Yatim Piatu Korban COVID-19 di Jakarta Utara Terima Santunan Beasiswa.jpg

Pendidikan

Yatim Piatu Korban COVID-19 di Jakarta Utara Terima Beasiswa

Salah satu dampak yang tak terelakkan dari pandemi COVID-19 di DKI Jakarta adalah munculnya anak-anak yang terpaksa kehilangan satu atau bahkan kedua orangtuanya yang wafat akibat infeksi penyakit yang disebabkan virus Corona itu. Kondisi inilah yang dipandang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diperlukan kolaborasi dari banyak pihak untuk membantu meringankan beban anak-anak yatim tersebut. Salah satu contoh kolaborasi ini adalah yang terlihat pada akhir pekan kemarin di wilayah Jakarta Utara.

Pada kegiatan vaksinasi COVID-19 yang digelar SMPN 289 Jakarta Utara turut diadakan juga penyerahan santunan untuk para anak yatim korban COVID-19. Di mana bantuan ini diinisiasikan Andyka Community Centre atau AAC, Shidik Adiansyah Community Centre (SACC), dan Karang Taruna Jakarta Utara dengan dukungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Penyerahan santunan pada 26 September 2021 yang langsung dilakukan Anies yang turut didampingi Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim ini sangat diapresiasi oleh orang nomor satu di Pemprov DKI Jakarta tersebut.

Yatim Piatu Korban COVID-19 di Jakarta Utara Terima Santunan Beasisw a.jpg

“Kami mengapresiasi seluruh pihak dari mulai karang taruna, organisasi kemasyarakatan, BUMD, swasta dan masih banyak lagi. Kita semua menyadari bahwa pandemi ini di satu sisi membuat mereka yang terpapar sembuh dan memiliki imunitas, tetapi ada juga yang wafat menyisakan kepada kita untuk berpahala,” ujar Anies, sebagaimana dikutip dari rilis yang diunggah di laman ppid.jakarta.go.id (26/9/2021).

Gubernur DKI Jakarta itu turut meminta kepada masyarakat lain di Ibu Kota agar ikut mengikuti langkah tersebut sebagai bentuk perhatian kepada pelajar yang kehilangan orangtuanya akibat pandemi COVID-19. Ia memandang, anak-anak yatim sebagai ladah pahala untuk masyarakat yang peduli terhadap mereka. “Pandang mereka sebagai jalan kita mendekatkan diri kepada Allah. Jadi, saya sangat bersyukur ada kegiatan (penyerahan beasiswa) ini,” sambungnya.

[Baca Juga: Ganjar Minta Sekolah di Bawah Pemprov Jateng Tak Paksa Beli Seragam]

Dalam kegiatan itu, terhitung ada 309 pelajar yatim yang mendapatkan paket santunan serta bantuan sembako dan ditambah 45 anak yatim piatu yang mendapatkan beasiswa dengan nilai Rp3.000.000 sebagai bantuan biaya sekolah. Saat menyerahkan bantuan, Gubernur DKI Jakarta turut menitipkan pesannya sekaligus meminta para anak-anak tersebut agar tak lupa mendoakan orangtua mereka.

“Saya ingin adik-adik manfaatkan bekal (beasiswa) ini sebaik-baiknya, gunakan untuk kebutuhan belajar dan menambah ilmu adik-adik semua. Insya Allah, adik-adik sukses di masa depan, dan suatu saat nanti giliran adik-adik yang memberikan beasiswa bagi mereka yang membutuhkan,” pungkasnya.


Read More

Artikel Lainnya

ITB Luluskan 2.596 Wisudawan dengan Menggelar Wisuda Hybrid, Wisudawan Program Magister dan Doktor Raih IPK Tertinggi.jpg

Pendidikan

ITB Luluskan 2.596 Wisudawan dengan Menggelar Wisuda Hybrid

26 October 2021, 15:32

ITB menggelar wisuda periode Oktober Tahun Akademik 2021/2022 secara Hybrid. Pelaksanaan tersebut berjalan dengan lancar sebagaimana mestinya.

Romaldi 1.jpg

Kesehatan

Ini Klinik yang Banyak Dituju Warga Bumiaji di Giripurno

26 October 2021, 15:01

Dengan biaya pemeriksaan mulai dari Rp10.000 dan selebihnya harga proses pengobatan tergantung jenis produk yang dipakai, klinik ini menjadi acuan bagi warga Bumiaji.

Grab dan ViarOK.jpg

Bisnis

Kurangi Emisi Karbon, Grab Pesan 6.000 Unit Motor Listrik VIAR

26 October 2021, 14:32

Kolaborasi yang salah satu tujuannya adalah untuk mengurangi ketergantungan akan BBM ini akan dilanjutkan dengan mempersiapkan 6.020 kendaraan listrik yang siap didistribusikan di akhir tahun 2021 di seluruh Indonesia.

rshOK2.jpg

Berita Kawasan

Pertama di Semarang! Bonbin Mangkang Akan Miliki Rumah Sakit Hewan

26 October 2021, 14:02

Rumah Sakit Hewan yang akan dibangun ini merupakan rumah sakit pertama yang ada di Kota Semarang karena belum pernah ada rumah sakit hewan di kota Atlas ini sebelumnya.


Comments


Please Login to leave a comment.