Warga Diimbau Tak Buang Sampah di Jembatan Kali Cimanceuri

Berita Kawasan

Warga Diimbau Tak Buang Sampah di Jembatan Kali Cimanceuri

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengimbau warga tak lagi membuang sampah di jembatan Kali Cimanceuri, Kabupaten Tangerang.

Taufik menjelaskan sampah-sampah yang selama ini ada di bahu kanan dan kiri jembatan dipenuhi sampah oleh para pengguna jalan yang melewati Jembatan Kali Cimanceuri. Mereka meletakkan sampah secara sembarangan di sana, seperti dilansir daritangerangkab.go.id (5/3/2020).

Warga Diimbau Tak Buang Sampah di Jembatan Kali Cimanceuri

“Petugas kami mengangkut sampah setiap hari menggunakan satu armada truk sampah dan diangkut ke TPA Jatiwaringin Mauk,” kata Taufik saat Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang membersihkan sampah di jembatan tersebut pada 4 Maret 2020.

Seruan yang sama juga diungkapkan Bupati Tangerang Ahmad Zaki. Zaki mengimbau masyarakat membuang sampah di tempat yang telah ditentukan. Lebih lanjut, Zaki juga mengajak masyarakat membersihkan lingkungan di sekitar tempat tinggal setiap hari Sabtu dan Minggu.

[Baca Juga: Pemkab Tangerang Mulai Bergerak Mengantisipasi Penyebaran Corona]

Jembatan Kali Cimanceuri terletak di Jalan Aria Jaya Santika, Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigakarsa, Kabupaten Tangerang. Jembatan ini menjadi batas antara Kecamatan Tigakarsa dan Kecamatan Cikupa.

Fenomena sampah berserakan bukan terjadi baru-baru ini. Di tahun 2018, mengutip tangerangnews.com (5/3/202020), sudah terlihat kumpulan sampah rumah tangga dalam kantung plastik di bahu jembatan.

Menurut penuturan warga yang memiliki warung di dekat jembatan, saat pagi buta sudah ada pengendara motor yang melintasi jembatan dan membuang sampah di sana. Setelah dibersihkan oleh petugas, jembatan kembali dipenuhi sampah.

[Baca Juga: Pemkab Tangerang Lirik Program Sekolah Ibu Kota Bogor]

Lokasi jembatan jauh dari area rumah warga sehingga bau sedap sampah tidak tercium dari rumah. Namun, para pembuka kios dan dan masyarakat yang melintasi jalan akan mencium bau tak sedap sampah.

Mengutip wartakota.tribunnews.com (5/3/202020) tak jarang sampah juga sampai tercecer ke tengah jalan hingga mengganggu pengendara lewat. “Sampahnya sampai ke jalan, kan jadi susah lewat. Bau busuk lagi,” ujar Dedi, warga Kecamatan Tigakarsa.


Read More

Artikel Lainnya

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung - Copy.jpg

Bisnis

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung

30 September 2022, 13:44

Pada momen pembukaan cabang Selma terbaru di daerah Ciledug, ritel mebel di bawah naungan Kawan Lama Group itu menggelar program edukasi kesehatan jantung.

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat - Copy.jpg

Bisnis

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat

30 September 2022, 11:42

Ternyata Romokalisari Adventure Land yang belum lama ini diresmikan disebut berhasil meningkatkan pemasukan para pelaku UMKM di sana.

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaa n.jpg

Bisnis

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaan

29 September 2022, 19:46

Usai berkolaborasi selama empat tahun terakhir, tiket.com baru-baru ini mendapatkan penghargaan dari RedDoorz yang memandang perusahaan OTA itu berhasil membantu peningkatan industri pariwisata di Tanah Air.


Comments


Please Login to leave a comment.