Gundala

Hobi dan Hiburan

Ulasan: Film Pertama Jagat Sinema Bumilangit Gundala Buat Kagum

Gundala merupakan film pertama dan pembuka untuk Jagat Sinema Bumilangit. Walaupun bukan jadi film superhero pertama di Indonesia, Gundala memiliki antusiasme yang tinggi. Kehadiran patriot di Indonesia ini disambut baik masyarakat, dibuktikan dengan beredarnya banyak fan art, konten, dan sitcom mengenai Gundala di media sosial, theme song, dan lain sebagainya.

Secara garis besar, film Gundala menceritakan perjalanan Sancaka kecil yang hidup keras di jalanan sejak di tinggal orang tuanya. Di tengah rumitnya masalah negara yang makin kusut, Sancaka yang berhasil bertahan hidup hingga dewasa dihadapi pilihan, yaitu menyelematkan dirinya sendiri atau menolong orang banyak dengan kekuatan yang ia miliki.

Selain Gundala, Ini 5 Superhero di Jagat Sinema Bumilangit

Film garapan Sutradara Joko Anwar dan rumah produksi Screen Play ini mampu memberikan standarisasi tinggi untuk para penggemar sineas. Bukan hanya membangkitkan sosok Gundala yang ramai digandrungi pada tahun 1960-an, namun Jokan, panggilan akrab Joko Anwar, mampu menyuguhkan Gundala di era modern dengan memberikan intrik dan masalah yang relevan di tahun 2019.

[Baca Juga: Selain Gundala, Ini 5 Superhero di Jagat Sinema Bumilangit]

Berdasarkan pengalaman PingPoint.co.id saat menyaksikan film (2/9/2019) di bilangan fX Sudirman, walau ceritanya tak 100 persen sama dengan komik, Jokan yang juga menggarap naskah Gundala, melengkapi dan memadukan kisah Sancaka agar mudah diterima masyarakat sekarang. Akting para aktor dan aktris yang luar biasa, membuat mata penonton dimanjakan selama di dalam bioskop. Tak heran jika, Anda dan penonton lain berdecak kagum ketika melihat beberapa adegan.

Teaser Film Gundala Peroleh Banyak Pujian dari Masyarakat

Setiap tokoh dalam film, walau hanya berperan sebentar memiliki peran penting yang mampu mematangkan karakter tokoh utama. Konflik dan intrik tokoh yang disuguhkan sutradara sarat akan nilai sosial dan pesan-pesan yang mendalam. Selain itu, adegan laga yang intens dibawakan dengan baik dan profesional oleh para pemain.

Walaupun film ini dipenuhi dengan konflik sosial yang cenderung gelap seperti korupsi, hoaks, mafia, moral, dan lainnya. Jokan tak lupa memasukkan candaan di waktu yang tepat, pas, dan tidak berlebihan. Sehingga penonton bisa rehat sebentar dari aksi dan rasa iba terhadap konflik yang dialami pemeran.

[Baca Juga: Cerita Joko Anwar dan Pemain Saat Bergabung di Film Gundala]

CGI atau efek komputer pada film ini pun tidak terlalu mengganggu penglihatan, walaupun harus sedikit diperbaiki. Pemilihan properti dan latar yang tepat membangun cerita makin kuat dan semakin terasa riil.

Namun film debut Jagat Sinema Bumilangit ini tentu memiliki aspek-aspek yang masih kurang dan tentunya bisa ditingkatkan di film mendatang, misalnya banyaknya beberapa lubang pada alur cerita, sehingga membuat penonton memiliki beberapa interpretasi terhadap cerita. Kemudian kurangnya eksplorasi peran Gundala dalam film ini, misalnya bagaimana Gundala mendapatkan kekuatannya, menggunakan kekuatannya, dan lain sebagainya.

Jadi Film Pertama BCU, Gundala Buat Kagum

Selain itu, penggunaan bahasa baku di latar belakang 2019 dirasa kurang realistis, ditambah lagi dengan latar yang tidak formal sehingga terasa aneh saat didengar. Mengenai aksi laga yang luar biasa, pada seperempat film akhir, aksi para aktor terlihat sangat garing bahkan terasa sekali seperti menghafal gerakan koreografi.

Walaupun begitu, segala kekurangan yang ada tidak membuat film ini jelek. Gundala bahkan bisa dikatakan film yang dapat melampaui ekspektasi banyak orang dan pengawal superhero yang apik. Usai menonton film ini, rasa bangga dan kagum PingPoint. Akhirnya Indonesia memiliki film superhero yang bagus dan tak mengecewakan.

Oh iya, jika Anda menonton film ini di bioskop jangan dulu meninggalkan bangku karena ada post credit scene kejutan.


Read More

Artikel Lainnya

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

Berita Kawasan

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

02 February 2023, 17:41

Peresmian unit tempat parkir sepeda dilakukan oleh Corporate Secretary Pertamina NRE Dicky Septriadi, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Chaidir, dan Ketua Umum B2W Fahmi Saimima.

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023.jpg

Hobi dan Hiburan

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023

02 February 2023, 15:41

Setelah memberikan teaser siapa saja yang akan tampil, akhirnya pihak penyelenggara mengumumkan siapa saja yang nanti siap menghibur Anda di Woke Up Fest 2023.

Program PHINLA Sukses Bantu Pemprov DKI Jakarta Kelola Sampah .jpg

Berita Kawasan

Program PHINLA Sukses Bantu Pemprov DKI Jakarta Kelola Sampah

02 February 2023, 11:33

Baru-baru ini WVI serta DCA menggelar seminar yang didukung pemerintah terkait bagaimana program PHINLA sukses membantu pengelolaan sampah di Ibu Kota.

Karang Taruna Ratujaya Depok Adakan Festival BBM untuk Pembangunan Masjid

Berita Kawasan

Karang Taruna Ratujaya Depok Adakan Festival untuk Pembangunan Masjid

01 February 2023, 16:19

Festival BBM tersebut telah digelar oleh Katar RW 04 Ratujaya pada Sabtu, 28 Januari 2023 lalu.


Comments


Please Login to leave a comment.