pingpoint

BEKASI-KAWASAN-WALI KOTA SALURKAN DONASI UNTUK KORBAN TSUNAMI PALU-KIKI-1100 px X 600 px-02.jpg

Berita Kawasan

Wali Kota Bekasi Salurkan Donasi untuk Korban Tsunami Palu

Pada September 2018, Indonesia dikejutkan dengan bencana alam di Sulawesi. Bagian terparah bencana alam gempa dan tsunami tersebut terjadi di Palu dan Donggala. Kejadian ini tentu membuat masyarakat Indonesia terpukul. Banyak orang yang kehilangan tempat tinggal, bahkan anggota keluarga karena bencana ini. Masyarakat pun kemudianpun berbondong-bondong menggalang bantuan untuk membangkitkan semangat para korban.

Setelah dua bulan berlalu, Wali Kota Bekasi Dr. Rahmat Effendi, camat se-Kota Bekasi, Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pertanahanan Kota Bekasi Dadang Ginanjar hadir di Kota Palu untuk menyerahkan langsung hasil donasi warga Kota Bekasi untuk para korban bencana.

[Baca Juga: 2 Kelurahan Depok Peduli Bencana Tsunami Selat Sunda]

Rahmat Effendi hadir bersama camat untuk melihat kondisi Kota Palu pasca bencana. Rupanya walau dua bulan sudah berlalu, masih banyak fasilitas umum yang rusak, seperti jalanan yang terbelah, jembatan Palu dan Donggala terputus, serta masih banyak yang lain.

Dengan donasi warga sejumlahnya Rp1.279.399.000. Rombongan dari Kota Bekasi ini memberikan bantuan yang diterima Wali Kota Palu Hidayat di Kantor Wali Kota Palu (7/1/2019) seperti yang dilansir dari bekasi.go.id.

Kondisi pascabencana di Sulawesi Selatan

Bantuan tersebut merupakan kumpulan dari donasi warga sejak 2018 lalu. Caranya, tiap kecamatan mengadakan aksi sosial dengan mengadakan pagelaran wayang. Menurut Wali Kota Bekasi, donasi dari warganya ini akan difokuskan untuk pembangunan kembali fasilitas pendidikan. Diantaranya seperti perbaikan sekolah yang rusak akibat bencana atau bisa juga digunakan untuk membenahi fasilitas dan pelayanan di Puskesmas yang ada di Kota Palu.

[Baca Juga: Kota Bekasi Punya Program Layanan Masyarakat Berbasis Aplikasi. Sudah Tahu?]

Wali Kota Bekasi berharap bantuan dari warga yang dititipkan kepadanya bisa bermanfaat dan digunakan dengan baik. Khususnya untuk membenahi pelayanan pendidikan dan kesehatan agar kembali normal. Hal ini dilakukan supaya warga Kota Palu bisa cepat pulih dan menjalanai aktivitas sehari-hari dengan normal.

Menurut data dari Sekretariat Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) per 16 Oktober 2018 seperti dilansir dari kemdikbud.go.id (10/1/2019), terdapat 1.185 sekolah, serta sebanyak 177.166 peserta didik mulai dari pendidikan usia dini sampai menengah dan 12.410 guru di Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong yang terdampak langsung bencana. Setidaknya sudah ada 21 tenda telah didirikan sebagai ruang kelas sementara dan sebanyak 910 ruang kelas darurat segera tersedia.


Artikel Lainnya

Bintaro-Kesehatan-4 Manfaat Punya Hewan Peliharaan di Rumah-Yakub 1.jpg

Kesehatan

4 Manfaat Punya Hewan Peliharaan di Rumah

Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan interaksi dengan sesama. Tak hanya itu, manusia sesungguhnya butuh ‘teman’ yang rutin menemani ketika aktivitas lowong.

5 Makanan Penunjang ASI yang Pas untuk Bayi

Kesehatan

5 Makanan Penunjang ASI yang Pas untuk Bayi

Memasuki usia 6 bulan, bayi Anda perlu diberikan makanan penunjang ASI agar bisa belajar menyantap makanan padat.

Kelapa Gading-Kecantikan-Bahan Makanan Ini Bantu Kulit Terlihat Muda-Rachli 1.jpg

Kecantikan dan Fashion

Bahan Makanan Ini Bantu Kulit Terlihat Muda

Penuaan merupakan proses alami. Meskipun begitu, mengonsumsi bahan makanan sehat seperti minyak zaitun bisa membantu kulit terlihat muda.

5 Manfaat Buah Naga untuk Ibu Hamil

Kesehatan

5 Manfaat Buah Naga untuk Ibu Hamil

Buah naga terkenal dengan kelezatan buahnya dan bisa diolah untuk berbagai jenis makanan dan minuman yang menyehatkan. Selain itu, buah naga juga memiliki manfaat untuk ibu hamil.


Please log in to leave a comment.