Warga Pulau Panggang Daur Ulang Barang Bekas Jadi Bernilai Ekonomis

Berita Kawasan

Warga Pulau Panggang Ubah Barang Daur Ulang Jadi Bernilai Ekonomis

Barang bekas kerap kali dipandang sebelah mata dan jika dibiarkan begitu saja di lingkungan rumah terkadang menggangu kerapihan. Padahal, jika ditelaah dengan seksama, barang bekas memiliki nilai ekonomis bila didaur ulang.

Dengan mendaur ulang barang bekas seperti koran, plastik atau styrofoam juga bisa melestarikan lingkungan hidup. Seperti halnya yang dilakukan warga Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara. Mereka mendaur ulang barang bekas menjadi kerajinan tangan.

[Baca Juga: Tabung Sampah Agar Punya Nilai Ekonomis]

Salah satu warga Pulau Panggang Sahabudin Nupus mengatakan, barang-barang bekas yang dijadikan kerajinan tangan tersebut diperoleh dari bank sampah di Pulau Pramuka yang sebelumnya dibentuk warga.

“Untuk barang bekas bahan dari bahan styrofoam biasanya kami buat menjadi lukisan dengan berbagai ukuran. Untuk koran dan plastik dibuat berbagai aksesori dan gantungan kunci,” katanya seperti dikutip dari Berita Jakarta (19/3/2019).

Warga Pulau Panggang Daur Ulang Barang Bekas Jadi Bernilai Ekonomis

Untuk lukisan ukuran 10 R (254 x 305 milimeter), menurutnya bisa dijual seharga Rp50.000 sampai Rp250.000 sesuai motif lukisan. Sedangkan untuk aksesori seperti bros, gelang dan lain sebagainya dijual per buahnya sekitar Rp10.000.

“Saya menjualnya melalui warung inspirasi hijau dan sementara hanya bisa melayani yang ada di Pulau Pramuka saja,” lanjut Nupus.

[Baca Juga: Warga Rusun Marunda Ubah Sampah Plastik Jadi Kreasi Layak Jual]

Biasanya, kerajinan tangan tersebut sangat laris ketika ada kunjungan wisatawan ke Pulau Pramuka saat libur akhir pekan, libur nasional, atau kunjungan anak sekolah yang ingin belajar secara khusus tentang daur ulang barang bekas.

Diakui Nupus, dirinya bisa mendaur ulang barang bekas hasil belajar secara otodidak. Selain itu, kemampuan mendaur ulang barang bekas ini diperolehnya dari pembinaan Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH). “Kemampuan mendaur ulang juga didapat dari pembinaan Sudin Lingkungan Hidup,” tandasnya.


Read More

Artikel Lainnya

Launching TV Desa, Kota Batu Adakan Lomba Film Pendek

Berita Kawasan

Launching TV Desa, Kota Batu Adakan Lomba Film Pendek

27 September 2021, 22:08

Lomba film pendek yang tak bisa dilewatkan begitu saja.

BNS 1.jpg

Hobi dan Hiburan

Potret Pasar Malam yang Dimodernisasi Batu Night Spectacular

27 September 2021, 21:09

Desain-desain modern yang ditemukan di Jatim Park Grup kini bisa ditemukan di berbagai tempat wisata di Kota Batu.

Henju-2

Kecantikan dan Fashion

Henju By Gracy, Aksesori Jogja Sukses Taklukkan Pasar Dunia

27 September 2021, 20:08

Sampai saat ini Henju sudah tersebar di pasar-pasar aksesoris di berbagai negara. Konsumen terbesarnya berasal dari Amerika, Perancis , Inggris dan beberapa negara Eropa.

Penduduk Lansia Pada Masa Pandemi, Antara Meningkatnya Harapan Hidup dan Masuk Dalam Kelompok Rentan

Kesehatan

Lansia Kala Pandemi, Harapan Meningkat tapi Masih Kelompok Rentan

27 September 2021, 19:07

Lansia di Kota Semarang terus bertambah dengan semakin meningkatnya harapan hidup, di sisi lain mereka masuk kelompok rentan. Pelayanan kesehatan pada kelompok lansia pun terus ditingkatkan.


Comments


Please Login to leave a comment.