Tujuan dan Cara-cara Membuka Taman Bacaan di Daerah.jpg

Pendidikan

Tujuan dan Cara-cara Membuka Taman Bacaan di Daerah

Mendirikan taman baca di Indonesia perlu konsisten dan memiliki sistem yang jelas. Pastikan Anda mengetahui terlebih dahulu tujuan Anda dalam membuat taman baca.

Hal itulah yang ditekankan oleh Evlin selaku Eksternal Relation Yayasan Taman Baca Inovator. Taman Baca Inovator sendiri memiliki sistem yang jelas dari hulu ke hilir.

Pengiriman buku ialah kunci. Menilik sistem yang digunakan Taman Baca Inovator, Evlin mengungkapkan bahwa kurasi terlebih dahulu buku agar tak salah sasaran.

[Baca Juga: Tips Untuk Menarik Minat Baca Anak Versi Taman Baca Inovator]

Seperti Taman Baca Inovator yang mengutamakan buku tentang anak-anak sumbangan dari donator-donatur perusahaan, pribadi, bahkan penerbit buku.

“Kita tak lagi bergantung untuk mendapatkan buku dari mereka saja. Kami juga punya kerjasama dengan founder bernama Busara dan itu membantu untuk kami mengumpukan buku,” tutur Evlin kepada Pingpoint.co.id saat ditemui di kantor Pusat Yayasan Taman Baca Inovator, Kelapa Gading, Jakarta (15/2/2019).

Selain harus punya sistem alur buku yang jelas, pengelolaan dan keberlanjutan buku juga menjadi perhatian lebih. “Banyak taman bacaan itu dibangun tapi habis gelaran ya sudah hilang begitu saja. Jadi, sustainable itu yang penting dan berpengaruh untuk anak kedepannya,” ucapnya.

Pentingnya Menjaga Buku

Saat membuka taman bacaan, Anda juga harus siap dengan penyalahgunaan yang terjadi di daerah taman baca. Karena berbagai oknum masih suka mengambil buku yang diperlukan. “Menjaga buku itu penting karena ada saja oknum yang membawa buku untuk berpindah ke tempat lainnya,” tutur Evlin.

Taman Baca Inovator mengandalkan program pemerintah perihal keperluan pengiriman buku. Adanya program free cargo literasi, dimanfaatkan sebaik mungkin oleh Taman Baca Inovator untuk melakukan pengiriman buku secara gratis.

[Baca Juga: Jauhkan Anak dari Gawai Bersama Klub Buku Nyala Matahari]

“Pengiriman gratis dari pemerintah itu setiap tanggal 17. Namun, masih suka ada masalah dari pengirimannya karena ada saja oknum yang mengirim bukan hanya buku,” tutur Evlin.

Selain itu, Evlin meminta kesadaran lebih dari pemerintah agar bisa menggerakkan semangat baca khususnya untuk anak-anak. Peranan pemerintah akan meleknya budaya baca tetap menjadi pionir utama.

Evlin berharap di zaman serba digital ini, buku bisa tetap memiliki peranan penting. Khususnya untuk anak-anak agar bisa menyeimbangkan keperluan gadget maupun keharusan membaca buku.

“Kami berharap sekolah-sekolah itu membuat gerakan membaca dan pemerintah juga harus terus men-support pelaksanaannya supaya taman bacaan bisa merata se-Indonesia,” ujarnya.


Read More

Artikel Lainnya

carro_1.jpg

Bisnis

Gerai CARRO di PRJ Suguhkan Pengalaman Menarik Beli Mobil Bekas

06 July 2022, 17:00

CARRO memiliki harapan untuk dapat semakin menjangkau masyarakat luas melalui layanan pembelian mobil bekas yang berkualitas.

Kedai Ini Hadirkan Sajian Kopi Butter di Pasar Kranggan Yogyakarta.jpg

Kuliner

Kedai Ini Hadirkan Sajian Kopi Butter di Pasar Kranggan Yogyakarta

05 July 2022, 17:48

Kedai Terang Bintang di Pasar Kranggan Yogyakarta memiliki menu yang bisa dikatakan masih jarang ditemukan di kedai kopi lainnya di Kota Gudeg, yakni kopi butter.

Tak Sampai 1,5 Juta, realme Kembali Hadirkan Smartphone yang Ramah di Kantung.jpg

Bisnis

Tak Sampai 1,5 Juta, realme Kembali Hadirkan Smartphone Ramah Kantong

05 July 2022, 13:47

Perusahaan realme terus menggandeng para konsumennya yang menginginkan ponsel pintar dengan harga terjangkau dan kali ini hal itu direalisasikan melalui produk realme C30.

Tiga Mahasiswi ITB Menangi L’Oréal Brandstorm 2022 Global Tech Track

Pendidikan

3 Mahasiswi ITB Ini Berhasil Sabet Juara L’Oreal Brandstorm 2022 'Tech Track'

05 July 2022, 11:44

Para mahasiswi ITB berhasil membanggakan almamaternya usai meraih gelar juara di salah satu kategori kompetisi tingkat global L’Oreal Brandstorm 2022.


Comments


Please Login to leave a comment.