Warga Pengadegan Kembangkan Pertanian Hidroponik di Pinggir Gang

Berita Kawasan

Warga Pengadegan Kembangkan Pertanian Hidroponik di Pinggir Gang

Pemandangan menarik terlihat saat memasuki jalan permukiman RT 01 dan 03, RW 03, Kelurahan Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan. Pipa paralon tersusun rapi dijadikan media tanam berbagai jenis sayuran dengan sistem hidroponik.

Ketua RW 03, Syaifullah Mujamal mengatakan, warganya telah membuka lahan pertanian kota di pinggir jalan lingkungan sejak dua tahun lalu. Keterbatasan lahan, membuat para warga membuat pertanian dengan sistem hidroponik.

[Baca Juga: Pemanfaatan Sungai Ciliwung Sebagai Lahan Pertanian]

"Kita manfaatkan pinggiran jalan gang untuk pertanian hidroponik. Untuk RT 01 panjangnya 100 meter, RT 03 panjangnya 120 meter," ujarnya seperti dikutip dari beritajakarta.id (29/3/2019).

Menurut Syaifullah, tanaman yang sering ditanam yakni jenis bayam, kangkung, sawi, selada, dan cabai. Sebab jenis tersebut selain perawatannya mudah, masa panennya pun singkat. "Banyak warga yang senang beli di sini saat panen. Kita benar-benar pantau tanaman itu. Bukan hanya dari penggunaan pupuk, tetapi juga kadar air," tandasnya.

Warga Pengadegan Kembangkan Pertanian Hidroponik di Pinggir Gang

Apa Itu Hidroponik?

Sistem teknologi hidroponik adalah budidaya tanaman dengan memanfaatkan air sebagai media tumbuhnya dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Menurut pertanian.go.id, aplikasi nutrisi menggunakan ukuran satuan parts per million (ppm) yang diberikan kepada tanaman mulai dari pindah tanam dari semaian sampai dengan minggu akhir menjelang panen. Hara tanaman yang terlarut dalam air menjadi larutan hara dimanfaatkan kembali dengan cara resirkulasi (sistem tertutup) menggunakan energi listrik.

[Baca Juga: Membuat Urban Farming dengan Gaya Vertical Garden]

Kelebihan sistem hidroponik adalah penggunaan lahan lebih efisien, lingkungan maupun pemberian nutrisi pupuk dapat diatur, tanpa media tanah, tidak ada gulma, tidak ada resiko penanaman terus-menerus sepanjang tahun, kuantitas dan kualitas produksi lebih tinggi, lebih bersih, bebas dari racun pestisida, penggunaan pupuk dan air lebih efisien, periode tanam lebih pendek. Sedangkan kekurangannya yaitu membutuhkan modal yang relatif besar pada saat awal pelaksanaan.

[Baca Juga: Kenalkan Profesi Petani Pada Anak dengan Langkah Ini]

Dengan sistem hidroponik, maka tanaman relatif lebih cepat tumbuh kembang karena unsur hara dalam larutan dapat secara optimal dimanfaatkan sepenuhnya oleh tanaman, sehingga daun lebih lebar, daging buah lebih besar dan kokoh.

Read More

Artikel Lainnya

Penelitian Menemukan Kaitan Imunitas DBD dapat Membantu Melawan COVID-19

Kesehatan

Penelitian Menemukan Kaitan Imunitas DBD dalam Melawan COVID-19

22 September 2020, 17:03

Penelitian ini membandingkan distribusi geografis kasus virus corona dengan penyebaran demam berdarah pada 2019 dan 2020.

DKI Jakarta Perlu Penambahan Lahan Pemakaman Khusus COVID-19

Berita Kawasan

DKI Jakarta Perlu Penambahan Lahan Pemakaman Khusus COVID-19

22 September 2020, 16:20

Saat ini, terdapat dua TPU khusus COVID-19: Pondok Ranggon dan TPU Tegal Alur. Jika tak ada penambahan lahan, dikhawatirkan lahan itu akan habis.

Pemkot Bogor Luncurkan Pedoman PJJ dan WiFi Publik Gratis di 797 RW

Pendidikan

Pemkot Bogor Luncurkan Pedoman PJJ dan WiFi Publik Gratis di 797 RW

22 September 2020, 14:15

Ada sejumlah persoalan dalam penerapan PJJ, seperti persoalan akses wifi yang tidak merata, kemampuan untuk membeli kuota internet dan materi pembelajaran.

Dengan 620 Pompa, DKI Jakarta Siaga 24 Jam Hadapi Banjir

Berita Kawasan

Dengan 620 Pompa, DKI Jakarta Siaga 24 Jam Hadapi Banjir

22 September 2020, 13:17

Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta memastikan mayoritas pompa mobile dan pompa stasioner di Jakarta dalam kondisi prima menghadapi musim hujan.


Comments


Please Login to leave a comment.