Walau Sudah Tak Ketat, Pemkot Bandung Akui Sektor Wisata dan Hiburan Masih Lesu.jpg

Bisnis

Walau Sudah Tak Ketat, Pemkot Bandung Akui Sektor Wisata dan Hiburan Masih Lesu

Saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah memberikan relaksasi terkait kebijakannya di masa pandemi COVID-19, khususnya di bidang pariwisata serta hiburan. Bahkan sudah ada ratusan tempat hiburan di Kota Kembang yang kembali diizinkan beroperasi lagi. Tapi sayangnya sektor ini tampaknya masih lesu. Pasalnya, berdasarkan penjelasan Pemkot Bandung, hal ini terlihat dari data terkait okupansi hotel serta tempat hiburan yang dinilai masih minim.

Menurut Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, saat ini sudah ada sekitar 122 tempat hiburan dari total 232 yang sudah dibuka kembali untuk masyarakat umum. Dengan tempat hiburan yang belum dibuka adalah tempat hiburan anak dan panti pijat tapi berdasarkan rekomendasi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, salon sudah boleh beroperasi.

Walau Sudah Tak Ketat, Pemkot Bandung Akui Sektor Wisata dan Hiburan Masih Lesu .jpg

Namun walau sudah lebih dari 50 persen tempat hiburan di Kota Kembang yang sudah kembali beroperasi namun hal ini tak berarti sektor wisata dan hiburannya sudah pulih sepenuhnya. Karena kehadiran wisatawan dari luar Kota Kembang dipandang masih sedikit dan ini dinilai dari angka kunjungan ke tempat hiburan serta jumlah wisatawan yang menginap di hotel-hotel.

“Okupansi hotel hanya 20-40 persen. Tenpat hiburan tidak lebih dari 10 persen. Sangat kecil,” ungkap Kepala Seksi Destinasi Pariwisata Disbudpar Kota Bandung Faisal Tachir dalam kegiatan Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, sebagaimana dikutip dari humas.bandung.go.id (13/10/2020).

[Baca Juga: Tempat Hiburan & Bioskop di Bandung Bisa Beroperasi dengan Protokol Kesehatan Ketat]

Ia mencontohkan adalah kamar-kamar yang ada di hotel dengan aturan kapasitas hanya boleh 50 persen dari jumlah kamar yang boleh digunakan. Jadi misalnya hotelnya memiliki 14 kamar, hanya tujuh kamar yang boleh diisi dan sejauh ini tak lebih dari setengahnya saja yang terisi. Hal yang sama juga terjadi di tempat-tempat hiburan Kota Bandung.

“Berdasarkan laporan untuk tempat hiburan pengguna pariwisata Kota Bandung masih sepi. Kalau misalnya contoh di karaoke ada 14 ruangan, hanya digunakan tujuh ruangan. Itu sesuai dengan aturan 50 persen. Dari tujuh ruangan, itu paling tiga ruangan yang digunakan,” jelas Faisal.

[Baca Juga: Pemkot Tangsel Tegaskan Larangan Operasional Tempat Hiburan]

Menurut pandangannya terdapat dua hal yang memicu masih lesunya sektor pariwisata dan hiburan di Kota Bandung. Pertama adalah pengaruh Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di Jakarta sehingga ini berdampak terhadap kunjungan wisatawan dari Ibu Kota. Kemudian dari sisi warga setempat, dampak ekonomi akibat pandemi COVID-19 masih sangat terasa sehingga mengunjungi tempat hiburan bagi warga Kota Bandung dipandang hanya untuk orang-orang yang berpenghasilan lebih.

Namun dari sisi Pemkot Bandung sendiri masih menerapkan pola pikir positif terhadap kondisi ini. Mengingat hingga akhir tahun ini, kondisi memang masih dalam tahap mitigasi sehingga harapannya tahun depan akan membaik. “Sektor pariwisata terus berkembang pada tahun 2021. Itu recovery, pemulihan,” pungkasnya.

Read More

Artikel Lainnya

3 Film Indonesia Meraih Penghargaan Asian Academy Creative Awards 2020

Hobi dan Hiburan

3 Film Indonesia Meraih Penghargaan Asian Academy Creative Awards 2020

29 October 2020, 15:05

Dari ketiga film tersebut, Viu mendapatkan 14 gelar Juara Nasional dari 40 kategori, sehingga berhak mengikuti babak internasional pada bulan Desember .

UMN Kembangkan Prototipe Aplikasi Koreksi Penulisan U-Tapis

Pendidikan

UMN Kembangkan Prototipe Aplikasi Koreksi Penulisan U-Tapis

29 October 2020, 10:55

Universitas Multimedia Nusantara mengembangkan prototipe aplikasi koreksi penulisan dalam bahasa Indonesia bernama U-Tapis.

Acara Luring Pertama Selama Pandemi, Galeri Nasional gelar Pameran Imersif Affandi

Hobi dan Hiburan

Acara Luring Pertama Selama Pandemi, Galeri Nasional gelar Pameran Imersif Affandi

28 October 2020, 16:31

Melalui pameran itu, tidak hanya ketokohannya karya-karya Affandi yang luar biasa juga dapat menjadi inspirasi bagi banyak seniman.

Peringati Sumpah Pemuda, Dispora Gerakan Pemuda Bandung Bersihkan Masjid Pesantren

Berita Kawasan

Peringati Sumpah Pemuda, Dispora Bandung Ajak Bersihkan Masjid & Pesantren

28 October 2020, 14:04

Di tahun ini peringatan Sumpah Pemuda lebih diarahkan untuk menguatkan solidaritas di tengah masyarakat menghadapi pandemi COVID-19.


Comments


Please Login to leave a comment.