Ulasan Film Joker Ketika Villain Berasal dari Orang Baik yang Tersakiti

Hobi dan Hiburan

Ulasan Film Joker: Ketika Villain Berasal dari Orang Baik yang Tersakiti

Jika Anda mengaku sebagai salah satu penggemar film-film superhero DC, tentunya Anda sudah mengenal dengan baik tokoh villain bernama Joker. Karakter ini mungkin adalah tokoh penjahat yang paling melekat pada cerita superhero di komik DC. Musuh bebuyutan Batman ini merupakan tokoh antagonis yang membuat segala jenis teror di Kota Gotham. Biasanya Joker hanya muncul di film-film Batman, tapi tahun ini Anda bisa lihat secara lengkap Joker dari film garapan sutradara Todd Phillips.

Sisi Lain Joker

Film solo villain dari DC ini diperankan Joaquin Phoenix sebagai Joker. Walau sedikit berbeda dengan komik, peran Joker di film solonya sama gilanya dengan versi komik. Pingpoint pada (3/10/2019) menyaksikan sendiri seberapa gila karakter Joker.

Bukan tanpa alasan, tokoh Joker berawal dari pria bernama Arthur Fleck yang merupakan warga Gotham dan memiliki profesi sebagai badut pesta di bawah naungan agensi badut. Ia tinggal bersama ibunya dan bercita-cita menjadi komika. Hidup Arthur yang kekurangan ekonomi sejak kecil sebenarnya sudah menyedihkan dan sengsara. Ia memiliki kondisi kejiwaan, merasakan kekerasan, dan tekanan sehingga membuat kondisi psikisnya terganggu.

Ulasan Film Joker Ketika Villain Berasal dari Orang Baik yang Tersakiti

Karakter yang Kuat

Pembangunan karakter Joker dalam film ini dibangun dengan perlahan. Todd mengeluarkan semua masalah dan kondisi kesehatan mental Joker sebelum mencapai klimaks dengan detil dan sempurna. Todd mengubah sentimen penonton terhadap Joker.

Joker dibuat tak berdaya, kacau, tak ada lagi kemanusiaan untuknya. Mulai dari pemerintah, keluarga, sahabat, dan masyarakat merampas semua aspek kemanusiaan yang seharusnya ia dapatkan sejak kecil. Apa yang dirasakan Joker bisa jadi dirasakan kita semua, kisah karakter Joker sangat kuat karena sangat dekat dengan kebanyakan masyarakat yang pernah mengalami tindak kekerasan, perundungan, ketidakadilan, diabaikan, atau bahkan memiliki kondisi kesehatan mental.

[Baca Juga: Ulasan: Film Pertama Jagat Sinema Bumilangit Gundala Buat Kagum]

Di film ini Anda juga bisa melihat orang tua Bruce Wayne atau Batman sebelum ditembak. Thomas Wayne walaupun porsinya sedikit, namun karakternya dapat mendorong Arthur menjadi sosok Joker yang kita kenal. Hampir semua karakter yang ada dalam lingkup kehidupan Joker memberikan pengaruh terhadap terbentuknya sosok mengerikan, Joker.

Bukan Film Laga

Jika Anda mengharapkan film super villain dari DC ini dipenuhi dengan aksi laga, Anda salah. Aksi kekerasan hanya sekian persen dari dua jam film, justru karya Todd memainkan perasaan kemanusiaan. Mengoyak hati dan pikiran Anda. Potret film Joker ini bisa jadi bahan introspeksi diri, apakah Anda sudah cukup peduli dengan orang-orang sekitar?

Hal-hal buruk membentuk dirinya menjadi sosok Joker sang pembunuh gila. Arthur melihat aksi pembunuhannya ia diperhatikan banyak orang, dimanfaatkan sebagai gerakan revolusi Kota Gotham sehingga membuat karakter Joker si villain super makin berkembang. Todd juga membuat beberapa plot twist kecil yang bisa buat Anda terkejut.

[Baca Juga: Sudah Nonton Film Midsommar? Ini Detail yang Luput Anda Lihat]

Di film ini juga dijelaskan bagaimana Joker bisa jadi musuh bebuyutan Batman. Namun tak ada film yang sempurna. Walau memperolah rating baik di imdB, Joker tetap memiliki kekurangan. Film Joker terlalu gelap dan berat untuk beberapa orang. Plotnya yang lambat dapat membuat Anda merasa ngantuk pada bagian tengah film.

Selain itu, bagi orang yang memiliki pengalaman yang serupa dengan Arthur akan berpotensi terinspirasi dengan film ini. Sehingga tidak disarankan untuk Anda yang memliki anxiety atau mental illness. Di Indoensia, film ini diberi rating untuk 17 tahun ke atas.

Joker memang bukan film untuk banyak orang, tapi Joker memiliki nilai dan pesan yang mendalam bagi setiap orang yang menontonnya.


Read More

Artikel Lainnya

Hindari Obat, Ini Tips Tidur dari Pakar Unair Bagi Penderita Insomnia.jpg

Kesehatan

Hindari Obat, Ini Tips Tidur dari Pakar Unair Bagi Penderita Insomnia

29 June 2022, 16:22

Menurut pakar Unair, demi mendapatkan tidur yang berkualitas, penderita insomnia seharusnya berupaya menghindari penggunaan obat tidur.

wuling_bakti_pendidikan_3.jpg

Pendidikan

Wuling Bakti Pendidikan Jalin Kerja Sama Bersama SMK Negeri 1 Singosari

29 June 2022, 15:00

Wuling terus membuktikan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah kejuruan.

Ini Organisasi Non-profit di Kota Malang dengan Fokus Pemberdayaan Difabel.jpg

Pendidikan

Ini Organisasi Non-profit di Kota Malang dengan Fokus Pemberdayaan Difabel

29 June 2022, 14:20

Sejak awal berdirinya, Percacita bergerak untuk menghilangkan stigma dari kaum difabel dan menunjukkan kepada publik bahwa mereka juga mampu berkarya.

Ford Foundation Jakarta Impact Investing Kunci Atasi Ketimpangan.jpg

Bisnis

Ford Foundation Jakarta: Impact Investing Kunci Atasi Ketimpangan

29 June 2022, 10:18

Organisasi filantropi mendorong lebih banyak investor di Tanah Air memilih ranah impact investing yang tak hanya menargetkan profit semata tapi juga turut mendukung mengatasi ketimpangan di Indonesia


Comments


Please Login to leave a comment.