Pemkot Semarang Tutup 8 Ruas Jalan di Malam Hari Selama Pandemi

Berita Kawasan

Walau PKM Diperpajang, Pemkot Semarang Sudah Buka Beberapa Tempat Publik

Pemerintah Kota Semarang kembali memperpanjang Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) selama dua pekan ke depan, mulai 8 sampai 21 Juni 2020. Meski demikian, beberapa tempat publik mulai dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, tempat ibadah dan olahraga sudah dapat beroperasi kembali saat pemberlakuan PKM jilid 3 ini. Pria dengan sapaan akrab Hendi itu juga mengungkapkan bahwa warganya sudah mulai dapat mengadakan acara pernikahan dengan maksimal 30 orang yang hadir.

Penerapan New Normal di Semarang Berpotensi Ditunda

“Seperti kegiatan di tempat ibadah. Kalau kemarin kita mengacu pada fatwa lembaga keagamaan, sekarang kita izinkan tapi harus mengacu SOP kesehatan dan pembatasan Jemaah, kata Hendi, mengutip semarang.kompas.com (8/6/2020).

[Baca Juga: Fenomena PHK Belasan PRT Semarang Kala Pandemi COVID-19]

Hendi menyebut tempat-tempat biliar sudah boleh dibuka karena dikategorikan sebagai tempat olahraga. “Tempat biliar nanti kita definisikan sebagai tempat olahraga. Nanti GOR Tri Lomba Juang akan jadi role model. Sehingga, pengelola tempat olahraga swasta yang ingin buka bisa mencontoh. Selain itu dari Dinas Pemuda dan Olahraga bisa memberikan rekomendasi,” lanjutnya.

“Seperti pernikahan dan pemakaman tetap diperbolehkan. Kalau kemarin dibatasi 10 orang, sekarang maksimal 30 orang. Tapi tetap menekankan unsur SOP kesehatan,” tuturnya terkait kegiatan pernikahan.

Sementara itu, Hendi tetap belum mengizinkan tempat pariwisata beroperasi selama perpanjangan PKM jilid tiga ini. Ia hanya meminta sektor bisnis restoran dan hotel untuk menciptakan kreasi dan inovasi. “Pariwisata masih pada sebuah titik kesimpulan sementara 14 hari ini tidak ada perkembangan peluang tersebut. Tapi kita minta khususnya yang hotel dan resto membuat langkah kreasi dan inovasi supaya pariwisata tidak berhenti sama sekali,” jelas Hendi.

[Baca Juga: Univeritas Negeri Semarang Beri Keringanan Pembayaran UKT]

Pemkot Semarang telah menerapkan PKM jilid 1 pada 27 April sampai 24 Mei 2020. Lalu, Hendi dan pihaknya memutuskan memperpanjangnya menjadi PKM jilid 2 yang berlangsung 25 Mei hingga 7Juni 2020.

Akibat masih tingginya kasus positif COVID-19 di Kota Lumpia itu, PKM akhirnya mencapai jilid ketiga.

Hingga 8 Juni 2020, masih terdapat 206 kasus positif COVID-19 di Kota Semarang. Sebanyak 203 orang di antaranya sedang menjalani perawatan dan 3 orang lainnya menjalani perbaikan klinis.

Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sedang menunggu hasil swab sebanyak 194 orang, sementara Orang Dalam Pemanatauan (ODP) yang masih dipantau berjumlah 261 orang.


Read More

Artikel Lainnya

Walau Banyak Bisnis Penyewaan Buku Punah, Pitimoss Fun Library Mampu Tetap Eksis.jpg

Pendidikan

Walau Banyak Bisnis Penyewaan Buku Punah, Pitimoss Fun Library Mampu Tetap Eksis

31 January 2023, 12:38

Di tengah hantaman digitalisasi yang membuat akses membaca buku novel serta komik mudah, Pitimoss Fun Library tetap mampu bertahan hingga hampir 20 tahun terakhir.

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromat erapi.jpg

Bisnis

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromaterapi

30 January 2023, 15:01

Bank sampah ternyata tak hanya bisa mendapatkan cuan dari pemilahan sampah semata, karena bank sampah satu ini menunjukan bahwa mereka juga mampu membuat produk yang bernilai ekonomi.

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi.jpg

Berita Kawasan

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi

30 January 2023, 12:58

Pada akhir pekan kemarin, Presiden Jokowi terlihat hadir bersama Pj Gubernur DKI Jakarta dalam momen perayaan Imlek Nasional yang digelar di Taman Banteng

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.


Comments


Please Login to leave a comment.