PEJATEN_KESEHATAN_UJUNG-TOMBAK-KUALITAS-LAYANAN-DI-PUSKESMAS-PEJATEN_OCI_1000-X-600-px_REVISI.jpg

Kesehatan

Ujung Tombak Kualitas Layanan di Puskesmas Pejaten

Puskesmas Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan menjalani survei Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Survei tersebut akan berlangsung selama tiga hari. Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Selatan, Jayadi seperti dikutip dari beritajakarta.id, Selasa (18/9/2018), mengatakan bahwa saat ini pihaknya bersama jajaran yang ada bekerja sama dan bersinergi dalam membangun kesehatan di wilayahnya. Sehingga diharapkan pelayanan kesehatan di Puskesmas terdekat bisa lebih maksimal.

"Saya juga mengimbau kepada tenaga pelayan kesehatan untuk turun ke wilayah memberikan bantuan kesehatan. Jadi tidak di kantor saja," ujarnya. Jayadi menjelaskan, akreditasi ini untuk meningkatkan mutu pelayanan, keselamatan pasien dan kepuasan pelanggan. Termasuk untuk meningkatkan perlindungan bagi SDM kesehatan, masyarakat dan lingkungan serta Puskesmas sebagai institusi.

[Baca Juga : Puskesmas Naik Kelas dan Klasifikasi Rumah Sakit]

Sementara itu, Kasi Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Fatmiaty mengaku telah menjalankan pembinaan dan pengawasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi). "Kami berharap Puskesmas Kelurahan Pejaten Timur ini bisa mendapatkan nilai yang maksimal," tandasnya.

Menurut Praktisi Kesehatan dan Founder Capacity Training Center Hasirun, SKM.,M.Epid Hasirun, Puskesmas harus terus berbenah memperbaiki pelayanan. Berikut ini terdapat beberapa hal yang dapat membantu Puskesmas dalam proses berbenah. Antara lain memperbaiki manajemen sumber daya manusia di Puskesmas. Puskesmas harus memperkuat struktur organisasinya serta manajemen sumber daya manusianya. Kepegawaian bersama tim kredensial bisa melakukan beberapa hal seperti:

1. Menata Profil

Menata profil seluruh kepegawaian dan disimpan dengan baik agar sewaktu-waktu ketika dibutuhkan mudah didapatkan kembali.

2. Analisis Kebutuhan

Analisis kebutuhan tenaga dan rencana pemenuhan kebutuhan minimal bersurat kepada Dinas Kesehatan mengenai rencana pemenuhan kebutuhan tersebut.

3. Perkuat Struktur

Perkuat struktur organisasi dan uraian tugas setiap pegawai di Puskesmas, ini bisa mengacu pada Permenkes Nomor 75 Tahun 2014. Pastikan setiap jenis tenaga harus menerima dan mengetahui SK uraian tugas pokok dan uraian tugas integrasi. Secara berkala perlu ada monitoring sejauh mana uraian tugas ini telah dilaksanakan oleh pegawai Puskesmas.

4. Kompetensi SDM

Puskesmas juga harus menelaah kompetensi tenaga yang ada dan dibandingkan dengan standar kompetensi yang diembannya. Jika tidak memenuhi syarat, maka harus membuat rencana pengembangan kompetensi seperti lanjut sekolah dan mengikuti pelatihan. Tak berhenti disitu, setelah mengikuti pelatihan atau pendidikan pun harus dipantau kinerja pegawai tersebut pasca pendidikan dan pelatihan.

5. Orientasi

Karyawan baru harus mendapat orientasi sesuai jadwal yang ditetapkan. Petugas SIP Puskesmas harus peka dengan pelaporan yang ada disetiap program dan unit pelayanan. Bukan hanya sekedar pelaporan, tetapi bagaimana data tersebut menjadi informasi yang bermanfaat yang dijadikan acuan untuk kebijakan kepala Puskesmas.

[Baca Juga : Puskesmas Kebon Jeruk Jakarta Prioritaskan Layanan Lansia]

Pada proses pengawasan dan pengendalian ini juga perlu melakukan evaluasi akses, di antaranya akses informasi. Apakah masyarakat mudah mendapatkan informasi kesehatan, informasi alur dan tahapan kegiatan dan lainnya? Apakah ada masalah dengan akses yang menjangkau lokasi kegiatan, apakah telah tepat sasaran dan apakah masyarakat mudah menjangkau lokasi kegiatan Puskesmas terdekat atau tidak?

Read More

Artikel Lainnya

Slide3.JPG

Berita Kawasan

Salat Tarawih di Masjid Agung Jami’ Kota Malang Tetap Menerapkan Protokol Kesehatan

13 April 2021, 11:08

Tahun ini, pemerintah akhirnya mengizinkan masyarakat untuk melaksanakan ibadah salat tarawih di masjid, dengan berbagai aturan yang tetap mengedepankan protokol kesehatan.

UTBK UNDIP 2021

Pendidikan

Hari Pertama UTBK UNDIP Tahun 2021 Berjalan Lancar

13 April 2021, 11:07

Ia mengatakan bahwa ini adalah kali kedua UNDIP melaksanakan UTBK di masa pandemi dan meyakinkan bahwa semua pihak melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin

UTBK di Universitas Padjajaran.jpg

Pendidikan

UTBK di Unpad, Semua Peserta Wajib Pasang Aplikasi Mass Tracking

13 April 2021, 10:34

Semua peserta UTBK di Universitas Padjajaran wajib memasang aplikasi mass tracking untuk mencegah penularan COVID-19.

Nyekar 1.jpg

Berita Kawasan

Sebelum Ramadan, Warga Desa Giripurno Nyekar Tanpa Masker

13 April 2021, 10:17

Tradisi Nyekar masih dijaga oleh masyarakat Giripurno menjelang Ramadhan di masa pandemi ini.


Comments


Please Login to leave a comment.