KEBON-JERUK_KESEHATAN_VARISES-TIDAK-TERBATAS-MASALAH-PENAMPILAN_OCI.jpg

Kesehatan

Varises Tidak Terbatas Masalah Penampilan

Varises bisa diakibatkan karena Anda kurang gerak. Gejala-gejala seseorang mengalami varises di antaranya, kaki dan tungkai terasa berat, diikuti otot yang mudah pegal, dan kaku. Secara visual juga terlihat urat-urat halus menyembul di sekitar betis belakang. Menurut dr. Alexander Jayadi Utama, SpB(K)V, dari RS Mitra Kemayoran Kalideres, kelainan ini juga bisa terjadi di lengan.

Munculnya pembuluh darah ini terjadi di pembuluh vena yang berfungsi mengangkut darah sisa metabolisme dari seluruh jaringan tubuh dan kembali ke jantung. “Varises menyebabkan sirkulasi darah menjadi tidak lancar, karena terhambat di sekitar betis dan tungkai kaki saat menahan berat tubuh,” kata Alexander menambahkan, seperti dikutip dari situs resmi RS Mitra Kemayoran Kalideres (21/8/2018).

Menurutnya, penyebab timbulnya varises adalah berkurangnya elastisitas dinding pembunuh vena yang menyebabkan pembuluh vena melemah dan tak sanggup mengalirkan darah ke jantung, sebagaimana mestinya. Aliran darah dari kaki ke jantung sangat melawan gravitasi bumi. Oleh karena itu, pembuluh darah harus kuat, begitu juga dengan dinamisasi otot di sekitarnya. Rusaknya katup pembuluh darah bisa membuat darah berkumpul dan menyebabkan terjadinya gumpalan yang mengganggu aliran darah.

[Baca Juga : Kulit Cantik dan Sehat dengan Perawatan Darah Sendiri]

Lebih lanjut, Alexander menjelaskan, timbulnya varises juga dipengaruhi banyak hal. Beberapa faktor itu seperti faktor keturunan, kehamilan, kurang gerak, merokok, terlalu banyak berdiri, menderita kolesterol tinggi, kencing manis, dan memakai sepatu hak tinggi.

Untuk mencegah terjadinya kelainan itu, dia memiliki sejumlah resep, seperti diusahakan berbaring dengan posisi kaki dan tungkai lebih tinggi dari tubuh selama 20 menit seusai beraktivitas setiap hari. Tetapi, bagi mereka yang sudah menderita varises, usahakan tidur dengan posisi seperti itu sepanjang malam, tidak berdiri terlalu lama dan dianjurkan melakukan yoga setiap hari.

Selain pencegahan, varises bisa dihilangkan dengan cara dipijat. Jangan memijat daerah yang bervarises karena dapat menyebabkan pecahnya pembuluh vena. Lakukan pijatan secara ringan namun teratur, di daerah rawan varises dengan arah menuju jantung. Lakukan dengan lembut dan gunakan minyak esensial yang sudah dilarutkan, jelasnya.

Untuk pencegahan dari dalam tubuh, Alexander menyarankan untuk banyak mengonsumsi sayuran dan buah berserat tinggi serta makanan yang dapat merangsang sirkulasi darah seperti, bawang, jahe dan cabai.

Pengobatan Varises

Kondisi varises yang masih tergolong ringan masih dapat ditangani sendiri di rumah. Tujuannya adalah meredakan gejala, mencegah varises bertambah parah, dan menghindari terjadinya komplikasi berupa luka atau pendarahan.

Seperti diambil dari situs alodokter.com, salah satu contoh penanganan yang bisa kita lakukan adalah dengan memakai stoking antivarises atau disebut juga bebat kompresi. Jika rasa tidak nyaman atau nyeri akibat varises masih terasa meskipun Anda sudah melakukan penanganan di rumah, atau bahkan menimbulkan komplikasi, maka sebaiknya Anda menemui dokter.

[Baca Juga : Pentingnya Rutin Cek Kesehatan untuk Pencegahan Penyakit]

Metode pengobatan yang mungkin disarankan oleh dokter adalah operasi pengangkatan pembuluh vena yang mengalami varises dan operasi penutupan pembuluh vena dengan menggunakan bahan khusus berbentuk busa (skleroterapi) atau dengan menggunakan panas (endothermal ablation) dan radiofrekuensi.

Varises tidak boleh dianggap enteng dan harus ditangani dengan benar. Jika varises sudah terjadi selama bertahun-tahun, maka terganggunya aliran darah di dalam pembuluh vena berpotensi menimbulkan komplikasi. Periksakan ke dokter jika nyeri atau perih di kaki akibat penyakit varises sampai mengganggu aktivitas Anda sehari-hari, terutama mengganggu tidur. Seperti layanan yang ada di RS Mitra Kemayoran Kalideres.


Read More

Artikel Lainnya

UTBK di ITB Capai 23.705 Orang 3.jpg

Pendidikan

Sebanyak 23.705 Orang Ikuti UTBK di Institut Teknologi Bandung

15 April 2021, 09:00

Pelaksanaan UTBK di ITB terdapat di beberapa lokasi, yakni di Kampus ITB dan di sejumlah sekolah menengah

pusdai3.jpg

Berita Kawasan

Kasus Terkonfirmasi COVID-19 Menurun, Masjid Pusdai Bandung Gelar Salat Tarawih Berjamaah

15 April 2021, 08:30

Kota Bandung menunjukan grafik menurun, sehingga beberapa Masjid besar di Kota Bandung sudah diizinkan untuk melakukan salat tarawih berjamaah.

Vaksinasi UPi 3.jpg

Kesehatan

Universitas Pendidikan Indonesia Lakukan Vaksinasi untuk Ribuan Dosen dan Tenaga Kependidikan

15 April 2021, 08:00

Sebanyak 2.000 Dosen dan Tenaga Kependidikan melakukan vaksinasi di Gymnasium UPI pada 5-7 April kemarin. Vaksinasi kali ini mayoritas diperuntukan bagi dosen dan tenaga pendidikan UPI yang berusia di bawah 60 tahun.

Dekan Psikologi Undip

Pendidikan

Prof. Dian Ratna Sawitri, Sosok di Balik Prodi Terfavorit UNDIP

14 April 2021, 06:30

Prodi paling Favorit yang banyak diminati calon mahasiswa pada SBMPTN tahun 2021 di Universitas Diponegoro adalah Prodi Psikologi. Prodi ini memiliki peminat mencapai 3.538 orang.


Comments


Please Login to leave a comment.