Wali Kota Bogor Wisuda Ratusan Peserta Sekolah Ibu Angkatan

Pendidikan

Wali Kota Bogor Wisuda Ratusan Peserta Sekolah Ibu Angkatan III

Program Sekolah Ibu di Kota Hujan tampaknya masih terus direalisasikan secara serius oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Padahal, banyak protes datang dari kalangan aktivis feminisme mengenai sekolah ini. Terutama ketika akan diadakan di Kota Bandung. Sekolah ini dinilai makin mendorong peran perempuan untuk terus di lingkup domestik dan membatasi kiprah di bidang lain yang lebih luas.

Pemkot Bogor baru saja meluluskan para peserta Sekolah Ibu Angkatan III yang berasal dari tiga kecamatan. Pada wisuda gelombang pertama ini, ada sekitar 960 peserta yang hadir di Hall Indoor A GOR Pajajaran, Jalan Pemuda, Kota Bogor. Wali Kota Bogor Bima Arya juga turut hadir dalam prosesi pelulusan ratusan ibu-ibu tersebut.

Wali Kota Bogor Wisuda Ratusan Peserta Sekolah Ibu Angkatan

Prosesi wisuda ini digelar pada 3 September 2019 dengan peserta Sekolah Ibu dari Bogor Tengah, Bogor Barat, dan Bogor Timur. Sebelum mereka hadir di GOR Pajajaran, ratusan ibu-ibu itu harus menjalani semua proses pendidikan yang diajarkan di Sekolah Ibu selama tiga bulan dari 20 Juni hingga 26 Agustus 2019.

Sekadar informasi, walau digelar selama tiga bulan, untuk proses belajar-mengajarnya, Sekolah Ibu hanya dijadwalkan dua hari dalam sepekan, yakni pada Senin dan Kamis. Sedangkan lokasi kegiatannya adalah di wilayah kelurahan masing-masing peserta.

Pada prosesi kelulusan itu, Bima Arya merasa bangga dengan keberadaan Sekolah Ibu. Di mana ia menegaskan bahwa Sekolah Ibu dapat semakin menguatkan fungsi seorang ibu di keluarga. “Sekolah Ibu adalah awal dalam upaya kita semua untuk menguatkan fungsi keluarga. Keluarga adalah segalanya yang menjadi surganya dunia, semua berawal dari keluarga dan berakhir di keluarga,” ujar Wali Kota Bogor itu, sebagaimana dikutip dari kotabogor.go.id (4/9/2019).

[Baca Juga: Mengintip Program Sekolah Ibu di Kota Bogor]

Bima Arya juga turut menyampaikan doanya untuk para peserta serta penyelenggara Sekolah Ibu. Karena ia memandang, program ini bukan hanya fokus untuk mengisi waktu bagi para ibu-tapi tapi juga memiliki orientasi yang bersifat ukhrawi. “Hal itu Insya Allah akan dicatat sebagai amal ibadah agar menjadi lebih baik ke depan Sekolah Ibu senantiasa dievaluasi,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bogor Artiyana Yanar Anggraini menyebut, Sekolah Ibu ini diprakarsai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kota Bogor Yane Ardian semenjak beberapa tahun yang lalu. Dengan program awalnya diadakan di wilayah Keluarahan Babakan Pasar dan Katulampa.

[Baca Juga: Akhirnya Pemkot Depok Ikut Luncurkan Program Sekoper Cinta]

Setelah dipandang berhasil, program ini pun mulai digelar di seluruh Kota Bogor pada tahun 2018. Di tahun 2019 ini terhitung sudah ada 2100 peserta Sekolah Ibu yang ikut program tersebut dengan melibatkan tenaga pelajar dari berbagai latar belakang profesi yang berjumlah 134 orang.

Menurut Artiyana, Sekolah Ibu ini didirikan dari rasa prihatin terhadap permasalahan sosial seperti kekerasan dalam rumah tangga, tawuran, pernikahan dini, hingga perceraian tinggi. “Sekolah ibu hadir dalam rangka untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan untuk melaksanakan peran dan fungsinya, baik sebagai seorang ibu maupun istri,” tambahnya.

Read More

Artikel Lainnya

Ada Bioskop Gratis Untuk Rakyat di Jakarta Timur

Berita Kawasan

Bioskop Rakyat di Jakarta Timur Ini Gratis untuk Hiburan Warga

25 February 2020, 21:00

Bioskop rakyat ini berkomitmen memutarkan film-film Indonesia berkualitas untuk memberikan hiburan gratis untuk warga sekitar.

BMKG Prediksi Hujan Lebat Landa Jakarta Sampai Akhir Februari

Berita Kawasan

BMKG Prediksi Hujan Lebat Landa Jakarta Sampai Akhir Februari

25 February 2020, 20:00

Masyarakat diimbau selalu tetap waspada dan hati-hati akan dampak dari cuaca ekstrem yang diperkirakan akan melanda beberapa wilayah di Indonesia

Banjir di Bekasi,  Perumnas III Padam Listrik 10 Jam

Berita Kawasan

Banjir di Bekasi, Perumnas III Padam Listrik 10 Jam

25 February 2020, 19:30

Sejak pukul 7.30 WIB Selasa pagi, pepadaman listrik terjadi di beberapa tempat di Perumnas III Bekasi Timur.

Meski Menyegarkan, Ini Dampak Mandi Saat Tubuh Masih Berkeringat

Kesehatan

Meski Menyegarkan, Ini Dampak Mandi Saat Tubuh Masih Berkeringat

25 February 2020, 19:00

Mandi pada dasarnya menyehatkan. Namun ketika mandi dalam keadaan berkeringat ternyata malah menimbulkan dampak yang buruk bagi tubuh.


Comments


Please Login to leave a comment.