Usai Karantina, Pemudik Diantar Sampai Rumah Langsung Oleh Wali Kota Surakarta

Berita Kawasan

Usai Karantina, Pemudik Langsung Diantar Pulang Wali Kota Surakarta

Para pemudik yang datang ke Solo menjelang Lebaran 1441 ini memang diperlakukan “istimewa” oleh Pemkot Surakarta. Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, mengantar pemudik dari Grha Wisata Niaga ke rumah masing-masing.

Pandemi COVID-19 mengharuskan mereka menunda untuk sampai ke tempat tujuan di Kota Bengawan. Pemudik, terutama mereka yang menggunakan transportasi umum, memang diwajibkan “transit” di dua lokasi. Yakni Grha Wisata Niaga dan Ndalem Joyokusuman. Bukan untuk beristirahat semata, melainkan menjalani proses karantina.

Karantina yang diberlakukan sebelum pemerintah pusat resmi melarang mudik Lebaran ini, memang dimaksudkan guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Pemkot tak ingin mengambil risiko, mengingat para pemudik berpotensi menjadi pembawa virus tersebut. Atau yang lebih buruk, tiba di Solo dengan gangguan kesehatan akibat terpapar corona.

Usai Karantina, Pemudik Diantar Sampai Rumah Langsung Oleh Wali Kota Surakarta

“Jadi selama dikarantina, pemudik selalu diperiksa kesehatannya oleh tim medis. Kami juga menjamin kecukupan logistik, serta menyediakan beberapa fasilitas olahraga agar mereka tetap bisa menjaga kebugaran tubuh,” tegas Wali Kota FX Hadi Rudyatmo seperti dilansir dari surakarta.go.id (25/5/2020)

Dibagi Dua Kategori

Pemkot pun membagi para pemudik yang tiba di Solo itu menjadi dua kategori, berdasarkan pemeriksaan awal. Yakni sehat dan mengalami gangguan kesehatan.

Mereka yang sehat dikarantina di Grha Wisata Niaga. Jika sebaliknya, maka dikarantina di Ndalem Joyokusuman. Bahkan bila perlu pemudik dari kedua lokasi itu bisa dirujuk ke fasilitas kesehatan (faskes), jika kondisi kesehatannya menurun secara tiba-tiba.

Selama 14 hari, tim medis posko penanganan COVID-19 terus memantau kondisi fisik para pemudik tersebut. Usai dua pekan menjalani proses karantina, mereka pun diizinkan pulang ke rumah masing-masing.

[Baca Juga: Polresta Surakarta Tak Beri Izin Salat Id di Tempat Publik]

Uniknya, Pemkot tak sekadar membuka pintu Grha Wisata Niaga atau Ndalem Joyokusuman lebar-lebar, bagi pemudik yang dinyatakan “lulus” karantina tersebut. Selain dibekali surat keterangan dari tim medis yang menyatakan status kesehatan mereka, pemudik juga diantarkan hingga pintu rumah masing-masing.

Metode khusus pemulangan pemudik dari tempat karantina itu dipilih Pemkot bukan tanpa alasan. “Ini bentuk tanggung jawab kami kepada masyarakat. Yang dikarantina itu sudah berstatus Orang Dalam Pengawasan (OPD). Jadi kalau sudah selesai karantina, ya kami kembalikan ke rumah dalam kondisi sehat,” tegas Wali Kota.

Sayangnya, tidak jarang sebagian kalangan menilai negatif terhadap mereka yang berstatus OPD tersebut. Bukan rahasia lagi jika masih ada kalangan yang berpersepsi keliru terkait COVID-19. Termasuk status OPD, yang kerap distigma sebagai pasien terkonfirmasi positif terserang virus tersebut.

[Baca Juga: Imbas Pandemi, Pemkot Surakarta Gratiskan Uang Sewa Rumah Susun]

“Jadi jika pemudik diantarkan pulang oleh Pemkot, kami minta masyarakat tidak mengucilkan mereka. Apalagi pemudik yang dikarantina di Grha Wisata Niaga ini sebenarnya kondisinya sehat-sehat saja dan tidak terpapar virus corona,” tandas Rudy, sapaan akrab Wali Kota.

Orang nomor satu di jajaran Pemkot ini bahkan terlibat langsung dalam pengantaran pemudik tersebut. Sejak 21 April, Wali Kota tercatat beberapa kali mengantarkan belasan pemudik hingga pintu rumah mereka, serta menemui keluarga dan perangkat RT/RW setempat.

“Saya keraya-raya mengantarkan pemudik ini yo ben masyarakat percaya. Mereka sudah selesai dikarantina selama 14 hari, dan dinyatakan sehat oleh tim medis.”

Dapat Apresiasi

Syaiful Qomar, salah seorang pemudik yang diantar pulang Wali Kota mengapresiasi prosedur karantina yang diterapkan Pemkot. Pemudik yang tiba dari Jakarta dengan tujuan Banjarsari itu, mengaku nyaman menjalani karantina di Grha Wisata Niaga.

“Beda dengan bayangan saya pada awalnya. Sempat deg-degan dan bingung mau diapain, karena yang pertama masuk ke situ adalah saya. Tapi ternyata di sana asyik-asyik saja dan semuanya sudah seperti saudara,” aku pemudik yang dikarantina sejak awal April tersebut.

Ia pun berjanji menuruti pesan tim medis, agar tidak keluar rumah selama sepekan pertama kepulangannya dari lokasi karantina.

Ketua RW tempat keluarga Syaiful tinggal, Sunarmin, juga merespon positif pemulangan warganya tersebut. Ia berjanji untuk memberikan pemahaman terhadap warga, seandainya terjadi pengucilan terhadap Syaiful maupun keluarganya.

“Masyarakat juga diharapkan semakin jeli dalam mengawasi lingkungan masing-masing. Khususnya jika ada pendatang atau pemudik dari luar daerah,” tuturnya.


Read More

Artikel Lainnya

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung - Copy.jpg

Bisnis

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung

30 September 2022, 13:44

Pada momen pembukaan cabang Selma terbaru di daerah Ciledug, ritel mebel di bawah naungan Kawan Lama Group itu menggelar program edukasi kesehatan jantung.

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat - Copy.jpg

Bisnis

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat

30 September 2022, 11:42

Ternyata Romokalisari Adventure Land yang belum lama ini diresmikan disebut berhasil meningkatkan pemasukan para pelaku UMKM di sana.

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaa n.jpg

Bisnis

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaan

29 September 2022, 19:46

Usai berkolaborasi selama empat tahun terakhir, tiket.com baru-baru ini mendapatkan penghargaan dari RedDoorz yang memandang perusahaan OTA itu berhasil membantu peningkatan industri pariwisata di Tanah Air.


Comments


Please Login to leave a comment.