Warga Jakbar Dapat Bantuan Peralatan Usaha dari Disnaker

Bisnis

Warga Jakbar Dapat Bantuan Peralatan Usaha dari Disnaker

Dalam rangka mendukung program Gubernur DKI Jakarta untuk meningkatkan perekonomian keluarga dengan berwirausaha, sebuah program bertajuk Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT) dibentuk pada Oktober 2018 lalu.

Bahkan aturan tersebut tertulis dalam Pergub 102 Tahun 2018, yang terdapat dua pasal di dalamnya yang berisi, pasal 2 disebutkan Pergub dimaksudkan sebagai dasar hukum bagi Pemprov dan para pemangku kepentingan dalam menyelenggarakan PKT di daerah dan pasal 4 tertulis target PKT yakni menciptakan 200 ribu wirausaha baru di daerah dalam kurun waktu 2018-2022.

[Baca Juga: Warga Jakarta Barat Nikmati Hari Bebas Kendaraan Bermotor]

Dalam program ini para peserta akan dilatih selama empat hari untuk mendalami usaha makanan, minuman, fashion, dan kerajinan dan dua hari untuk usaha deterjen dan sabun.

Para peserta yang mengikuti program ini juga akan mendapat keuntungan dan kemudahan ketika membuka usaha, di antaranya perizinan halal Majelis Ulama Indonesia (MUI), perizinan hak merek, perizinan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), desain kemasan, informasi penawaran, pendampingan dalam membuat pembukuan laporan keuangan.Program ini juga akan melatih pesertanya mulai dari proses produksi atau pengelolaan bahan baku.

Peralatan Kue Kering & Bir Pletok

Seperti yang baru dilakukan oleh Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Jakarta Barat yang baru saja memberikan bantuan kepada warga yang telah mengikuti PKT. Para peserta mendapat bantuan peralatan usaha dari untuk usaha kuliner.

[Baca Juga: Omzet Usaha Kuliner Capai Rp4 Juta Per Bulan Berkat Program PKT]

Peralatan yang diberikan merupakan kebutuhan untuk pembuatan kue kering dan bir pletok. Disebutkan, pelatihan membuat bir pletok diikuti 350 peserta dan kue kering 100 peserta. Bantuan yang diberikan antara lain kompor gas, mixer, tabung gas, baskom dan panci. "Peserta yang mengikuti pelatihan mendapatkan peralatan usaha sesuai dengan apa yang dipelajari di pelatihan,” ujar Kepala Suku Dinas Nakertrans Jakbar Ahmad Yala.

Mengutip dari barat.jakarta.go.id (10/5/2019) pihaknya berharap peserta yang telah mengikuti pelatihan dapat mengaplikasikan ilmu yang diberikan. Sehingga bisa menggunakan bantuan peralatan yang telah diberikan, dengan tekad dan semangat Ahmad Yala yakin, usaha masyarakat yang baru dimulai pasti akan berkembang pesat dan sukses.

[Baca Juga: Lewat PKT, Jakarta Pusat Targetkan Cetak 5.600 Wirausahawan Baru]

“Mudah-mudahan dengan modal keterampilan dan bantuan peralatan yang sudah diperoleh, usahanya semakin maju,” ujar Ahmad.   

Sedangkan Kepala Seksi Pelatihan Penempatan dan Produktivitas Suku Dinas Nakertrans Jakarta Barat I Gusti Ketut Suastika menambahkan, peserta diminta merawat, tidak memindahtangankan peralatan yang telah diterima dan memanfaatkan barang yang diberikan untuk berwirausaha sebagai tambahan penghasilan keluarga.

Read More

Artikel Lainnya

IBB TV Satelit Bandung132, Kado HUT ke-210 bagi Warga

Berita Kawasan

IBB TV Satelit "Bandung132", Kado HUT ke-210 bagi Warga

27 September 2020, 09:59

IBB TV Bandung132 diresmikan langsung oleh Wali Kota Bandung Oded M. Danial di Pendopo Kota Bandung, 25 September 2020.

Pelebaran Kreteg Wesi Sampangan, Kota Semarang Selesai Akhir November

Berita Kawasan

Pelebaran Kreteg Wesi Sampangan, Kota Semarang Selesai Akhir November

26 September 2020, 17:46

Menelan anggaran sebesar 20 milyar rupiah, pelebaran akses yang menghubungkan Gunungpati dan Gajahmungkur itu ditargetkan rampung November 2020.

Serunya Nonton Film Bareng di Drive-In Senja Bandung

Hobi dan Hiburan

Serunya Nonton Film Bareng di Drive-In Senja Bandung

26 September 2020, 11:39

Ini dilakukan outdoor. Mudah-mudahan tidak terlalu khawatir juga sama COVID-19. Karena kita berada di mobil sendiri relatif lebih aman.

Di Bawah Rp500 Ribuan, Amazfit Neo Siap Diluncurkan .jpg

Bisnis

Di Bawah Rp500.000-an, Amazfit Neo Siap Diluncurkan

25 September 2020, 18:43

Perusahaan Huami siap meramaikan pasar jam tangan pintar di Indonesia dengan produk Amazfit Neo yang memiliki harga tak sampai Rp500 ribuan.


Comments


Please Login to leave a comment.