Wow, Ribuan Ton Sampah di PLTSa Bantar Gebang Berhasil Jadi Energi Listrik.jpg

Berita Kawasan

Wow, Ribuan Ton Sampah di PLTSa Bantar Gebang Berhasil Jadi Energi Listrik

Pada tahun 2019, pemerintah pusat dan daerah (Bekasi serta DKI Jakarta) berkolaborasi dalam upaya menanggulangi masalah pengelolaan sampah yang di mana kedua kota ini bisa memproduksi sampah hingga hampir 10.000 ton setiap harinya. Oleh karena itulah pada saat itu dihadirkanlah pilot project Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Merah Putih yang berada di Bantar Gebang. Lantas apa hasil dalam proyek yang melibatkan Pusat Teknologi Lingkungan (PTL), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), hingga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu setelah berjalan selama lebih dari setahun?

Ternyata berdasarkan keterangan Pemprov DKI Jakarta, PLTSa Merah Putih berhasil memberikan kabar baik. Karena sesuai dengan prioritas Pemprov DKI Jakarta untuk memperpanjang umur manfaat dari Tempat Pembuangan Sampah Terakhir (TPST) Bantar Gebang, PLTSa ini mampu mengurangi penumpukkan sampah di sana sekaligus mengubah sampah menjadi energi listrik.

Wow, Ribuan Ton Sampah di PLTSa Bantar Gebang Berhasil Jadi Energi Li strik.jpg

Kabar ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Syaripudin. Ia menjelaskan, sepanjang tahun 2020, PLTS Merah Putih dioperasikan selama 221 ton dan berhasil mengolah sampah hingga 9.879 ton sampah dengan Fly Ash dan Bottom Ash atau FABA dengan jumlah 1.918 ton.

Sekadar informasi, Fly Ash merupakan abu terbang yang berasal dari sisa hasil pembakaran yang biasanya bersumber dari pembakaran batu bara (perihal PLTSa disinyalir yang dimaksud adalah sampah-sampah yang diolah dalam mesin) di pembangkit listrik dan Bottom Ash merupakan material atau bagian yang tak terbakar dalam tahap insinerasi serta bersifat menempel di dinding dari tungku. Dengan metode pengolahan tertentu, FABA ini dapat diolah kembali.

[Baca Juga: Guna Atasi Masalah Sampah Tangsel Segera Bangun PLTSa di Cipeucang]

“Berdasarkan jumlah hari operasional sinkronisasi dengan turbin, total energi listrik yang dihasilkan mencapai 783,63 MWh atau sekitar 110,59 KwH/ton sampah yang dibakar. Tahun 2020 diproduksi 29.263 paving block dan produksi rata-rata per bulan sebesar 3.658 buah/bulan sebagai pemanfaatan FABA,” ungkap Syaripuddin, sebagaimana dikutip dari rilis yang diunggah di laman ppid.jakarta.go.id (9/3/2021).

Kesuksesan PLTSa Merah Putih di Bantar Gebang mengolah ribuan ton sampah menjadi energi yang terbarukan ini tentu saja mendapatkan respons yang positif dan ini sesuai dengan harapan Pemprov DKI Jakarta. Kepala Unit Pengelolaan Sampah Terpadu Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto, menyampaikan PLTSa ini memang diharapkan dapat menjadi alternatif pengolahan sampah dengan kemampuan mereduksi sampah secara signifikan, cepat, ramah lingkungan, dan tentu saja bermanfaat langsung untuk masyarakat karena mampu menghasilkan listrik.


Read More

Artikel Lainnya

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromat erapi.jpg

Bisnis

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromaterapi

30 January 2023, 15:01

Bank sampah ternyata tak hanya bisa mendapatkan cuan dari pemilahan sampah semata, karena bank sampah satu ini menunjukan bahwa mereka juga mampu membuat produk yang bernilai ekonomi.

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi.jpg

Berita Kawasan

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi

30 January 2023, 12:58

Pada akhir pekan kemarin, Presiden Jokowi terlihat hadir bersama Pj Gubernur DKI Jakarta dalam momen perayaan Imlek Nasional yang digelar di Taman Banteng

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.


Comments


Please Login to leave a comment.