Wali Kota Bogor Bangga Warganya Mulai Sadar Tak Gunakan Plastik

Berita Kawasan

Wali Kota Bogor Bangga Warganya Mulai Sadar Tak Gunakan Plastik

Semenjak akhir 2018, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah memiliki imbauan mengenai penggunaan kantong plastik di pusat perbelanjaan serta toko ritel. Namun untuk sosialisasi ke masyarakat secara khusus, Pemkot Bogor memilih momen Iduladha 1440 Hijriah (H) dengan imbauan penghentian penggunaan kantong plastik untuk membungkus daging kurban. Pasca-Iduladha 1440 H, Wali Kota Bogor Bima Arya merasa bangga dengan respons yang positif dari warganya terkait penghentian penggunaan kantong plastik tersebut.

Wali Kota Bogor Bangga Warganya Mulai Sadar Tak Gunakan Plastik

Respons tersebut diketahui Bima Arya usai mengunjungi sejumlah wilayah di Kota Bogor untuk menyaksikan proses penyembelihan hewan kurban sekaligus pembungkusan dagingnya. Walau tidak semua tempat yang dikunjunginya meninggalkan penggunaan kantong plastik secara sepenuhnya tapi mayoritas warga dan panitia kurban sudah mulai memilih penggunaan pembungkus alternatif.

“Memang belum semua, karena kita baru mulai tahun ini (sosialisasinya). Tapi saya lihat sudah banyak yang tidak pakai plastik ya. Ada yang pakai bongsang, besek, daun, dan lain-lain. Banyak Warga yang laporan ke saya lewat sosial media kalau di tempatnya sudah tidak pakai plastik. Berarti kesadaran warganya bagus,” ujar Wali Kota Bogor tersebut, sebagaimana dikutip dari kotabogor.go,id (12/8/2019). Sekadar informasi, bongsang merupakan keranjang dari bambu yang dianyam dan biasanya digunakan untuk pembungkus tahu sumedang atau buah-buahan.

[Baca Juga: Sambut Iduladha 1440 H, Pemkot Bogor Gelar Kegiatan Ini]

Imbauan mengenai penghentian penggunaan kantong plastik untuk pembungkusan daging kurban dilakukan saat Sosialisasi Tata Cara Pemotongan Hewan Quban di Komplek Balai Kota Bogor yang dihadiri pada juru sembelih. Pada kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim tersebut, juru sembelih diarahkan untuk dukung program Bogor Tanpa Kantong Plastik.

Selain itu, penegasan mengenai imbauan ini juga disosialisasikan melalui surat 658.1/1866-DLH perihal Himbauan Qurban Tanpa Kantong Plastik yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Bogor. Dengan surat tersebut, Bima Arya memiliki harapan yang ditujukan untuk ekonomi warga dan lingkungan di Kota Bogor.

[Baca Juga: Jelang Iduladha 1440, Panitia Kurban Jakbar Diimbau Gunakan Daun]

“Soal lingkungan sudah pasti. Selain itu, kandungan zat yang terdapat pada kantong plastik hitam sangat berbahaya bagi kesehatan, yakni mengandung logam berat seperti timbal. Dan terakhir dengan menggunakan bongsang seperti ini bisa menggenjot pendapatan pengrajin bongsang yang kebanyakan diproduksi oleh pelaku ekonomi kecil. Alhamdulillah, bongsang bambu laris manis hari ini. Pedagang senang, lingkungan aman,” pungkasnya.

Read More

Artikel Lainnya

Cara Atasi Jerawat di Leher dengan 4 Bahan Alami Ini

Kesehatan

Cara Atasi Jerawat di Leher dengan 4 Bahan Alami Ini

11 December 2019, 08:00

Meski secara umum tidak berbahaya, jerawat di leher sering kali membuat penggunanya menjadi kurang percaya diri. Bagaimana cara mengatasinya?

Ingin Kurus? Jangan Coba-coba Makan Ini di Malam Hari

Kesehatan

Ingin Kurus? Jangan Coba-coba Makan Ini di Malam Hari!

10 December 2019, 18:00

Mengonsumsi makanan yang banyak mengandung kalori saat malam hari akan membuat berat badan naik. Ingin kurus? hindari jenis makanan ini jelang tidur!

Avrist Senang dengan Hasil Program Avrist Warrior Woman

Bisnis

Avrist Senang dengan Hasil Program Avrist Warrior Woman

10 December 2019, 17:00

Melihat antusiasme serta perkembangan bisnis peserta Avrist Warrior Woman, perusahaan Avrist menilai program CSR ini sukses.

Pedagang Pakaian Bekas di Pasar Senen Direlokasi

Berita Kawasan

Pedagang Pakaian Bekas di Pasar Senen Direlokasi

10 December 2019, 16:00

Dalam rangka menata trotoar di Jalan Raya Senen, Pemkot Jakarta Pusat relokasi para pedagang pakaian bekas.


Comments


Please Login to leave a comment.