Waspada Corona, Kemnaker Keluarkan Larangan Masuknya TKA China

Bisnis

Waspada Corona, Kemnaker Keluarkan Larangan Masuknya TKA China

Pemerintah Republik Indonesia terus melakukan upaya untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona di Tanah Air. Salah satu upaya yang baru-baru ini dilakukan adalah dengan melarang sementara Tenaga Kerja Asing (TKA) dari China untuk masuk ke Indonesia.

Larangan itu tertuang dalam surat edaran nomor M.1.HK.04/II/2020 yang dikeluarkan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker RI) terkait larangan sementara penggunaan tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok akibat Virus Corona.

[Baca Juga: Ini Dampak Virus Corona Bagi Perekonomian Indonesia]

Surat yang ditandatangi Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauzia tersebut memuat tiga poin, yang pertama melarang dan menghentikan sementara penggunaan TKA yang akan didatangkan dari Tiongkok.

Selanjutnya yang kedua tertulis bagi TKA yang dipekerjakan pada pekerjaan yang bersifat sementara dan masih tinggal di Indonesia, dapat diperpanjang paling lama enam bulan. Sedangkan poin ketiga berisikan masa berlaku surat edaran tersebut hingga 29 Februari 2020 dan akan dievaluasi kembali.

Waspada Corona, Kemnaker Keluarkan Larangan Masuknya TKA China

Meski masa berlaku surat hanya sampai 29 Februari 2020, namun Plt. Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemenaker Aris Wahyudi mengatakan, larangan itu dilakukan sampai ada arahan presiden dan juga pembukaan penerbangan dari dan ke China.

Waspada Corona, Kemnaker Keluarkan Larangan Masuknya TKA China

Aris mengakui larangan masuknya TKA China ke Indonesia berimbas pada beberapa proyek yang bekerjasama dengan China. Oleh sebab itu, pemerintah pun memberi kelonggaran bagi pelaku usaha untuk bisa kembali mempekerjakan TKA China yang masih ada di Indonesia paling lama enam bulan seperti yang tertulis pada poin nomor dua dalam surat edaran tersebut.

[Baca Juga: Ini Arti Dari Istilah 'Super-Spreader' Virus Corona]

Jika melihat data Kemnaker, jumlah TKA asal China yang masih ada di Indonesia per 13 Februari 2020 ada sebanyak 39.838 orang. Jika dirinci, jumlah tersebut terdiri dari 22.084 yang bekerja di sektor jasa, 17.258 orang di sektor industri dan 496 orang di sektor pertanian dan maritim.

Dari jumlah itu paling banyak menempati posisi profesional sebanyak 18.906. Diikuti oleh posisi konsultan/advisor sebanyak 9.442 orang dan manajer sebanyak 6.473 orang. Sisanya, menempati posisi supervisor, teknisi, direksi, dan komisaris.


Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.