Warga Tanjung Priok Manfaatkan Saluran Air untuk Budidaya Lele 1.jpg

Berita Kawasan

Warga Tanjung Priok Manfaatkan Saluran Air untuk Budidaya Lele

Banyak cara yang dapat dilakukan dalam memanfaatkan lokasi lingkungan hunian sebagai tempat pembudidayaan ikan. Seperti halnya yang dilakukan warga RT 05 RW 03, Kelurahan Tanjung Priok, Jakarta Utara yang memanfaatkan saluran air untuk mengembangkan budidaya ikan lele.

Budidaya ikan lele merupakan salah satu peluang bisnis yang cukup menguntungkan. Mengingat, ikan lele adalah salah satu ikan air tawar yang paling diminati, khususnya oleh masyarakat Indonesia.

Menjalankan bisnis budidaya ikan lele tidak sulit, karena ikan lele termasuk ikan yang mudah didapatkan dan cara perawatannya pun terbilang mudah dibandingkan dengan jenis ikan lain pada umumnya.

Warga Tanjung Priok Manfaatkan Saluran Air untuk Budidaya Lele

Untuk menjalankan bisnis budidaya ikan lele, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan:

  1. Persiapkan kolam lele atau bisa memanfaatkan saluran air jika ikan lelenya tidak banyak.
  2. Pilih bibit unggul ikan lele. Dalam pemilihan bibit tidak boleh asal, harus sehat, sulit terkena penyakit, dan lebih besar.
  3. Pisahkan ikan lele ukuran besar dan kecil. Ikan lele merupakan jenis ikan kanibal. Memisahkan ikan berukuran besar bisa menghindari resiko kematian pada ikan lele kecil.
  4. Perhatikan proses penebaran bibit ikan lele dan sortir ikan lele.

Ketua RW 03 Kelurahan Tanjung Priok Kunkun Surya Lesmana mengatakan, pemanfaatan budidaya ikan lele di saluran air ini juga sekaligus sebagai upaya memberantas jentik nyamuk dan meningkatkan kebersihan saluran air lingkungannya. “Ini sedang kita uji coba. kalau memang bisa dan berhasil kita akan kembangkan ke saluran air di RT lain,” katanya mengutip dari Berita Jakarta (6/3/2019).

[Baca Juga: Pemanfaatan Sungai Ciliwung Sebagai Lahan Pertanian]

Kunkun lebih jauh menjelaskan, ikan lele dibudidayakan di dua saluran sepanjang masing-masing empat meter dengan lebar sekitar 60 sentimeter. Uji coba ini sudah dilakukan sejak akhir bulan Februari 2019 lalu.

Sebagai tahap awal, pihaknya sudah menebar sebanyak 200 ekor bibit ikan lele di kedua saluran. Bibit ikan lele tersebut didapat dari Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan pertanian (KPKP) Jakarta Utara, setelah pihaknya mengajukan permohonan bantuan.

Dengan adanya budidaya tersebut, ditambahkan Kunkun, warga menjadi segan untuk membuang sampah sembarangan. Sehingga, kebersihan saliran air dan lingkungannya pun menjadi lebih terjaga serta sedap dipandang.

[Baca Juga: Mengenal Gabus Pucung, Warisan Budaya Khas Betawi]

Sementara itu, Lurah Tanjung Priok Ma’mun menerangkan, sebelumnya warga RW 03 juga sudah mengembangkan program gang hijau dengan menanam aneka jenis tanaman obat keluarga, sayuran dan bunga hias dalam pot di setiap halaman rumah.

“Kita sudah panen terong, hasilnya warga yang memanfaatkan. Saat ini kita juga sedang mengembangkan tanaman dengan metode hidroponik,” kata Ma’mun.

Read More

Artikel Lainnya

Grab Raih Investasi untuk Layanan Skuter Listrik

Bisnis

Grab Raih Investasi untuk Layanan Skuter Listrik

17 February 2020, 18:00

Grab rencanakan kerjasama dengan KYMCO untuk mengadopsi skuter listrik jenis Lunox sebagai pengganti GrabWheels yang lama

Bagaimana Jika Game Mobile Legend Diadaptasi ke Pertunjukan Teater

Berita Kawasan

Bagaimana Jika Game Mobile Legend Diadaptasi ke Pertunjukan Teater?

17 February 2020, 17:00

Teater yang bermarkas di Kalideres, Jakarta Barat ini menyiapkan pertunjukan terbarunya bertajuk “Pertarungan Takdir” yang naskahnya diadaptasi dari permainan Mobile Legend yang populer di Android.

Jelang HUT Tangerang, Pemkota Adakan Goes To Sehat

Berita Kawasan

Jelang HUT Tangerang, Pemkota Adakan Goes To Sehat

17 February 2020, 16:00

Goes To Sehat diramaikan dengan 500 peserta dari 52 komunitas yang dilakukan di Taman Prestasi Kota Tangerang.

Komunitas Menyayangi Indonesia, Gelar Kelas di Vihara Viriya Bala

Pendidikan

Vihara Viriya Bala, Jadi Potret Kawasan Toleransi di Kali Sari

17 February 2020, 15:00

Komunitas Menyayangi Indonesia jadikan Vihara Viriya Bala contoh kawasan toleransi di Jakarta


Comments


Please Login to leave a comment.