UGM Perilaku di New Normal Berpengaruh Terhadap Berakhirnya Pandemi COVID-19 .jpg

Pendidikan

UGM: Perilaku di New Normal Berpengaruh Terhadap Berakhirnya Pandemi COVID-19

Hingga kini tren kasus penyebaran COVID-19 di Indonesia belum diketahui kapan berakhirnya. Apalagi berdasarkan data terakhir, jumlah kasus penyakit yang disebabkan virus Corona itu di Indonesia diindikasikan akan melampaui Tiongkok yang notabene menjadi negara pertama yang warganya terinfeksi COVID-19. Berdasarkan pandangan pakar di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, tren penyebaran COVID-19 ini hanya bisa diakhiri jika memang pemerintah tegas terhadap peraturan di new normal dengan masyarakat yang mematuhinya.

Tim pakar UGM yang dipimpin Guru Besar Statistika UGM Prof. Dedi Rosadi pada pekan ini memaparkan prediksi mereka terhadap kira-kira kapan pandemi COVID-19 di Indonesia bisa berakhir. Di mana ia bersama rekannya yang terdiri dari Drs. Joko Kristadi, Msi. dan Dr. Fidelis Diponegoro, S. Si., MM., sebelumnya sudah memberikan prediksi pada Juni lalu dengan menggunakan model hybrid kompartemen SIR-Regresi-runtun-waktu yang menghasilkan pandemi COVID-19 akan berakhir pada bulan November 2020.

UGM Perilaku di New Normal Berpengaruh Terhadap Berakhirnya Pandemi COVID-19.jpg

Namun berdasarkan paparan terbaru yang menggunakan model Probabilistic Data Dreven Model COVID-19 Indonesia, tim pakar UGM ini memandang pandemi penyakit akibat virus Corona ini mencapai puncaknya pada akhir bulan ini hingga akhir Agustus 2020. Dengan masa penyebarannya berakhir pada akhir Februari 2021 yang diprediksi total kasus positif COVID-19 mencapai angka 227.000 orang.

Menurut Dedi, berdasarkan pantauan timnya, angka penularan atau Rt masih di atas 1.08 pada 17 Juli 2020 dan ini masih terbilang tinggi. Sehingga perlu diwaspadai terjadinya penularan lokal di sejumlah wilayah Indonesia. Guru Besar Statistika UGM itu memandang, untuk dapat menjegal penyebaran ini kembali kepada perilaku masyarakat.

“Kebijakan pemerintah dan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol new normal adalah kunci untuk menghadang kenaikan rate penambahan pasien COVID-19,” ujar Dedi, sebagaimana dikutip dari ugm.ac.id (20/7/2020).

[Baca Juga: 2 Dosen UGM Terpilih Sebagai ASEAN Science Diplomat 2020]

Hal yang senada juga disampaikan pakar UGM lainnya yang kali ini datang dari pakar epidemiologi UGM Bayu Satria Wiratama. Tren meningkatnya penyebaran COVID-19 di Indonesia ini menurutnya tak terlepas dari pola kebiasaan masyarakat yang cenderung tidak disiplin terhadap protokol kesehatan di era new normal.

Namun di sisi lain, Bayu juga mengkritisi pemerintah yang disinyalir terlihat tak tegas serta tidak memberikan contoh yang tepat dalam adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi COVID-19 seperti saat ini. “Inilah salah satu bentuk komunikasi risiko yang kurang baik dari pemerintah. Memberikan sesuatu tetapi tidak menjelaskan dengan baik dan benar, dan pasti akan berpengaruh karena orang akan melakukan mobilitas seperti biasanya, makan-makan seperti biasanya dan lain-lain,” tambah Bayu.


Read More

Artikel Lainnya

Rangkaian Radiance Up! dari Y.O.U Beauty Atasi Wajah Kusam Akibat Polusi Udara

Kecantikan dan Fashion

Rangkaian Radiance Up! dari Y.O.U Beauty Atasi Wajah Kusam Akibat Polusi Udara

25 June 2022, 13:03

SymWhite 377, Vitamin C, dan Ekstrak Licorice membantu menghambat produksi melanin, sedangkan Niacinamide (B3) membantu menghambat transfer melanin di kulit.

Puluhan Karya Seni Mahasiswa ISBI Kota Bandung Dipamerkan di Galeri YP K.jpg

Pendidikan

Puluhan Karya Seni Mahasiswa ISBI Kota Bandung Dipamerkan di Galeri YPK

24 June 2022, 16:06

Bertajuk Archipelago, puluhan karya seni dari mahasiswa ISBI dipamerkan di Galeri YPK Kota Bandung hingga 30 Juni 2022.

Kreatif! Warga Bandung Cari Cuan dengan Olah Sampah Plastik Jadi Produk Kreatif.jpg

Bisnis

Kreatif! Warga Bandung Cari Cuan dengan Olah Sampah Plastik Jadi Produk Kreatif

24 June 2022, 14:04

Dengan brand Newhun, warga di Kota Bandung berhasil mengolah limbah sampah plastik bisa menjadi produk jam tangan.

Terintegrasi dari MRT Hingga Ojol di Ibu Kota, Masyarakah Diajak Unduh Apps JakLingk o.jpg

Berita Kawasan

MRT Hingga Ojol Ibu Kota Terintegrasi, Warga Diajak Unduh Apps JakLingko

24 June 2022, 11:02

Pemprov DKI mengajak masyarakat Ibu Kota mengunduh apps JakLinko guna mempermudah serta menghemat waktu untuk memanfaatkan berbagai transportasi di Jakarta bahkan termasuk mendapatkan tiket malam puncak HUT Jakarta ke-495.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Hanna56 1 year, 11 months lalu
    hanna56

    Jangan bersedih guys….karena kamu punya partner yang bisa wujudkan impianmu segera aja ke bola165 dan jangan lupa join now yach… bukan hanya wujudkan impianmu tp juga bisa bikin kamu menjadi jutawan