KEMAYORAN_FASHION_YUK MENGENAL KAIN SARI KHAS INDIA_EMIL_REVISI 01-01.jpg

Kecantikan dan Fashion

Yuk Mengenal Kain Sari khas India

Pasar Baru Jakarta dikenal sebagai salah satu lokasi sentra kain yang ada di DKI Jakarta. Segala jenis kain untuk berbagai keperluan dapat Anda temukan di kawasan ini. Namun bila tertarik untuk tampil berbeda, Anda bisa mengunjungi sejumlah toko di Pasar Baru Jakarta yang menjajakan kain sari.

Bagi Anda yang masih asing dengan jenis tekstil ini, kain sari merupakan garmen yang dikenakan para perempuan di kawasan subbenua India (wilayah di selatan Asia ). Sebagaimana penjelasan di “Saris: An Ilustrated Guide to the Indian Art of Draping” kain yang memiliki bentuk seperti tirai ini memiliki ukuran yang beragam dari mulai 4,5 meter sampai 8 meter untuk panjangnya dan lebar 60 cm hingga 1,20 meter.

Di negara asalnya, kain sari umumnya digunakan dengan cara dililitkan di pinggang dengan salah satu ujungnya yang menutupi area bahu. Sebenarnya di tempat asalnya, kain sari memiliki terdapat beragam jenis serta cara melilitkannya. Namun yang paling populer adalah gaya Nivi.

Dalam tulisan Kamala S. Dongerkerry, The Indian Sari, gaya Nivi yang berasal dari kawasan Dekkan, India, ini dimulai dengan memasukkan salah satu ujung kain sari ke bagian pinggang rok. Kemudian kain sari dililitkan di tubuh bagian bawah sekali lalu dikumpulkan menggunakan tangan hingga berbentuk lipatan di bawah pusar. Lipatan tersebut kemudian diselipkan ke bagian pinggang rok.

Selain di India, para perempuan dari beberapa negara tetangga Negeri Bollywood itu juga menggunakan kain sari untuk kesehariannya. Di Bangladesh, sari merupakan garmen nasional untuk para perempuan di sana. Kebanyakan yang menggunakan sari untuk kegiatan sehari-hari adalah perempuan yang sudah menikah sedangkan para gadis hanya menggunakannya untuk momen atau acara tertentu.

Di Pakistan, kain sari juga populer dan kerap digunakan untuk berbagai event oleh para perempuan di sana. Kain sari di negara ini juga ternyata memiliki makna prestise. Pasalnya, kain sari dipandang sebagai garmen yang kerap digunakan oleh para perempuan yang berasal dari ekonomi menengah ke atas dalam kegiatan sehari-harinya.

Perempuan Sri Langka juga menggunakan sari dan memiliki dua jenis gaya yang populer. Pertama adalah gaya Nivi yang terkenal di India. Kedua adalah Gaya Kandyan atau Osaria. Gaya ini terdiri dari blus lengkap dengan kain sari yang menutupi area ulu hati sepenuhnya dengan sebagian kain yang diselipkan ke bagian depan. Gaya Kandyan juga menjadi seragam dari pramugari Srilankan Airlines.

Popularitas kain sari di Indonesia sebenarnya tidak bisa dilepaskan dengan film Bollywood yang kerap ditayangkan di televisi swasta Nusantara. Sehingga banyak wanita yang mencoba menggunakan kain sari dalam pakaian mereka dan digunakan untuk beragam acara.

Selain karena film Bollywood, popularitas kain sari di Indonesia juga didongkrak oleh artis-artis serta para penyanyi dangdut. Sebagaimana dilansir dari Brilio.net, Iis Dahlia, Ayu Ting-Ting, Nia Ramadhani, Zaskia Gotik dan Raisa merupakan beberapa artis Indonesia yang membantu kembali mempopulerkan kain sari untuk anak-anak muda saat ini.

Mulai tertarik dengan garmen asal subbenua India ini? Anda sebenarnya bisa membelinya di toko-toko tekstil Pasar Baru Jakarta. Toko Tekstil Queentex, Toko Alta Moda, Pronto Moda dan Bombay Textile merupakan sejumlah toko kain yang Anda bisa kunjungi untuk mencari kain sari. Bahkan Anda bisa bertanya kepada pihak toko mengenai cara mengenakan kain sari bila memang Anda tertarik untuk menggunakannya.

Read More

Artikel Lainnya

JOOX Siap Manjakan Penggemar K-Pop dari Juni Hingga Agustus.jpg

Hobi dan Hiburan

JOOX Siap Manjakan Penggemar K-Pop dari Juni Hingga Agustus

03 June 2020, 21:00

Dengan program terbarunya, JOOX ingin memanjakan para penggemar K-Pop di Tanah Air sekaligus berikan kesempatan berinteraksi dengan idola.

Di Antara Hewan Peliharaan, Kucing Disinyalir Paling Berpotensi Terkena COVID-19.jpg

Kesehatan

Kucing Disinyalir Hewan Peliharaan Paling Berpotensi Terkena COVID-19

03 June 2020, 20:00

Berdasarkan penelitian ahli, di antara semua hewan peliharaan yang dapat terinfeksi COVID-19, kucing berpotensi paling besar terkena.

sejarah KA semarang_1.jpg

Berita Kawasan

Menelusuri Jejak Stasiun Kereta Api Pertama di Semarang

03 June 2020, 19:47

Stasiun Semarang Gudang merupakan stasiun yang dibangun kala penjajahan Belanda. Namun, stasiun tersebut bukanlah stasiun kereta api pertama di Semarang.

Tes Swab di Pasar Perumnas Klender Kedua Temukan 15 Kasus Positif

Kesehatan

Tes Swab di Pasar Perumnas Klender Kedua Temukan 15 Kasus Positif

03 June 2020, 19:30

Pengetesan kedua ini dilakukan karena ditemukan kasus positif sebelumnya, kini ditemukan 15 orang yang positif COVID-19.


Comments


Please Login to leave a comment.