Walau Tak Mengganggu, Haruskan Gigi Geraham Bungsu Dicabut

Kesehatan

Walau Tak Mengganggu, Haruskan Gigi Geraham Bungsu Dicabut?

Gigi geraham bungsu merupakan gigi geraham bagian belakang yang baru akan tumbuh pada usia di atas 20 tahun. Berdasarkan penelitian, 90 persen orang akan memiliki gigi geraham bungsu yang tumbuh miring. Sedangkan 10 persen sisanya, bisa jadi tumbuh tanpa masalah atau pun bahkan tidak tumbuh sama sekali.

Sayangnya, saat tumbuh, gigi geraham bungsu kerap kali menimbulkan berbagai masalah kesehatan gigi. Masalah yang biasa dialami adalah rasa nyeri luar biasa. Hal tersebut diakibatkan karena rahang tak mampu lagi menampung gigi baru, sehingga gigi merobek gusi dan memaksakan posisinya.

Walau Tak Mengganggu, Haruskan Gigi Geraham Bungsu Dicabut

Tumbuhnya gigi geraham bungsu ini juga akan menimbulkan beragam masalah, seperti dilansir dari berbagai sumber (10/2/2020) berikut beberapa masalah yang akan disebabkan pertumbuhan gigi geraham bungsu.

1) Impaksi Geraham Bungsu

Hal ini terjadi ketika gigi tidak tumbuh dengan sempurna dikarenakan terhalang gigi lain. hal ini juga disebabkan karena ukuran rahang dan gigi tak sesuai sehingga menyebabkan gusi membengkak dan disertai rasa sakit. Jika hal ini terjadi, menyebabkan kuman lebih mudah masuk ke dalam mulut sehingga lebih mudah terjadi infeksi.

2) Geraham Bungsu Patah

Bukan tak mungkin jika gigi geraham bungsu patah. Hal ini terjadi karena gigi telah mengalami kerusakan, seperti keropos. Jika hal ini terjadi, simpan patahan gigi Anda dan rendam dalam susu. Pasalnya, patahan gigi masih bisa ditempel kembali jika tak mengalami kerusakan yang parah.

[Baca Juga: Ingin Gigi Terlihat Cantik? Ikuti Tips Berikut Ini]

3) Bernanah

Jika Anda terlalu banyak mengonsumsi makanan manis atau kurang cakap dalam merawat gigi, sangat berisiko mengalami hal ini. Segera berkunjung ke dokter sebelum menyebar ke area lain.

Akan tetapi bagaimana jika tumbuhnya gigi geraham bungsu sama sekali tak menimbulkan rasa nyeri? Masih perlukah dicabut? Berdasarkan penuturan drg. Ivanna dari Dental Legends Indonesia saat ditemui PingPoint di Asian Beauty Carnival, Grand Indonesia (31/1/2020) menyebutkan, gigi geraham walau tak menimbulkan rasa nyeri atau sakit harus tetap dicabut.

“Kalau enggak dicabut, bisa jadi menimbulkan perubahan bentuk rahang. Karena gigi yang tumbuh akan mendorong posisi gigi lainnya,” sebut drg. Ivanna.

[Baca Juga: Cegah Karang Gigi Anda dengan Langkah Mudah Ini]

Tak ada yang bisa memastikan gigi geraham bungsu akan memakan waktu berapa lama untuk tumbuh atau sampai kapan rasa sakitnya akan terasa. Biasanya, jika sudah mengganggu atau timbul nyeri, dokter gigi akan menyarankan untuk mencabut gigi Anda lewat proses operasi. Hal ini bukan hanya berguna untuk menghentikan rasa nyeri, tapi juga menghindari perubahan bentuk tatanan gigi.


Read More

Artikel Lainnya

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!.jpg

Berita Kawasan

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!

04 October 2022, 17:54

Pekan ini warga Kota Gudeg akan dihibur dengan acara Wayang Jogja Night Carnival 2022 sebagai acara puncak HUT Kota Yogyakarta ke-266.

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kanto r.jpg

Properti dan Solusi

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kantor

04 October 2022, 15:58

Perusahaan startup product-as-a-service Bioma baru-baru ini disebut meraih suntikan pendanaan pre-seed yang dipimpon oleh East Ventures serta Init-6.

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.


Comments


Please Login to leave a comment.