UMN Kembangkan Prototipe Aplikasi Koreksi Penulisan U-Tapis

Pendidikan

UMN Kembangkan Prototipe Aplikasi Koreksi Penulisan U-Tapis

Kesalahan penulisan ejaan dan peluluhan kata dalam bahasa Indonesia masih kerap terjadi. Bagi akademisi dan pekerja di industri media, kesalahan seperti itu berpotensi mengganggu produktivitas berkarya. Dosen Penulisan Kreatif, Penulisan Akademis, dan Bahasa Indonesia Fakultas Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Niknik M Kuntarto mengatakan, sesuai pengalamannya mengajar, persoalan itu dipengaruhi beberapa faktor. Di antaranya, kebiasaan menulis, kurangnya inisiatif untuk mengecek kembali tulisan, kurang membuka kamus, dan mahasiswa merasa tidak pernah diajarkan sejak sekolah.

Selain itu, kegiatan belajar-mengajar di jenjang pendidikan sebelumnya diduga juga membiarkan terjadinya kesalahan penulisan ejaan dan peluluhan kata. Tak heran, karena dibiarkan saja, kesalahan itu berurat-berakar."Mahasiswa terbiasa mencontoh bahasa media di internet sehingga mereka kurang tahu letak kebenaran atau kesalahan. Guru atau pun dosen yang bukan mengajar bahasa Indonesia umumnya juga kurang memberikan kesadaran berbahasa Indonesia yang baik dan benar,” ujarnya dalam webinar U-Tapis, Penapis Ejaan Otomatis pada 27 Oktober 2020.

UMN Kembangkan Prototipe Aplikasi Koreksi Penulisan U-Tapis

Terkait penggunaan bahasa Indonesia di media massa daring, Niknik mengamati juga terdapat kesalahan ejaan dan peluluhan kata yang masih terulang. Dia menduga masih ada individu di industri media yang belum memahami penggunaan kata depan, kata awalan, konjungsi, pilihan diksi, dan tanda baca.

Seperti diberitakan kompas.id (28/10/2020), pada 2019, Niknik dan sejumlah dosen dari berbagai program studi di UMN berkumpul untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut. Dia lantas mencetuskan ide membuat aplikasi yang bisa menggugah individu, terutama mahasiswa, untuk peduli bahasa Indonesia. Ide itu disambut baik oleh dosen dari program studi Informatika. Sejak itu, pengembangan aplikasi U-Tapis dikerjakan. Aplikasi ini menggunakan kecerdasan buatan. Saat ini, U-Tapis masuk fase uji coba.

Algoritma Symspell

Menurut dosen program studi Informatika UMN, Julio C Young, U-Tapis akan dikembangkan sebagai perangkat lunak untuk koreksi penulisan berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Hanya saja, saat ini, kemampuan U-Tapis masih memperbaiki kesalahan ejaan dan peluluhan kata saat individu mengetik penulisan, baik berwujud kalimat maupun paragraf.

U-Tapis menggunakan Algoritma Symspell yang bekerja dengan cara menerima masukan kata-kata yang dianggap valid, lalu melakukan modifikasi deletion terhadap setiap kata dan menghitung jarak atas modifikasi yang telah dilakukan. Setiap kemungkinan modifikasi dan perbaikan kata disimpan dalam sebuah tipe data menyerupai buku telepon atau look-up table.

Julio mengaku mengalami kendala saat melakukan pengumpulan konten untuk dipakai sebagai basis data berukuran besar atau web content crawling. Hal ini disebabkan ketidaktersediaan kamus bahasa Indonesia yang bersifat open source.

[Baca Juga: Kemendikbud Gelar Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia]

Kamus daring yang dimiliki pemerintah belum menyediakan perubahan bentuk kata sampai ke tahap kompleks, misalnya kata ”sedia” bisa berubah menjadi ”bersedia”, ”tersedia”, ”disediakan”, dan ”menyediakan”. Kamus daring hanya menyediakan kata ”sedia” beserta makna. ”Metode web content crawling memiliki kelemahan juga. Hasil data umumnya bukan data yang siap digunakan langsung. Algoritma Symspell belum memperhatikan konteks sebuah kata,” ujar dia.

