang Saat Pandemi COVID-19

Berita Kawasan

Tradisi Dugderan di Semarang Saat Pandemi COVID-19

Tradisi Dugderan mewarnai Kota Semarang setiap tahun untuk menyambut bulan Ramadan. Puncak tradisi ini dilaksanakan sehari sebelum memasuki bulan Ramadan. Mengutip kemendikbud.go.id (24/4/2020), biasanya tradisi dimulai dengan bunyi beduk dan meriam sebanyak tiga kali. Oleh karenanya kata Dugderan menjelaskan dua bunyi, yaitu “dug” berarti bunyi beduk ditabuh dan “der” simbol bunyi meriam. Setelah itu, Wali Kota akan menaiki kereta diiringi oleh arak-arakan dari balai kota hingga Masjid Agung Jawa Tengah. Inilah yang disebut Pawai Dugderan.

Warak Ngendog, maskot Dugderan akan memeriahkan pawai tersebut. Warak Ngendog adalah ikon pawai dengan kepala naga, bertubuh burung dan berkaki kambing. Ketiga hewan yang ada di Warak Ngendog menjadi simbol bahwa Kota Semarang memiliki banyak budaya dan etnis. Ini mencerminkan toleransi, ditunjukkan dengan keterlibatan ribuan warga Semarang yang terdiri dari agama berbeda-beda dalam tradisi ini. Masyarakat berkumpul, menonton dan memeriahkan pawai.

Tradisi Dugderan di Semarang Saat Pandemi COVID-19

Wali Kota tiba terlebih dahulu di Masjid Kauman atau dikenal dengan Masjid Agung Semarang untuk melaksanakan prosesi pembacaan suhuf halaqah dan penabuhan beduk sebanyak tujuh belas kali diiringi bunyi meriam.

Lalu, rombongan melanjutkan perjalanan ke Masjid Agung Jawa Tengah. Di sana, Wali Kota Semarang akan menyerahkan suhuf halaqah kepada Gubernur Jawa Tengah. Gubernur akan menabuh beduk dan tradisi pun ditutup dengan pembacaan doa.

[Baca Juga: Pemkot Semarang Tutup 8 Ruas Jalan di Malam Hari Selama Pandemi]

Kali ini, di tengah pandemi COVID-19, Tradisi Dugderan dilaksanakan tanpa pawai. Dugderan tahun ini tetap dilakukan sehari menjelang Ramadan, yaitu Kamis, 23 April 2020 dengan menerapkan physical distancing.

Prosesi yang biasanya terselenggara di beberapa tempat kini dipangkas menjadi satu tempat, yaitu Masjid Kauman saja. “Tahun ini, Dugderan kami selenggarakan hanya dengan diikuti oleh saya, Ibu Wakil Wali Kota, Pak Sekretaris Daerah (Sekda), para kyai, dan takmir Masjid Kauman,” ungkap Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, dikutip semarang.kompas.com (24/4/2020).

[Baca Juga: RSND Semarang Lakukan Tes Swab Secara Drive Thru]

Wali Kota dengan sapaan karib Hendi itu menjelaskan, Dugderan diselenggarakan dengan protokol kesehatan, pihak yang hadir mengenakan masker dan menjaga jarak fisik.

Dugderan dilakukan secara khusyuk, tanpa bunyi meriam yang menjadi ciri tradisi ini. Dalam kegiatan itu pun, Takmir Masjid Kauman Hanief Ismail mengumumkan bahwa Salat Tarawih secara berjamaan ditiadakan di Masjid Kauman selama bulan Ramadan ini.

“Salat Jumat yang merupakan ibadah wajib saja tidak [dilaksanakan], apalagi salat Tarawih. Maka selama bulan Ramadan ini kami imbau kepada masyarakat untuk salat tarawih di rumah masing-masing,” tandas Hanief.


Read More

Artikel Lainnya

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah.jpg

Bisnis

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah

03 February 2023, 16:35

Demi memastikan tidak adanya ketimpangan digital di daerah pedesaan luar Jawa, Amartha Foundation baru-baru ini meresmikan desa digital di wilayah Sulawesi Tengah.

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.jpg

Bisnis

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

03 February 2023, 14:20

Melalui kemitraan dengan PT KCIC, pengguna tiket.com ke depannya bisa memesan tiket untuk layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

Berita Kawasan

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

02 February 2023, 17:41

Peresmian unit tempat parkir sepeda dilakukan oleh Corporate Secretary Pertamina NRE Dicky Septriadi, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Chaidir, dan Ketua Umum B2W Fahmi Saimima.

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023.jpg

Hobi dan Hiburan

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023

02 February 2023, 15:41

Setelah memberikan teaser siapa saja yang akan tampil, akhirnya pihak penyelenggara mengumumkan siapa saja yang nanti siap menghibur Anda di Woke Up Fest 2023.


Comments


Please Login to leave a comment.