MENTENG-PENDIDIKAN-CARA MENUMBUHKAN MINAT BACA PADA ANAK DENGAN METODE READ ALOUD-KIKI-1100 px X 600 px-01.jpg

Pendidikan

Tumbuhkan Minat Baca Anak dengan Metode Read Aloud

Membaca adalah jendela dunia. Sebutan tersebut populer karena kegiatan membaca dapat memberikan berabagai macam manfaat untuk yang melakukannya. Pembaca dapat menemukan berbagai macam informasi, tentunya hal ini bisa meningkatkan taraf pengetahuan seseorang. Dengan membaca, seseorang akan lebih ahli dan cakap dalam melakukan sesuatu. Namun sayang, Indonesia justru menjadi salah satu negara yang minat bacanya rendah.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Connecticut State University tahun 2016 pada laman webcapp.ccsu.edu berdasarkan hasil kerja sama dengan Center for Public Policy and Social Research (CCSU), penelitian yang bertajuk World’s Most Literate Nations Ranked ini menyebutkan bahwa Indonesia masuk sebagai negara ke-60 dari 61 negara yang diteliti. Hasil penelitian ini masih digunakan oleh aktivis literasi di Indonesia.

[Baca Juga: Sambut Hari Ibu Pererat Hubungan Ibu dan Anak]

Berbagai cara dilakukan agar minat baca masyarakat meningkat, misalnya dengan mengedukasi orang tua, khususnya ibu. Sebagai tempat belajar pertama, ibu haruslah bisa menanamkan minat baca pada buah hatinya. Cara menumbuhkan minat baca pada anak yang paling efektif adalah dengan menerapkan metode read aloud.

Tumbuhkan Minat Baca Anak

Metode read aloud adalah sebuah metode di mana orang tua menceritakan atau membacakan buku kepada anaknya. Metode ini dinilai dapat digunakan sebagai salah satu cara menumbuhkan minat baca anak. Berbeda dengan story telling atau mendongeng, read aloud membuat orangtua harus menunjukkan fisik buku atau mengambarkan ilustrasi yang ada di buku.

Jika anak sudah terbiasa dibacakan cerita yang ada di dalam buku dan dia merasa cerita yang dibawakan Ibunya menarik dan seru, pasti ke depannya sang anak akan mencari buku atau meminta untuk diceritakan atau dibacakan. Setelah itu, akan terbentuklah minat lewat ketertarikan terhadap buku.

Fase Pramembaca

Metode ini bisa dimulai sejak nol tahun bahkan trimester kehamilan, karena saat memasuki fase ini janin sudah bisa mendengarkan suara dari ibunya. Untuk fase umur 0-3 tahun ini disebut dengan pramembaca, yang artinya, sang anak seolah-olah membaca padahal sang anak hanya melihat gambar saja.

[Baca Juga: Bisnis Buku Bekas Pasar Senen di Era Digital]

“Dengan melakukan ini, ibu dan anak akan ada skin ship atau bersentuhan kulit dengan kulit selain itu sang anak juga bisa melihat buku. Dia akan tahu, sumber keseruan yang diceritakan ibunya itu dari buku. Dari kegiatan ini bukan hanya golden moment saja yang akan tercipta, namun ibu juga bisa menumbuhkan minat baca anak,” jelas Roosie Setiawan, Ahli Metode read aloud saat ditemu pada Rabu (12/12/2018) lalu.

Orang tua bisa melakukan metode ini kapan pun asal rutin. Setidaknya minimal 10 menit dalam setiap harinya. Jika ada ibu yang memiliki anak lebih dari satu, akan lebih efektif jika melakukannya sendiri-sendiri namun jika tidak memungkinkan bisa dilakukan bersamaan dengan catatan si ibu harus melakukan komunikasi ke setiap anak secara rata dan adil.

Read More

Artikel Lainnya

Slide3.JPG

Berita Kawasan

Salat Tarawih di Masjid Agung Jami’ Kota Malang Tetap Menerapkan Protokol Kesehatan

13 April 2021, 11:08

Tahun ini, pemerintah akhirnya mengizinkan masyarakat untuk melaksanakan ibadah salat tarawih di masjid, dengan berbagai aturan yang tetap mengedepankan protokol kesehatan.

UTBK UNDIP 2021

Pendidikan

Hari Pertama UTBK UNDIP Tahun 2021 Berjalan Lancar

13 April 2021, 11:07

Ia mengatakan bahwa ini adalah kali kedua UNDIP melaksanakan UTBK di masa pandemi dan meyakinkan bahwa semua pihak melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin

UTBK di Universitas Padjajaran.jpg

Pendidikan

UTBK di Unpad, Semua Peserta Wajib Pasang Aplikasi Mass Tracking

13 April 2021, 10:34

Semua peserta UTBK di Universitas Padjajaran wajib memasang aplikasi mass tracking untuk mencegah penularan COVID-19.

Nyekar 1.jpg

Berita Kawasan

Sebelum Ramadan, Warga Desa Giripurno Nyekar Tanpa Masker

13 April 2021, 10:17

Tradisi Nyekar masih dijaga oleh masyarakat Giripurno menjelang Ramadhan di masa pandemi ini.


Comments


Please Login to leave a comment.