Yuk Simak Tips Memilih PTN dan Prodi yang Tepat Versi Ditjen Dikti

Pendidikan

Yuk Simak Tips Memilih PTN dan Prodi yang Tepat Versi Ditjen Dikti

Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) telah dibuka sejak Jumat (14/2/2020) lalu, pukul 14:00 WIB. Proses pendaftaran yang digawangi Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTPMT) ini akan segera berakhir di tanggal 27 Februari 2020 mendatang.

Data terbaru LTMPT tanggal 24 Februari 2020 mencatat ada 363.563 siswa yang sudah melakukan pendaftaran, dan yang sudah melakukan finalisasi sebanyak 292.293 siswa. Sedangkan terdapat 92.841 siswa yang sudah melakukan login tapi belum mendaftar PTN yang diinginkan. Kenapa? Mungkin mereka bingung.

[Baca Juga: Jelang SBMPTN, Begini Cara Atasi Perbedaan Pilihan Anak dan Orangtua]

Karenanya, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui akun Instagram resminya @ditjen.dikti memberikan tips dan trik acuan dalam memilih PTN dan Program Studi (Prodi) yang tepat. Berikut penjabarannya:

1) Pilih Jurusan yang Tepat

Pertimbangan pemilihan jurusan yang tepat dapat dilakukan dengan mengikuti bakat dan minat yang dimiliki. Minat dan bakat akan membuat kamu akan terus memiliki energi dalam menghadapi tantangan apa pun yang harus dijalani dalam menjalani masa studi Anda nantinya.

2) Ketahui Nilai Rapor

Bersikaplah realistis! Pahami kekuatan dan kelemahan yang kamu miliki berdasarkan nilai rapor Anda. Jangan sampai memaksakan diri memilih Prodi hanya karena suka namun kamu akan mengalami kesulitan dalam mengikuti mata kuliah yang tidak Anda kuasai.

3) Cari Tahu Saingan Anda

Memilih prodi sains dan teknologi atau sosial dan hukum? Sebaiknya Anda mencari tahu terlebih dulu mengenai tingkat persaingan prodi yang Anda pilih. Jangan sampai Pointers memilih jurusan yang menumpuk peminatnya.

Yuk Simak Tips Memilih PTN dan Prodi yang Tepat Versi Ditjen Dikti

4) Pelajari Relasi Sekolah

Satu hal yang jarang diperhatikan adalah mempelajari relasi sekolah dengan PTN pilihan Anda. Ada beberapa sekolah masuk dalam daftar sanksi lantaran banyak lulusannya batal atau menolak mengambil SNMPTN padahal sudah diterima dari jalur ini.

5) Pelajari Riwayat Alumni

Petakan PTN mana saja yang banyak menerima lulusan dari sekolah Anda. Hal ini akan sangat membantu dalam melihat tingkat persaingan dan juga persentase jumlah lulusan yang bisa masuk ke PTN tersebut.

6) Cari Info Kuota

Terakhir, jangan lupa mencari informasi mengenai daya tamping prodi di PTN pilihan Anda. Pelajari juga jumlah peminat prodi ini di tahun sebelumnya agar Anda memiliki gambaran mengenai tingkat persaingan dan kemungkinan penerimaannya.

[Baca Juga: 5 Prodi yang Banyak Diperebutkan Calon Mahasiswa IPB]

Nah, bagaimana? Semoga mendapat pencerahan ya. Selamat memilih Pointers, dan semoga bisa diterima di PTN impian dan jurusan favorit yang Anda incar!

Read More

Artikel Lainnya

Puluhan RW di Kota Depok Ini Jadi Kampung Siaga Covid-19 2

Berita Kawasan

Puluhan RW di Kota Depok Ini Jadi Kampung Siaga COVID-19

04 April 2020, 12:00

Dalam upaya memberikan edukasi serta bersama-sama bergerak untuk cegah penyebaran Virus Corona, RW di Kelurahan Mekarsari menjadi Kampung Siaga COVID-19.

Cegah Covid-19, Sejumlah Kelurahan Jakarta Timur Terapkan Karantina Wilayah

Berita Kawasan

Cegah COVID-19, Sejumlah Kelurahan Jakarta Timur Terapkan Karantina Wilayah

04 April 2020, 11:00

Lima kelurahan di kawasan Jakarta Timur mengurangi akses keluar-masuk wilayahnya demi mencegah penyebaran COVID-19.

Kini Haruskah Pakai Masker Saat Keluar Rumah

Kesehatan

Kini, Haruskah Pakai Masker Saat Keluar Rumah?

04 April 2020, 10:00

Menteri Terawan pernah mengatakan masker hanya bagi yang sakit dan tenaga medis. Kini, ketika jumlah kasus makin tinggi, masihkah orang sehat diimbau tidak pakai masker?

Begini Skenario Pelaksanaan Listrik Gratis dari Pemerintah

Bisnis

Begini Skenario Pelaksanaan Listrik Gratis dari Pemerintah

04 April 2020, 10:00

Untuk periode April, Anda sudah bisa mendapatkan manfaat dari kebijakan presiden bagi pelanggan listrik 450 VA dan 900 VA.


Comments


Please Login to leave a comment.