Work Life Balance

Bisnis

Work Life Balance Hanya Mitos? Ini Kata Ahli

Beberapa waktu belakangan, istilah work life balance semakin akrab terdengar. Salah satu pemicunya adalah kondisi pandemi COVID-19 yang memaksa banyak orang untuk bekerja dari rumah, sehingga sebagian besar dari mereka merasa hampir sebagian besar waktunya habis untuk bekerja dan tidak ada waktu yang tersisa untuk menjalani kehidupannya yang lain, seperti menghabiskan waktu bersama keluarga, teman, atau pun diri sendiri. Hal inilah yang membuat banyak orang berpikir bahwa mereka merasakan ketidakseimbangan antara waktu yang dihabiskan untuk bekerja dan untuk menjalani kehidupannya yang lain.

Terkait fenomena work life balance yang sedang hangat dibicarakan masyarakat akhir-akhir ini, Psikolog Industri dan Organisasi, Nurul Inayah Zainuddin, menceritakan kepada PingPoint (5/12/2021), apa sebenarnya work life balance itu sendiri. “Work life balance itu sebenarnya lebih ke kondisi saat kita bisa menyeimbangkan atau membagi waktu kita antara pekerjaan dengan kehidupan kita atau tanggung jawab yang lainnya. Akhir-akhir ini work life balance memang sering dibicarakan, kalau menurut saya, selain karena kesadaran masyarakat mengenai kesehatan mental semakin meningkat, dipengaruhi juga pandemi yang menyebabkan banyak orang harus work from home”, ungkap psikolog yang akrab disapa Naya ini.

[Baca Juga: Spot Workspace Nyaman dan Tenang Ala Kouja Cafe Malang]

Menyeimbangkan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi tentu merupakan hal yang sulit, bahkan ada beberapa pendapat yang mengungkapkan bahwa keberhasilan mencapai titik keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi hanyalah mitos saja. Naya tidak membenarkan hal ini, karena menurutnya, akan ada waktu-waktu tertentu seseorang harus memilih untuk lebih berfokus pada satu aspek, entah itu pekerjaan atau kehidupan pribadi, sehingga sulit untuk menyeimbangkan dua hal ini. Namun, sulit diseimbangkan juga bukan berarti mustahil untuk melakukannya.

Work Life Balance

Dampak Pekerjaan dan Kehidupan Pribadi yang Tidak Seimbang

Sebagai kondisi yang sulit untuk diseimbangkan, ada beberapa dampak yang bisa terjadi apabila pekerjaan dan kehidupan pribadi seseorang berjalan tanpa keseimbangan. Menurut Naya, tentu produktivitas pekerjaan akan menurun, karena dengan kondisi seseorang yang terlalu fokus pada pekerjaannya dapat menimbulkan burnout, yang menyebabkan seseorang tidak fokus bekerja sehingga produktivitasnya menurun.

Tidak hanya itu, bahkan kondisi tersebut dapat menyebabkan seseorang merasa stres yang menyebabkan tanggung jawabnya dalam pekerjaan tidak dapat terpenuhi, sehingga mengakibatkan dampak negatif dalam kehidupannya di kantor. Kondisi ini, secara tidak langsung akan menyebabkan dampak negatif untuk kehidupan sehari-harinya di luar pekerjaan.

Cara Menyeimbangkan Pekerjaan dan Kehidupan Pribadi

Meskipun sulit diseimbangkan, bukan berarti titik keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan mustahil dicapai. “Sebenarnya tidak ada formula khusus untuk menyeimbangkan work life balance itu, tapi secara umum yang bisa dilakukan adalah dengan manajemen waktu. Bagaimana kita bisa menyusun prioritas, jadi kita harus tahu dulu fokus kita itu mau apa. kalau kita sudah tahu bagaimana alokasi waktu yang akan kita berikan, kita bisa lebih fokus pada hal yang akan kita lakukan. Selain itu, untuk manajemen waktu, kita bisa juga menggunakan podomoro teknik. Tapi tentunya apa yang saya katakan ini tidak berlaku untuk semua orang, karena tiap individu itu memiliki prioritasnya masing-masing yang tidak bisa disamakan”, ujar Psikolog asal Universitas Airlangga ini.

