Urai Kemacetan di Ramayana Depok, Shelter Khusus Ojol Didirikan

Berita Kawasan

Urai Kemacetan di Ramayana Depok, Shelter Khusus Ojol Didirikan

Diperkirakan ada puluhan ribu driver ojek online atau ojol yang beroperasi di wilayah Kota Depok. Banyaknya keberadaan ojol ini disinyalir menjadi penyumbang pemicu kemacetan di sejumlah titik kota tersebut pada jam-jam sibuk, khususnya saat mereka tengah menunggu penumpang. Dari mulai di kawasan Margo City, Ramayana, hingga kawasan kampus Gunadarma dipandang sebagai area yang rawan macet. Oleh karena itulah Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok pun mendirikan shelter khusus untuk para ojol agar mereka tidak menunggu di pinggir jalan.

Pembahasan mengenai didirikannya shelter baru ini sebenarnya sudah mulai menyeruak di awal Agustus 2019. Dengan Dishub yang memandang shelter titik penjemputan di Stasiun Depok Baru dan Stasiun Depok Lama menjadi percontohan. Pasalnya kedua shelter ini sukses didirikan tanpa Pemerintah Kota Depok mengeluarkan uang sepeser pun. Di mana biayanya pendirian shelter itu merupakan hasil patungan para driver ojol yang tergabung dalam komunitas.

Urai Kemacetan di Ramayana Depok, Shelter Khusus Ojol Didirikan

Namun dua shelter ini dirasa masih kurang bila dibandingkan dengan jumlah titik-titik kemacetan di Kota Depok yang dipicu oleh driver ojol yang menurunkan atau menaikkan penumpangnya. Baru-baru ini, shelter baru pun diresmikan yang berlokasi di Ramayana yang dibentuk atas kerjasama pihak Dishub Depok, Grab, Gojek, serta manajemen pusat perbelanjaan tersebut.

“Salah satu penyebab kepadatan kendaraan dikarenakan ojol mangkal di pinggir jalan. Sekarang sudah ada shelter, jadi ojol bisa menunggu di sana,” ucap Kepala Dishub Kota Depok Dadang Wihana, sebagaimana dikutip dari depok.go.id.

[Baca Juga: Wali Kota Depok Imbau ASN Tak Gunakan Ojek Payung]

Pembangunan shelter di pusat perbelanjaan Kota Depok disebut tidak akan hanya berhenti di Ramayana. Karena menurut Dadang, Dishub Kota Depok juga akan melakukan pendekatan dengan manajemen Dmall, Detos, Pesona Square, dan Margocity untuk membahas didirikannya shelter ojol.

Seperti yang disebut di atas, Pemkot Depok tidak mengucurkan dana dalam membangun shelter tersebut. “Shelter ini tanpa APBD. Shelter ini adalah contoh dari keikutsertaan pihak swasta dalam pengelolaan transporasti. Maka pengelolaannya oleh, dari, dan untuk mereka (driver ojol) sendiri,” ujar Dadang.

[Baca Juga: Kota Depok Mulai Atasi Kemacetan dengan Program Jotram]

Dadang berharap dengan keberadaan shelter ini maka driver ojol tidak perlu lagi memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan. Ia juga turut meminta partisipasi pengguna aplikasi ojol yang memilih titik penjemputan di shelter ojol agar masyarakat Kota Depok juga turut membantu proses penguraian kemacetan.


Read More

Artikel Lainnya

Astralife Hadirkan Apps MyAstraLife Guna Permudah Akses Bagi Nasabahny a.jpg

Bisnis

Astra Life Hadirkan Apps MyAstraLife Guna Permudah Akses Bagi Nasabahnya

19 August 2022, 15:55

Dalam upaya mendorong proses digitalisasi untuk mempermudah para nasabah serta calon nasabahnya, Astra Life secara resmi meluncurkan aplikasi MyAstraLife.

Tablet Mini Mumpuni dengan Harga Terjangkau, realme Pad Mini Resmi Diluncurkan.jpg

Bisnis

Peluncuran realme Pad Mini, Tablet Mumpuni dengan Harga Terjangkau

19 August 2022, 13:53

Dengan harga yang masih di kisaran Rp2 jutaan, realme Indonesia menghadirkan produk tablet mini dengan jeroan yang mumpuni.

Dilengkapi 7.421 Rusunawa, JAKHABITAT Diresmikan Anies.jpg

Properti dan Solusi

Dilengkapi 7.421 Rusunawa, JAKHABITAT Diresmikan Anies

19 August 2022, 11:51

Dalam rangka memberikan akses pemukiman berkualitas dengan biaya terjangkau untuk warganya, Anies Baswedan meresmikan ribuan Rusunawa dalam program JAKHABITAT.

Veteran Kemerdekaan Naik Podium di Upacara HUT RI ke-77 Kota Bekas i.jpg

Berita Kawasan

Veteran Kemerdekaan Naik Podium di Upacara HUT ke-77 RI Kota Bekasi

18 August 2022, 15:41

Dalam upacara HUT RI ke-77 kemarin di Kota Bekasi terdapat momen menarik ketika seorang veteran perang kemerdekaan Indonesia turut diundang untuk memberikan pesan kepada generasi penerus.


Comments


Please Login to leave a comment.