Transjakarta Hentikan Sementara Transaksi Uang Tunai

Berita Kawasan

Transjakarta Hentikan Sementara Transaksi Uang Tunai

Per 18 Maret 2020, PT Transjakarta untuk sementara waktu menutup semua bentuk layanan transaksi dengan uang tunai. Hal ini dilakukan untuk menghambat penyebaran COVID-19.

Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transjakarta, Nadia Diposanjoyo mengatakan bagi masyarakat yang ingin menggunakan layanan bus Transjakarta dapat memastikan terlebih dahulu saldo di kartu uang elektroniknya cukup. Lalu bagi masyarakat yang ingin top up uang elektronik dapat menggunakan debit di halte seperti biasanya. dan pembelian kartu perdana di seluruh halte Bus Rapid Transit (BRT).

[Baca Juga: Transjakarta Adakan Lagi Penyesuaian Social Distancing Terkait COVID-19]

“Bagi yang ingin melakukan isi ulang atau top up bisa menggunakan debit yang dilakukan di halte seperti biasanya, namun hanya berlaku untuk bank tertentu saja seperti BCA, Mandiri dan BNI. Bentuk pengisian ulang lain bisa dilakukan melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) atau di minimarket terdekat,” kata Nadia, dalam siaran persnya yang diterima PingPoint (18/3/2020).

Pihak Transjakarta juga mengimbau agar masyarakat membatasi perjalanan atau pergi untuk keperluan yang mendesak saja. Selain itu, pihaknya juga mengimbau agar masyarakat mengikuti arahan petugas serta selalu menjaga kesehatan.

Transjakarta Hentikan Sementara Transaksi Uang Tunai

Lakukan Berbagai Cara

Selain menghentikan penggunaan uang tunai, dalam pemberitaan sebelumnya, Transjakarta juga sudah menambah frekuensi pembersihan bus dengan menggunakan cairan disinfektan. Sebelumnya, pencucian bus dilakukan hanya saat pulang atau malam hari. Kini, dilakukan dua kali yakni saat pulang atau malam hari, serta saat siang hari atau saat bus sedang diistirahatkan.

Ini dilakukan agar bus tetap dalam kondisi steril saat beroperasi dan melakukan pelayanan. Tidak hanya bus milik Transjakarta, bus-bus operator pun sudah melakukan standar pengoperasian pencucian bus sesuai dengan yang dilakukan oleh bus swakelola.

[Baca Juga: Antisipasi COVID-19, Frekuensi Pembersihan Bus Transjakarta Ditambah]

Pencucian bus difokuskan untuk membersihkan interior pada tiap ruang bus. Mulai dari kursi pelanggan, pintu bus hingga hand grip (pegangan bus) dicuci dengan cairan disinfektan. Untuk pencucian bus ini dilakukan di depo-depo milik operator.

PT Transjakarta juga telah menyediakan hand sanitizer yang tersebar di 88 halte. Sebanyak tujuh halte dijadikan pusat penempatan refill atau isi ulang hand sanitizer. Ke tujuh halte tersebut yakni Halte Kampung Melayu, Halte Harmoni, Halte Pulogadung 2, Halte Tendean, Halte Pasar Kebayoran Lama, Halte Cawang UKI dan Kuningan Timur.


Read More

Artikel Lainnya

Tak Sampai Rp2 Juta! Redmi 10A Resmi Hadir di Indonesi a.jpg

Hobi dan Hiburan

Tak Sampai Rp2 Juta! Redmi 10A Resmi Hadir di Indonesia

20 May 2022, 18:40

Xiaomi Indonesia secara resmi meluncurkan produk entry-level mereka yang terbaru dengan kehadiran Redmi 10A.

East Ventures Suntik Pendanaan Awal ke Startup Pendidikan MySkill.jpg

Bisnis

East Ventures Suntik Pendanaan Awal ke Startup Pendidikan MySkill

20 May 2022, 16:37

Startup yang berfokus meningkatkan skill para pencari kerja di Tanah Air, My Skill, disebut meraih pendanaan awal dari East Ventures.

Sampai 29 Mei 2022, Toys Kingdom Gandaria City Adakan Diskon Hingga 90 %.jpg

Bisnis

Sampai 29 Mei 2022, Toys Kingdom Gandaria City Diskon Hingga 90%

20 May 2022, 14:36

Bagi Anda yang berniat membelikan mainan untuk buah hati maka bisa memanfaatkan momen Crazy Sale di Toys Kingdom Mall Gandaria City.

CFD Akan Kembali Digelar di Wilayah Ibu Kot a.jpg

Berita Kawasan

CFD Akan Kembali Digelar di Wilayah Ibu Kota

20 May 2022, 11:34

Pemprov DKI Jakarta mengumumkan akan melakukan uji coba penerapan CFD alias Hari Bebas Kendaraan Bermotor di wilayahnya pada akhir pekan ini.


Comments


Please Login to leave a comment.