Vietnam Semakin Longgarkan Social Distancing, Kenapa Ya

Kesehatan

Vietnam Semakin Longgarkan Social Distancing, Kenapa Ya?

Di antara semua negara-negara tetangga Indonesia yang dibayang pandemi COVID-19, ada satu negara yang terbilang sukses menangani penyakit akibat virus Corona tersebut. Negara yang dimaksud adalah Vietnam. Menariknya, dibandingkan negara-negara lain di dekat Nusantara, Vietnam tampaknya sudah mulai melonggarkan kebijakan social distancing yang sudah diterapkannya selama beberapa bulan terakhir. Lantas pertanyaannya, bagaimana cara Vietnam bisa sampai ke tahap ini?

Sejak pandemi COVID-19 masuk ke Vietnam dan hingga akhir pekan lalu, tercatat hanya ada 271 kasus pasien positif yang terinfeksi SARS-CoV-2. Angka ini terdengar rendah bila dibandingkan negara lain khususnya, Indonesia. Apalagi dilaporkan bahwa walau sudah mencapai angka ratusan orang yang terkena COVID-19, sampai saat ini masih belum ada yang meninggal akibat Virus Corona tersebut di Vietnam.

Vietnam Semakin Longgarkan Social Distancing, Kenapa Ya

Melonggarnya social distancing ini juga bisa dilihat dari kegiatan belajar-mengajar di Vitenam. Pasalnya pada awal pekan ini jutaan siswa-siswi sudah mulai kembali ke sekolahnya masing-masing. Walau terdapat berbagai langkah preventif tapi kegiatan di kelas pun mulai kembali normal, contohnya adalah salah satu sekolah di kawasan Hanoi.

Sebagaimana dilansir dari france24.com (4/5/2020), di sekolah tersebut setiap pelajarnya yang mengenakan masker berbaris terlebih dulu untuk diukur suhunya sebelum masuk ke kelas yang sudah mereka tinggalkan lebih dari tiga bulan.

[Baca Juga: Langkah Vietnam Menangani COVID-19 Dipuji Dunia, Indonesia?]

Kembali normalnya kegiatan belajar-mengajar di sekolah ini memperlihatkan bagaimana kondisi social distancing yang sudah tidak terlalu ketat lagi di Vietnam. Keberhasilan menekan dan memutus mata rantai COVID-19 di negara tersebut tak terlepas dari usaha pemerintahnya dalam melakukan lockdown sepenuhnya serta menerapkan sistem contact tracing atau penelusuran kontak orang-orang yang terindikasi COVID-19.

Sebagaimana dilansir dari ITV (4/5/2020) metode ini pertama diterapkan melalui pembentukan tim pelacak khusus berbasis komunitas di Vietnam dan dilanjutkan dengan merilis apps khusus untuk ponsel pintar. Di mana metode ditujukan untuk menelusuri tak hanya kontak primer (antara pasien positif dengan orang lain) tetapi juga kontak hingga tingkat sekunder, tiga dan empat. Dengan langkah ini, maka otoritas bisa memastikan karantina secara sepenuhnya terhadap pasien serta suspect COVID-19 sehingga mampu menekan penyebaran virus SARS-CoV-2.

Kombinasi sistem lockdown, contact tracing, dan social distancing pun terbukti sukses di Vietnam dalam memutus mata rantai COVID-19. Dengan pemerintahnya yang mengklaim bahwa negara mereka sudah lebih dari 17 hari tidak menemukan terjadinya penularan infeksi virus SARS-CoV-2 secara domestik.


Read More

Artikel Lainnya

Karedok Jadi Metode Penguatan Literasi untuk Anak Sekolah di Jakarta Utar a.jpg

Pendidikan

Karedok Jadi Metode Penguatan Literasi untuk Anak Sekolah di Jakarta Utara

09 December 2022, 15:51

Pemkot Jakarta Utara memiliki program bernama Karedok yang pada dasarnya menggabungkan kegiatan edukatif seru untuk menguatkan literasi bagi anak-anak sekolah di wilayahnya.

Suasana Kemeriahan Natal 2022 Terlihat di Kota Sol o.jpg

Berita Kawasan

Suasana Kemeriahan Natal 2022 Terlihat di Kota Solo

09 December 2022, 13:49

Sejak awal Desember 2022, suasana perayaan Natal sudah bisa dilihat di Kota Solo dengan lampu-lampu yang menghiasi jalan bahkan dibentuk ala pohon Natal.

Mulai Dijual Hari Ini, Infinix Note 12 2023 Dibanderol dari Rp2,6 Jutaa n.jpg

Bisnis

Mulai Dijual Hari Ini, Infinix Note 12 2023 Dibanderol dari Rp2,6 Jutaan

09 December 2022, 11:46

Infinix Indonesia pada pekan ini secara resmi meluncurkan Note 12 2023 dan sudah bisa dibeli dalam momen first sale pada hari ini 9 Desember 2022.

Cianjur Berduka, Tim Fakultas Keperawatan Unpad Berikan Layanan untuk Korban Gem pa.jpg

Kesehatan

Cianjur Berduka, Tim Fakultas Keperawatan Unpad Berikan Layanan untuk Korban Gempa

08 December 2022, 15:41

Selama tiga hari, relawan dari Fakultas Keperawatan Unpad berada di lokasi posko korban gempa Cianjur untuk memberikan layanan kesehatan fisik dan mental bagi para korban.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Erni 2 years, 7 months lalu
    erni

    Bosan di rumah terus karena wabah ini ❓ ❔ buruan join di ⁣poker165.co ,permainan poker paling seru. Dan jangan lewatkan bonus atau event dengan hadiah mencapai Milyaran. Menjadi ⁣Milyarder bukan mimpi lagi untuk pemain poker165.co 😎