TEBET-BISNIS-TRI KENALKAN DUA PROGRAM BARU PENUKARAN POIN-RACHLI-1100 px X 600 px-01.jpg

Bisnis

Tri Kenalkan Dua Program Baru Penukaran Poin

Operator seluler Tri Indonesia berkomitmen untuk membantu anak muda dalam mewujudkan ambisinya dengan memberikan kemudahan jaringan internetnya. Salah satunya dengan meluncurkan program “2x Lebih Banyak” dan “Loyalty BonsTri Points”.

Melalui inovasi dan pembaharuan yang dilakukan ini, Tri Indonesia kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu digital lifestyle provider. Seperti disampaikan Chief Commercial Officer Tri Indonesia Dolly Susanto.

“Pembaharuan yang kami lakukan kali ini terinpirasi dari kerasnya tantangan hidup anak muda yang memiliki beragam keinginannya yang membuat mereka menjadi semakin kreatif dan inovatif,” ujarnya di kawsan Kuningan, Jakarta Selatan (11/12/2018).

Program kali ini menawarkan beragam keuntungan dan kemundahan. Namun sebelumnya, adanya program ini dilatarbelakangi minimnya jumlah penukaran poin yang dilakukan pengguna Tri. Penyebabnya mekanisme penukaran bonus poin disebut menyulitkan pengguna.

[Baca Juga: Melirik Peluang Bisnis Jual-Beli Handphone Bekas]

Melalui program “2x Lebih Banyak”, setiap isi ulang pertama pelanggan dimanjakan dengan dobel pulsa. Selain itu, setiap isi ulang pelanggan dapat menikmati “BonusTri Points” dengan memperoleh poin. Semakin banyak isi ulang, maka akan banyak poin yang didapat.

“Poin itu bisa ditukarkan dengan berbagai promo produk di 222 merchant yang bekerjasama dengan Tri,” tambah Head of Brandcom Tri Fajar Indrayanto.

Loyalty BonsTri Points

Dari 222 merchant itu, di antaranya merupakan e-commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, JD.id, dan Blibli.com. Pelanggan Tri juga bisa menukarkan poin itu untuk pembelian kembali pulsa Tri. Aplikasi lokal, Ayopop juga telah bekerja sama denganTri untuk pembayaran tagihan secara daring.

Menurut Fajar, program itu diluncurkan untuk mempertahankan pelanggan agar tetap menggunakan kartu prabayar Tri. Harapannya, dengan tawaran itu pengguna Tri tidak beralih ke operator lain.

Saat ini, Tri Indonesia memiliki lebih dari 37.000.000 pelanggan di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Gorontalo. Sekitar 80 persen dari pelanggan adalah anak muda usia produktif dan 90 persen adalah pengguna smartphone yang digital native.

[Baca Juga: Kemenhub Akan Segera Mengatur Taksi Daring]

Dengan adanya program ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengguna Tri. Tri telah menjangkau 7.919 desa di 281 kota dan kabupaten di Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Lombok. Adapun jumlah BTS Tri kini sebanyak 55.100 unit dan tahun depan rencananya ditambah 8.000 unit.

Lanjut Dolly, sampai saat ini baru sekitar 25.000.000 kali penukaran BonsTri Points dengan rata-rata satu orang melakukan 1.400.000 kali penukaran dalam sehari sebanyak 1.000 poin. Angka inilah yang ingin didongkrak oleh pihak Tri Indonesia.

“Sudah menjadi komitmen kami untuk menjadi provider terdepan yang menyediakan fasilitas digital lifestyle bagi pelanggan kami, khususnya anak muda Indonesia yang dinamis,” katanya.

Read More

Artikel Lainnya

Aman di Masa Pandemi, Terminal Jatijajar Sudah Terapkan Tiket Elektronik .jpg

Berita Kawasan

Aman di Masa Pandemi, Terminal Jatijajar Sudah Terapkan Tiket Elektronik

29 September 2020, 16:08

Salah satu inovasi yang diterapkan di Terminal Jatijajar di masa pandemi seperti sekarang adalah pemberlakukan sistem e-ticketing.

Musim Hujan, Wali Kota Tangerang Persiapkan Langkah Antisipasi Banjir.jpg

Berita Kawasan

Musim Hujan, Wali Kota Tangerang Persiapkan Langkah Antisipasi Banjir

29 September 2020, 15:03

Wali Kota Tangerang memastikan pihaknya sudah mempersiapkan skenario antisipasi terhadap potensi terjadinya banjir akibat musim hujan.

Pemkot Semarang Kejar Target Zona Hijau COVID-19 pada Desember.jpg

Berita Kawasan

Pemkot Semarang Kejar Target Zona Hijau COVID-19 pada Desember

29 September 2020, 14:02

Pemkot Tangerang saat ini tengah bekerja keras untuk mengubah status wilayahnya dari zona orange menjadi zona hijau COVID-19.

Pedagangnya Positif COVID-19, Pasar Ciplak Ditutup Sampai 30 September .jpg

Berita Kawasan

Pedagangnya Positif COVID-19, Pasar Ciplak Ditutup Sampai 30 September

29 September 2020, 13:01

Pasar Ciplak di wilayah Jakarta Selatan disebut ditutup pada pekan ini usai ada pedagang yang positif COVID-19.


Comments


Please Login to leave a comment.