Meskipun menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan pribadi merupakan hal yang sulit, untuk melakukannya juga tidak bisa instan. Seseorang yang ingin menyeimbangkan kehidupan yang dimiliki dengan pekerjaannya, justru rawan mengalami burnout juga. Kondisi ini dapat terjadi apabila seseorang terlalu sibuk menyeimbangkan dua hal ini hingga akhirnya bingung bagaimana cara terbaik untuk melakukannya. Menurut Naya, tidak perlu terburu-buru untuk menyeimbangkan dua hal ini, dijani selangkah demi selangkah. Bahkan, akan ada fase saat kedua hal ini tidak seimbang dan itu memang salah satu langkah yang perlu dilalui, sebelum nantinya berhasil mendapatkan ritme yang tepat untuk menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Work Life Balance

Manfaat Pekerjaan dan Kehidupan Pribadi yang Seimbang

Keberhasilan menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan pribadi tentunya akan memberikan aneka macam dampak positif, yang bisa dirasakan oleh perusahaan tempat seseorang bekerja atau pun dari sisi karyawan itu sendiri.

Berdasarkan pendapat Naya, dampak positif yang bisa dirasakan perusahaan apabila karyawannya dapat menyeimbangkan kehidupan pribadi dan pekerjaannya adalah meningkatnya produktivitas karyawan, yang tentunya dapat menurunkan angka turnover. Sedangkan dari sisi karyawannya sendiri, kemungkinan terjadi burnout atau pun merasakan stres akan berkurang, sehingga lebih leluasa untuk menyelesaikan pekerjaannya, karena memiliki energi positif. Selain itu, mereka juga bisa lebih fokus bekerja dan performanya semakin meningkat. Hal ini tentunya juga memberikan dampak positif ke dalam kehidupan sehari-harinya.


Read More

Fakultas Psikologi UNAIR

Universitas Airlangga

+62315032770
None

Artikel Lainnya

Jelang Imlek 2022, Ini Curhatan Pengrajin Barongsai di Tengah Pandemi.jpg

Bisnis

Jelang Imlek 2022, Ini Curhatan Pengrajin Barongsai di Tengah Pandemi

18 January 2022, 16:06

Walau menjelang perayaan Imlek 2022, pengrajin barongsai di Kota Tangerang mengaku kesulitan menjual produknya akibat pandemi COVID-19.

Gaungkan Budaya Literasi, SMPN 6 Yogyakarta Dirikan Tugu .jpg

Pendidikan

Gaungkan Budaya Literasi, SMPN 6 Yogyakarta Dirikan Tugu

18 January 2022, 15:01

SMPN 6 Yogyakarta menghadirkan tugu khusus dengan tujuan menggaungkan budaya literasi di sekolahnya.

Pemprov DKI Jakarta Siap Gelar Tantangan Baca Jakarta 4 Kali Setahun.jpg

Pendidikan

Pemprov DKI Jakarta Siap Gelar Tantangan Baca Jakarta 4 Kali Setahun

18 January 2022, 14:02

Dengan tujuan semakin mendorong geliat minat baca di Ibu Kota, program tantangan Baca Jakarta di tahun 2022 ini siap digelar lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Bahas Kampus Merdeka, Mendikbudristek Temui Mahasiswa Unpad.jpg

Pendidikan

Bahas Kampus Merdeka, Mendikbudristek Temui Mahasiswa Unpad

18 January 2022, 13:03

Mendikbudristek Nadiem pada pekan ini berkunjung ke Unpad untuk membahas mengenai penerapan program MBKM di universitas negeri tersebut.


Comments


Please Login to leave a comment.