KELAPA GADING-BISNIS-TRAINER DARI SINGAPURA UNGKAP CARA UNTUK MENGGAET MILLENIAL DI INDONESIA0YAKUB-1100 px X 600 px-01.jpg

Bisnis

Trainer Singapura Ungkap Cara Menggaet Milenial Indonesia

Trainer Public Relations asal Singapura Indera Tasripin dipercaya menjadi salah satu pembicara yang membahas tuntas mengenai tren bisnis generasi milenial di tahun 2019 dalam Seminar Trend Bisnis Milenial Online dan Offline di Summarecon Kelapa Gading (9/1/2019). Lebih jauh dalam materi yang disampaikan, Indera juga turut mengungkap cara agar bisa menarik perhatian mereka.

[Baca Juga: 4 Bisnis Online ini Punya Prospek Besar di Tahun 2019]

Apalagi pasar milenial dinilai sangat menjanjikan. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada 2018, menyatakan bahwa jumlah milenial yang terlahir antara tahun 1981 sampai 1996 di Indonesia mencapai 90 juta orang.

Selain memiliki sisi “no gadget no life” dalam kehidupan sehari-hari, Indera melihat milenial Indonesia itu suka sesuatu yang otentik. Alasannya karena salah satu sifat milenial yang berani berekspresi. Milenial Indonesia sangat berani secara personality, untuk memperlihatkan karyanya kepada khalayak.

Experience is Everything

Jika ingin menggaet pasar generasi milenial di Indonesia, Anda diwajibkan untuk membuat sesuatu yang menarik agar bisa jadi bahan pertimbangan mereka untuk membeli. Indera juga menekankan bahwa experience bagi milenial adalah segalanya.

Sebagai pebisnis, Anda harus bisa memberikan experience lebih untuk para calon pembeli milenial. Indera memberikan contoh unik dari pengalamannya mengunjungi Thailand. Ia terkagum-kagum dengan salah satu taksi online yang berada disana. Langit-langit mobil yang biasanya polosan, dipoles dengan sentuhan karya desain yang menarik, sehingga menimbulkan corak warna-warni.

Pemandangan tersebut jelas membuat pengalaman baru bagi Indera. Hal-hal yang seperti itulah yang harus diterapkan pebisnis agar bisa meraih pasar milenial yang luar biasa luas.

[Baca Juga: Dear Milenial, Cermati Ini Dulu Sebelum Beli Apartemen]

Indera menambahkan bahwa milenial memiliki tipikal yang tidak setia kepada sebuah brand. “Bagi milenial Indonesia khususnya, brand bukan lagi menjadi faktor utama ketika memilih produk atau layanan,” ujar Indera saat berbicara soal generasi milenial Indonesia.

Milenial Indonesia kini lebih memilih produk atau layanan dari rekomendasi atau rating suatu produk. “Milenial adalah konsumen yang paling haus akan pengalaman. Dibandingkan dengan generasi-generasi sebelumnya, milenial butuh barang yang berarti dan bukan hasil copy paste produk dari karya seseorang,” ujar Indera kepada Pingpoint.co.id dalam acara tersebut.


Read More

Artikel Lainnya

Vaksinasi COVID-19 di Kota Surabaya Sudah Sentuh Lebih dari 600 Ribu Jiwa.jpg

Kesehatan

Vaksinasi COVID-19 di Kota Surabaya Sudah Lebih dari 600.000 Jiwa

16 April 2021, 14:07

Pemkot Surabaya mengumumkan program vaksinasi COVID-19 di wilayah mereka sudah mencapai total lebih dari 600.000 orang.

Dunia Usaha dan Pariwisata di Kota Batu, Bantu Cegah COVID-19

Berita Kawasan

Banyak Bendera Hijau di Kota Batu, Libur Lebaran akan Ramai

16 April 2021, 12:01

Tren angka terjangkit COVID-19 di Kota Batu dapat dikendalikan dengan baik. Hal ini menjadi salah satu dasar bagi tempat wisata untuk tetap buka ketika libur Lebaran 2021.

Pemkot Bogor Sambut Baik Perpanjangan SIM Secara Online.jpg

Berita Kawasan

Pemkot Bogor Sambut Baik Perpanjangan SIM Secara Online

16 April 2021, 11:17

Wali Kota Bogor bersama dengan Kapolresta Bogor Kota mengikuti launching aplikasi SIM Nasional Presisi atau SINAR untuk pembuatan SIM baru serta perpanjangan SIM A dan C oleh Kapolri secara virtual di Mako Polresta Bogor Kota, Selasa (13/4/2021).

safari-ramadan.jpg

Berita Kawasan

Wali Kota Medan Ajak Jamaah dan Alim Ulama Dukung Program Masjid Mandiri

16 April 2021, 10:28

Ajakan ini disampaikanya saat melakukan Safari Ramadan di Masjid Al Furqon, Jalan Pasar I, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, (15/4/2021) sore.


Comments


Please Login to leave a comment.