Wacana Pembukaan Kembali Bioskop di Kota Medan Mulai Dibahas.jpg

Berita Kawasan

Wacana Pembukaan Kembali Bioskop di Kota Medan Mulai Dibahas

Sudah berbulan-bulan warga Kota Melayu Deli tak bisa menonton di bioskop akibat pandemi COVID-19. Namun secercah harapan muncul beberapa waktu terakhir usai sejumlah bioskop di berbagai wilayah Tanah Air mulai beroperasi dengan protokol kesehatan yang ketat. Pasalnya, menyusul pembukaan tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Medan pun mulai mempertimbangkan untuk kembali memberikan izin pelaku usaha bioskop di Kota Melayu Deli untuk kembali beroperasi.

Wacana pembukaan bioskop ini dibahas Pemko Medan pada 19 November 2020. Di mana dalam rapat ini turut hadir Asisten Administrasi Umum Kota Medan Renward Parapat, Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan Agus Suriyono, Kepala Badan Peanggulangan Bencana Daerah Kota Medan Arjuna Sembiring, Kepala Bidang Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Medan dr. Madohar Tambunan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan pelaku usaha bioskop.

Wacana Pembukaan Kembali Bioskop di Kota Medan Mulai Dibaha s.jpg

Sebagaimana dilansir dari pemkomedan.go.id (19/11/2020), Renward menjelaskan, terkait pembukaan kembali bioskop di Kota Melayu Deli sebenarnya masih terdapat pro dan kontra dari masyarakat. Ada yang menyambutnya karena sudah rindu untuk menonton di bioskop tapi ada juga yang memandang bioskop justru dapat memicu munculnya klaster COVIID-19 baru di Kota Medan.

Walau adanya pro kontra tersebut, Asisten Administrasi Umum Kota Medan itu tak memungkiri bahwa dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Medan perihal Adaptasi Kebiasaan Baru di pandemi COVID-19 memang terdapat pemberian izin kembali operasional bioskop asal dengan protokol kesehatan ketat. Namun yang membuat Pemko Medan masih cenderung ragu untuk langsung memberi izin adalah terkait komitmen dari pengelola bioskopnya, karena bisa saja dari sisi pengelola dan penonton ada yang tak disiplin terhadap protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

[Baca Juga: Setelah Bioskop Dibuka Kembali, Bagaimana Minat Penonton?]

Pihak Pemko Medan sendiri sudah mengatur prosedur protokol kesehatan yang harus dijalani pelaku usaha bioskop selama masa pandemi COVID-19. Dari mulai wajib menggunakan masker, mencuci tangan, physical distancing, pengecekan suhu tubuh, pembatasan jumlah penonton hanya 25 persen saja, melarang penonton yang usianya di bawah 12 tahun dan di atas 60 tahun, serta melarang adanya makan dan minum di dalam bioskop. Pada rapat tersebut, pelaku usaha bioskop di Kota Medan pun menyanggupinya dan berkomitmen untuk menjalaninya.

Namun nada yang berbeda sebenarnya sempat disampaikan Gubenur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. Karena ia tampaknya masih belum memberikan lampu hijau terkait izin bioskop yang dioperasikan kembali dalam waktu dekat. Sebagaimana dilansir dari medanbisnisdaily.com (16/11/2020), Edy menegaskan, pembahasan proses belajar tatap muka dan pembukaan kembali bioskop di Sumatera Utara baru akan dibahas nanti pada awal Januari 2021.

Read More

Artikel Lainnya

JILF 2020 Menuju Lanskap Sastra yang Mudah Diakses, Beragam, dan Setara

Pendidikan

JILF 2021 Menuju Lanskap Sastra yang Mudah Diakses, Beragam, dan Setara

05 December 2020, 15:02

Berangkat dari keinginan untuk mendengarkan narasi dari suara-suara yang lama diredam, Road to JILF 2021 mengusung tema “Heroes: (Re)making History”.

Shell Eco-marathon Memacu Generasi Muda Siap Mencapai Mobilitas Berkelanjutan

Bisnis

Shell Eco-marathon Memacu Generasi Muda Siap Mencapai Mobilitas Berkelanjutan

05 December 2020, 09:05

Dalam perjalanan 10 tahun partisipasi Indonesia di SEM, ada peningkatan jumlah mahasiswa yang terlibat yaitu sebanyak lebih dari 200 persen.

Sebelum Vaksinasi Nasional Dilakukan, Wali Kota Bogor Tekankan Tiga Hal Ini

Kesehatan

Sebelum Vaksinasi Nasional Dilakukan, Wali Kota Bogor Tekankan Tiga Hal Ini

04 December 2020, 15:33

Bima Arya membagi tiga kategori warga yang enggan diberi vaksin, yakni ada warga yang tidak ingin diberi vaksin karena tidak percaya bahwa COVID-19 itu ada dan nyata, ada juga karena alasan keagamaan dan ada juga karena takut.

Lantik Pengurus PCI 2020-2024, Koni Kabupaten Bogor Optimistis Majukan Cricket

Berita Kawasan

Lantik Pengurus PCI 2020-2024, Koni Kabupaten Bogor Optimistis Majukan Cricket

04 December 2020, 14:37

Ketua Koni Kabupaten Bogor Junadi Syamsudin mengatakan, di kukuhkannya kepengurusan PCI periode 2020-2024. Dapat menjalankan berbagai program kegiatan dengan inovatif sehingga Cabor Cricket bisa lebih maju.


Comments


Please Login to leave a comment.