Virus Corona Diduga Dapat Merusak Kesuburan Pria, Benarkah

Kesehatan

Virus Corona Diduga Dapat Merusak Kesuburan Pria, Benarkah?

Sesuai dengan laporan yang dibuat dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), terdapat 5,518,661 kasus COVID-19 di seluruh dunia dengan 346,979 kasus kematian, tapi terdapat pula 2,311,255 orang yang berhasil sembuh melawan Virus Corona. Hingga saat ini, dunia sedang berusaha mencari vaksin dan obat untuk mengatasi COVID-19.

Ilmuwan dan tenaga kesehatan di seluruh belahan dunia kini sibuk mempelajari virus asal Wuhan agar lebih memahami dan mengetahui bagaimana cara terbaik untuk menangani pandemi ini. mengenal virus dengan lebih baik juga dapat membantu para ilmuwan mencari dan mendapatkan vaksin terbaik.

Virus Corona Diduga Dapat Merusak Kesuburan Pria, Benarkah

Dari penelitian-penelitian yang dilakukan, banyak ditemukan gejala dan risiko terkait COVID-19. Salah satu hasil penelitian yang terbaru dan baru saja ditemukan adalah besar kemungkinan Virus Corona dapat mempengaruhi kesuburan pria. Melansir dari boldsky.com (26/5/2020) berikut beberapa hal yang ditemukan dalam penelitian terkait Virus Corona dan kesuburan pria.

COVID-19 dapat membuat panas tinggi yang mengakibatkan testis pria terlalu panas sehingga kualitas sperma memburuk. Maka dari itu diasumsikan, jika seorang pria terjangkit COVID-19 maka akan mempengaruhi kesuburannya.

[Baca Juga: Bercinta Sebabkan Penularan COVID-19, Benarkah?]

Berdasarkan penelitian pada pria yang positif COVID-19 di China, penderita akan mengalami perubahan hormon reproduksi namun bukan testosteron. Selain itu, karena SARS merupakan salah satu penyakit yang mirip dengan COVID-19, maka sangat mungkin jika Virus Corona akan mengakibatkan orkitis dan kerusakan pada testis. Orkitis merupakan peradangan pada satu atau kedua testis yang disebabkan infeksi, bakteri, atau virus.

Pendapat ini muncul juga karena testis diketahui menghasilkan protein yang membuat Virus Corona bisa masuk ke dalam sel (disebut ACE2). Jadi, sel-sel di testis dapat terinfeksi oleh virus dan ini mungkin mempengaruhi produksi sperma.

Mengutip dari covid-19facts.com, akan tetapi, dua penelitian beberapa pria pria di Cina yang positif COVID-19 tidak menemukan bukti adanya Virus Corona dalam air mani mereka setelah sembuh. Studi ini juga menunjukan, bahwa sel testis dengan protein ACE2 kekurangan protein kedua yang dibutuhkan virus untuk masuk ke dalam sel.


Read More

Artikel Lainnya

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.

Kota Tangerang Sukses Turunkan Jumlah Kasus Stunting di Tahun 2022.jpg

Kesehatan

Kota Tangerang Sukses Turunkan Jumlah Kasus Stunting di Tahun 2022

26 January 2023, 11:25

Pemkot Tangerang baru-baru ini mengungkap data yang menunjukan bahwa pihaknya telah berhasil secara perlahan menurunkan jumlah kasus stunting di wilayahnya.

Konser Dewa 19 di JIS Siap Digelar 4 Februari 2023, Tiket Mulai Dijual Pekan Ini.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Dewa 19 di JIS Siap Digelar 4 Februari 2023, Tiket Mulai Dijual Pekan Ini

25 January 2023, 14:57

Setelah sempat ditunda tahun lalu, pihak Red Line Kreasindo memastikan konser Dewa 19 yang mempertemukan empat vokalis dan empat drummer dipastikan akan digelar di JIS pada awal Februari 2023 nanti.


Comments


Please Login to leave a comment.