Wali Kota Bima Arya Jadi Juri Kompetisi Bogorku Bersih 2019

Berita Kawasan

Wali Kota Bima Arya Jadi Juri Kompetisi Bogorku Bersih 2019

Sejak awal Oktober 2019, juri untuk kompetisi Bogorku Bersih 2019 sudah mulai dikumpulkan untuk membahas mengenai penilaian. Di mana lomba yang sudah masuk kali ketiganya digelar ini ditujukan untuk merealisasikan visi Wali Kota Bogor Bima Arya untuk membuat lingkungan Kota Hujan yang bersih sekaligus indah. Sehingga tidak heran bila ia memutuskan untuk menjadi salah satu juri dalam lomba ini untuk melihat langsung bagaimana hasil dari usaha para warga Kota Bogor.

Wali Kota Bima Arya Jadi Juri Kompetisi Bogorku Bersih 2019

Pada lomba Bogorku Bersih 2019 terdapat 11 kategori yang dinilai oleh para juri dengan pesertanya mencapai angka 956 partisipan. Ada Perumahan Tepi Sungai, Perumahan Swadaya, Perumahan Teratur, Kampung Tematik, Sekolah, Antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Antar Kelurahan, Antar Pusat Perbelanjaan, Antar Restoran, Antar Hotel, dan Antar Pasar.

Bima Arya sendiri melakukan penilaian untuk kategori Perumahan Tepi Sungai dengan tim yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat serta tokoh Kota Bogor. Dengan penilaian tersebut digelar pada 28 Oktober di area Babakan Pasar di Bogor Tengah dan Kelurahan Sukasari di Bogor Timur. Ia memandang kedua peserta Bogorku Bersih 2019 ini sudah mencoba memberikan inovasinya untuk lingkungan.

[Baca Juga: Wali Kota Bogor Sambangi Warga Berprestasi di Hari Keluarga Nasional]

“Tadi menilai di dua titik kelurahan. Dua-duanya ini kebersamaannya luar biasa, memang ada inovasi di sini dalam hal kebersihan, tetapi ada beberapa catatan juga, seperti bioporinya harus didorong lagi. Tapi paling tidak di sini ada kebersamaan, jadi lurahnya, RW/RT-nya, warganya kelihatan berkolaborasi,” ungkap Bima Arya, sebagaimana dikutip dari kotabogor.go.id (27/10/2019).

Inovasi yang dilakukan kedua pemukiman itu adalah terkait sistem pengelolaan sampah, memanfaatkan pekarangan untuk mengembangkan tanaman, obat, hingga keberadaan papan mengenai informasi nomor darurat. Namun tetap Bima Arya memberikan catatan dengan kurangnya lubang resapan biopori yang sebenarnya baik untuk mengatasi genangan air yang dapat terjadi mengingat Bogor memang kota yang memiliki intensitas hujan yang cukup sering terjadi.

[Baca Juga: Wali Kota Bogor Bima Arya Rayakan Hari Santri Bersama 3.000 Santri]

Memilih Pemukiman Tepi Sungai sebagai lokasi yang dinilai Bima Arya ternyata memang memiliki tujuan selain Lomba Bogorku 2019 yang sesuai dengan agenda Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Pasalnya, pihak Pemkot Bogor saat ini memang fokus untuk mengubah sungai menjadi pekarangan depan kota sehingga harus bersih dari keberadaan sampah serta limbah sebelum infrastrukturnya dipersiapkan.


Read More

Artikel Lainnya

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!.jpg

Berita Kawasan

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!

04 October 2022, 17:54

Pekan ini warga Kota Gudeg akan dihibur dengan acara Wayang Jogja Night Carnival 2022 sebagai acara puncak HUT Kota Yogyakarta ke-266.

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kanto r.jpg

Properti dan Solusi

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kantor

04 October 2022, 15:58

Perusahaan startup product-as-a-service Bioma baru-baru ini disebut meraih suntikan pendanaan pre-seed yang dipimpon oleh East Ventures serta Init-6.

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.


Comments


Please Login to leave a comment.