Youtube FanFest 2020 Digelar Virtual untuk Pertama Kali

Hobi dan Hiburan

YouTube FanFest 2020 Digelar Virtual untuk Pertama Kali

Beberapa tahun lalu, melalui acara YouTube FanFest, para kreator video dan penggemar dapat bertemu langsung dan berpesta. Kini, pesta itu berlangsung secara virtual. Kendati suasananya berbeda, mereka tetap antusias. YouTube FanFest merupakan ajang tahunan yang pada 2019, Youtube FanFest dibuka di empat kota, yakni Bandung, Surabaya, Makassar, dan Yogyakarta. Acara puncak kemudian digelar di Jakarta.

Tahun ini, acara tersebut mesti digelar secara virtual akibat pandemi. Acara disiarkan langsung lewat kanal YouTube FanFest pada Minggu sore, 11 Oktober 2020. Managing Director Youtube Asia Pacific Gautam Anand berharap agar acara tahun ini tetap menggembirakan. ”Kami berharap, acara edisi tahun ini menyebarkan kegembiraan, optimisme, dan kebersamaan yang kita semua butuhkan saat ini,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima PingPoint.co.id (12/10/2020).

Youtube FanFest 2020 Digelar Virtual untuk Pertama Kali

Banyak peningkatan jumlah kreator dari berbagai penjuru Indonesia. Saat ini, Indonesia adalah penyumbang terbesar dan pasar yang tumbuh paling cepat secara global. Antusiasme penggemar tampak di kolom komentar YouTube. Sejak pukul 16.00 waktu Jakarta, warganet dari beragam negara tak henti menyampaikan komentar dan dukungan. Hingga pukul 19.45, tercatat ada lebih dari 328.000 orang yang menonton.

Pesan Positif dalam Tiap Penampilan

Di segmen Indonesia, kreator YouTube Andovi dan Jovial menyiarkan cuplikan-cuplikan YouTubee FanFest yang mereka ikuti enam kali. Dalam setiap penampilan, mereka konsisten menyampaikan pesan positif kepada anak muda, salah satunya untuk tidak saling membenci.

Jovial mengatakan, pesan itu sudah disampaikan melalui kanal YouTube mereka sejak beberapa tahun silam. Cara menyampaikannya berbeda-beda, tergantung dari kreativitas. Ia mendorong para kreator untuk mengembangkan kreativitas dan tidak hanya mengikuti tren. ”Tahun ini adalah YouTubee FanFest kami yang terakhir. Pesan saya ada satu, YouTube itu sarana untuk memberi suara untuk mereka yang tidak (bisa) bersuara. Sayang jika tidak memberi penampilan yang maksimal di YouTube FanFest,” kata Andovi.

[Baca Juga: Kemendikbud Fasilitasi Pertunjukan Seni Via Youtube Kala Pandemi]

Head of Consumer Marketing Google Indonesia Fibriyani Elastia mengatakan, YouTube FanFest di Indonesia adalah yang terbesar secara global. Pada 2018, Youtube FanFest di empat kota (Bandung, Surabaya, Jakarta, dan Yogyakarta) dihadiri 58.000 penonton dengan total 122 kreator. ”Banyak peningkatan jumlah kreator dari berbagai penjuru Indonesia. Saat ini, Indonesia adalah penyumbang terbesar dan pasar yang tumbuh paling cepat secara global,” ujar Fibriyani seperti diberitakan Kompas.id (12/10/2018).

Sebelumnya, kreator YouTube dari AS Kurt Hugo Schneider mengatakan, YouTube membawa makna baru bagi interaksi antara penonton dan artis. Penonton tidak sekadar menyaksikan, tetapi juga bisa membagikannya ke media sosial dan memberi komentar. Dengan kondisi itu, hampir sulit memprediksi siapa yang akan menjadi bintang YouTube selanjutnya.


Read More

Artikel Lainnya

Wow! Produk UMKM Jakarta Selatan Akan Dijajakan di Indom aret.jpg

Bisnis

Wow! Produk UMKM Jakarta Selatan Akan Dijajakan di Indomaret

28 January 2022, 15:07

Saat ini Pemkot Jakarta Selatan tengah melakukan kurasi terhadap produk UMKM di wilayahnya untuk mencari mana yang layak untuk dijual di mini market Indomaret.

Feng Shui Secara Logika

Properti dan Solusi

Datangkan Keberuntungan, Begini Dekorasi Rumah untuk Tahun Macan

28 January 2022, 14:05

Anda dapat membawa chi positif dengan membuat perubahan sederhana pada lingkungan dengan menyeimbangkan lima elemen Feng Shui.

Pakar Genetik UGM Gejala Omicron Tidak Jinak .jpg

Kesehatan

Pakar Genetik UGM: Gejala Omicron Tidak Jinak!

28 January 2022, 13:01

Menurut pakar genetik di UGM, masyarakat tidak bisa terus berasumsi bahwa Omicron gejalanya tidak berat, karena menurutnya penyakit ini bersifat tidak jinak.

Omicron di Jakarta Pusat Sentuh 35 Kasus,Irwandi Jangan Remehkant.jpg

Kesehatan

Omicron di Jakarta Pusat Sentuh 35 Kasus, Irwandi: Jangan Remehkan

28 January 2022, 11:01

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat meminta warganya untuk tak memandang sebelah mata Omicron dengan kasus di wilayahnya yang saat ini sudah mencapai 35 pasien.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Test 1 year, 2 months lalu
    test

    Ayo bergabung dengan qqharian.cc , banyak promo dan bonus menarik menanti anda , tunggu apa lgi , jadi lah bagian dari kami dan jadilah jutawan