Menurut Julio, pengembangan lanjut U-Tapis dapat menggandeng peneliti bahasa Indonesia lintas instansi. Hal itu akan memudahkan penguatan basis data berukuran besar untuk dibaca oleh teknologi kecerdasan buatan.

Kontribusi Hari Sumpah Pemuda

Direktur Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UMN PM Winarno menyampaikan, U-Tapis merupakan bagian dari upaya kampus berkontribusi terhadap inovasi peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Aplikasi koreksi ejaan sejenis sebenarnya sudah berkembang, terutama menyangkut bahasa Inggris. Dia mencontohkan, perangkat lunak Microsoft Word telah disisipkan fitur koreksi ejaan. Apabila fitur itu dihidupkan, kesalahan penulisan ejaan kata pada kalimat atau pun paragraf bahasa Inggris secara otomatis akan diperbaiki. Dalam tradisi masyarakat yang berbahasa Inggris, mereka umumnya sangat sensitif terhadap ejaan.

Dia mendukung pengembangan tingkat lanjut U-Tapis lebih kolaboratif. Ada berbagai peluang penambahan kemampuan U-Tapis, seperti kemampuan bekerja di sistem operasi ponsel pintar. Kesalahan penulisan, lalu dihapus atau pun diperbaiki, berpotensi mengurangi produktivitas saat bekerja. "Perangkat lunak koreksi di bahasa Inggris sudah marak, sedangkan aplikasi sejenis di bahasa Indonesia relatif belum. Kami harap, U-Tapis bisa memperkaya khazanah teknologi terkait bahasa Indonesia," ujar Winarno.

Read More

Artikel Lainnya

Koleksi T-shirt Supreme Diperkirakan Terjual 2 Juta USD

Kecantikan dan Fashion

Koleksi T-shirt Supreme Diperkirakan Terjual 2 Juta USD

29 November 2020, 12:01

Koleksi T-shirt Bogart ini akan disajikan sebagai penjualan pribadi bersamaan dengan lelang online barang-barang Supreme langka lainnya.

Tentang Bulimia, Gangguan Makan yang Diderita Putri Diana

Kesehatan

Kenali Bulimia, Gangguan Makan Putri Diana

28 November 2020, 17:08

Alur cerita The Crown Season 4 telah menghidupkan kembali pembicaraan tentang gangguan makan tersebut dalam kehidupan nyata Putri Diana, Princess of Wales.

3 Resep Masakan Beraroma Segar dengan Daun Kemangi

Kuliner

3 Resep Masakan Beraroma Segar dengan Daun Kemangi

28 November 2020, 10:08

Orang Sunda mengenal kemangi dengan sebutan seraung atau lampes. Lampes juga nama yang dikenal bagi orang Jawa. Selain di Pulau Jawa, daun kemangi juga banyak dipakai dalam masakan di Indonesia bagian timur.

4 Film Penting Tayang di Netflix Desember Ini

Hobi dan Hiburan

4 Film Penting Tayang di Netflix Desember Ini

27 November 2020, 18:01

Berikut sinopsis empat film tersebut sebagai panduan Anda yang tidak ingin ketinggalan menonton karya yang kemungkinan besar akan merajai nominasi pada musim penghargaan.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Larisa 1 month lalu
    larisa

    Bosan di rumah karena pandemi covid-19 Keuangan anda berkurang karena di potong gaji <a href="https://bola165a.com/" title="Agen Judi Bola" rel="nofollow">Bola165</a> solusi untuk anda semua Buruan gabung bersama kami dan menangkan hadiahnya !!! Banyak promo menarik untuk anda semua Tunggu apa lagi buruan bermain dan menangkan hadiahnya Menjadi milyader bukan lagi sebuah mimpi guysss !!!!!!!