Pondok Indah-Kawasan-Warga Bisa Siap-siap Coba Kereta MRT Jakarta-Oci 1.jpg

Berita Kawasan

Warga Bisa Siap-siap Coba Kereta MRT Jakarta Pada Februari

PT. MRT Jakarta akan melakukan uji coba secara penuh atau full trial run operasional kereta Moda Raya Terpadu (MRT) pada 26 Februari 2019. Resminya, pengoperasian secara penuh akan dilakukan pada Maret 2019 nanti.

Corporate Secretary Division Head PT. MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin mengatakan, saat ini, kereta MRT masih menjalani fase Paralel Trial Run yang dimulai sejak 24 Desember 2018 dan ditargetkan selesai 25 Februari 2019 mendatang.

Di fase tersebut, kereta MRT diuji coba secara paralel dengan tahap Testing and Commissioning yang dilakukan kontraktor. "Uji coba penuh akan dilakukan 26 Februari hingga beroperasi secara komersial," ujarnya dikutip dari beritajakarta.id (22/1/2019).

[Baca Juga: Dinas Nakertrans Jakarta Tambah Armada Mobile Training Unit]

Ia menjelaskan, dalam uji coba penuh ini, operasional kereta MRT akan melibatkan penumpang. Di fase tersebut akan diketahui angka penumpang setiap hari. Bersama dengan itu juga digelar simulasi jika terjadi keadaan darurat seperti kebakaran dan sebagainya.

Informasi lebih lanjut mengenai prosedur dan kriteria pelibatan publik secara terbatas bisa diakses warga yang ingin mencoba moda angkutan baru yang dinanti-nanti ini melalui website dan media sosial MRT Jakarta.

Interior MRT Jakarta

Semua Persiapan Selesai Maret

Menuju pengoperasian penuh secara komersil pada Maret nanti, PT. MRT Jakarta telah melakukan berbagai persiapan. Salah satunya dengan mencetak 914.000 keping kartu tiket. "Saat ini sudah ada 941.000 fisik kartu yang tersedia di kita," ujar Corporate Secretary Division Head PT. MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin (14/1/219).

Seperti dikuti dari situs yang sama, dia menjelaskan, saat ini ribuan kartu tiket MRT tersebut sedang dalam proses inisialisasi. Sebelum Maret 2019, kartu-kartu tersebut ditargetkan sudah siap digunakan.

Ribuan kartu tiket yang dicetak tersebut terbagi dalam dua jenis. Masing-masing kartu single trip dan multi trip, sistem yang sama yang diterapkan Commuter Line. Jumlah kartu single trip dicetak 541.000 keping dan multi trip 400.000 keping. "Nanti masyarakat bisa membeli di stasiun MRT melalui alat ticket vending machine dan loket ticket office MRT," ia menambahkan.

[Baca Juga: 5 Keuntungan Bisnis Akibat Dampak TOD Kawasan Cibubur]

Selain urusan tiket, PT. MRT Jakarta juga segera akan menuntaskan sertifikasi kepada 71 masinis yang akan mengoperasikan kereta Fase 1, yaitu jurusan Lebak Bulus-Bundaran HI.

Masih dari sumber yang sama, Direktur Utama PT. MRT Jakarta William P Sabandar mengatakan, sebelum mengoperasikan kereta MRT, para masinis harus mendapat sertifikasi dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI. "Sertifikasi ini wajib dimiliki para masinis MRT meski sebagian dari mereka telah memiliki sertifikat pelatihan dari Malaysia," ujarnya (3/1/2019).

Ia menjelaskan, untuk mendapat sertifikasi dari Dirjen Perkeretaapian, masinis harus mengoperasikan kereta MRT hingga 2.000 jam. Artinya, setiap harinya para masinis dituntut selalu berada di atas kereta. "Sejak 24 Desember, pelatihan masinis digelar setiap hari. Totalnya ada 71 orang. Maret mendatang, mereka telah mendapat sertifikat," tandasnya.

Read More

Artikel Lainnya

Aman di Masa Pandemi, Terminal Jatijajar Sudah Terapkan Tiket Elektronik .jpg

Berita Kawasan

Aman di Masa Pandemi, Terminal Jatijajar Sudah Terapkan Tiket Elektronik

29 September 2020, 16:08

Salah satu inovasi yang diterapkan di Terminal Jatijajar di masa pandemi seperti sekarang adalah pemberlakukan sistem e-ticketing.

Musim Hujan, Wali Kota Tangerang Persiapkan Langkah Antisipasi Banjir.jpg

Berita Kawasan

Musim Hujan, Wali Kota Tangerang Persiapkan Langkah Antisipasi Banjir

29 September 2020, 15:03

Wali Kota Tangerang memastikan pihaknya sudah mempersiapkan skenario antisipasi terhadap potensi terjadinya banjir akibat musim hujan.

Pemkot Semarang Kejar Target Zona Hijau COVID-19 pada Desember.jpg

Berita Kawasan

Pemkot Semarang Kejar Target Zona Hijau COVID-19 pada Desember

29 September 2020, 14:02

Pemkot Tangerang saat ini tengah bekerja keras untuk mengubah status wilayahnya dari zona orange menjadi zona hijau COVID-19.

Pedagangnya Positif COVID-19, Pasar Ciplak Ditutup Sampai 30 September .jpg

Berita Kawasan

Pedagangnya Positif COVID-19, Pasar Ciplak Ditutup Sampai 30 September

29 September 2020, 13:01

Pasar Ciplak di wilayah Jakarta Selatan disebut ditutup pada pekan ini usai ada pedagang yang positif COVID-19.


Comments


Please Login to leave a comment.