Komunitas WPL Luncurkan Gerakan Orang Depok Menulis 2.0.jpg

Pendidikan

Warga Depok Belajar Menulis Bersama Komunitas WPL

Yayasan Komunitas Warga Peduli Lingkungan (WPL) menggelar kegiatan Studium Generale di MITI Center, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. Studium Genarale merupakan pertemuan perdana warga Depok yang tertarik untuk menulis seputar kesehariannya di Depok. Setelah pertemuan tersebut nantinya bakal ada workshop penulisan yang diadakan di 11 kecamatan, tempat warga Depok bisa belajar menulis.

Direktur Eksekutif Yayasan Komunitas WP Baron Norwendo mengatakan, melalui pelatihan menulis diharapkan ke depan mampu melahirkan ratusan penulis buku baru dari berbagai kalangan di Kota Depok. Mulai dari mahasiswa, guru, ibu rumah tangga, hingga karyawan swasta.

[Baca Juga: Post Santa, Komunitas Pecinta Buku di Pasar Santa]

“Tujuan pelatihan ini untuk membangun kebiasaan menulis dan menghasilkan karya tulis dalam bentuk buku di semua kalangan. Upaya ini juga bagian dari program Gerakan Orang Depok Menulis (ODM) 2.0,” katanya seperti dikutip dari depok.go.id (25/02/2019).

Menurutnya, upaya penguatan semangat literasi masyarakat di Depok ini sangat penting. Sebab, bisa memunculkan berbagai potensi yang dimiliki warga khususnya dalam bidang literasi yang agar dapat menciptakan buku baru.

“Kami meluncurkan suatu gerakan ODM 2.0 agar warga memiliki budaya membaca dan menulis. Dengan begitu, bisa tercipta suatu karya yang membahas berbagai potensi di Kota Depok,” pungkasnya.

Berdayakan Potensi Lokal

Komunitas WPL (Yayasan Komunitas Warga Peduli Lingkungan) adalah sebuah lembaga sosial yang berusaha untuk memberdayakan potensi lokal yang ada di lingkungan sekitar. “Setiap manusia dan lingkungan pasti memilki potensi. Jika potensi tersebut diberdayakan, akan dapat menjadi sumber mata pencaharian yang berkelanjutan bagi masyarakat, sekaigus memelihara kelestarian lingkungannya,” demikian kata Baru seperti dikutip dari situs resmi komunitasnya.

Sebagai lembaga social enterprise, Komunitas WPL memberikan pendidikan dan pendampingan kepada mereka yang ingin berprofesi sebagai social entrepreneur. Menurutnya, saja bisa menjalani berprofesi itu dengan memahami tiga kata kunci, yaitu: profesional, menghasilkan dampak sosial (social impact), dan berkelanjutan (sustainable).

Adapun, pergerakan social entrepreneur dalam memberdayakan masyarakat meliputi empati, literasi, pengorganisasian, dan infrastruktur.

[Baca Juga: Jauhkan Anak dari Gawai Bersama Klub Buku Nyala Matahari]

Menurut Baron, empati adalah kemampuan kita untuk menyelami, memahami dan menempatkan diri kita pada suatu kondisi yang kita anggap tidak normal. Kemampuan berempati akan menjadi energi yang dapat mendorong kita untuk melahirkan inisiatif perubahan sosial.

Sementara itu, literasi meliputi kemampuan mengenali lebih dalam masalah, potensi, kebutuhan dan keinginan masyarakat untuk merubah kondisi yang ada menjadi lebih baik.

Pengorganisasian meliputi kemampuan merangkai potensi yang dimiliki oleh masyarakat sehingga berfungsi dan berperan dalam perubahan yang dilakukan oleh masyarakat itu sendiri. Dan terakhir, infrastruktur meliputi semua sistem pendukung yang dibutuhkan organisasi masyarakat dalam mewujudkan perubahan sosial.

Read More


Artikel Lainnya

Anies Baswedan Zonasi Sekolah PPDB di Jakarta Telah Disesuaikan

Pendidikan

Anies Baswedan: Zonasi Sekolah PPDB di Jakarta Telah Disesuaikan

26 June 2019, 08:00  |  5 Views

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan PPDB dengan sistem zonasi sekolah PPDB telah melalui proses riset.

Buat Pecinta Buku, Ini dia Kafe Buku di Jakarta

Kuliner

Buat Pecinta Buku, Ini dia Kafe Buku di Jakarta dan Sekitarnya

26 June 2019, 09:00  |  7 Views

Sebuah kafe yang berkonsep unik dan berbeda dari kafe lainnya akan menarik minat pengunjung untuk datang ke sana.

Pemkot Tangerang Berikan Hibah 1,25 M untuk Penyelenggaraan Haji

Berita Kawasan

Pemkot Tangerang Berikan Hibah 1,25 M untuk Penyelenggaraan Haji

26 June 2019, 07:00  |  5 Views

Musim haji akan segera tiba, masyarakat Indonesia yang sudah siap berangkat tahun ini akan segera pergi ke Tanah Suci.

Inilah Penyebab Stres yang Jarang Disadari

Kesehatan

Inilah Penyebab Stres yang Jarang Disadari

26 June 2019, 10:00  |  5 Views

Stres adalah kondisi seseorang yang mengalami suatu masalah di dalam hidupnya dengan sangat berat.


Comments


Please Login to leave a comment.