Yuniarto Diganjar Pangkat Anumerta, Bagaimana Dokter Lainnya

Kesehatan

Yuniarto Diganjar Pangkat Anumerta, Bagaimana Dokter Lainnya?

Pointers, masih ingat dengan Yuniarto? Almarhum adalah salah satu orang dari cluster atau rombongan yang ikut bersama Wali Kota Bogor Bima Arya kunjungan ke luar negeri, yaitu Turki dan Azerbaijan beberapa waktu lalu. Sepulangnya ke tanah air, pemilik nama lengkap drg. Yuniarto Budi Santosa M, Kes ini pun dinyatakan positif terinfeksi virus SARS-CoV-2 dan langsung diisolasi di ICU RSUD Kota Bogor.

Sayangnya, nyawa pria yang tercatat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bogor ini tak tertolong, dan pada 27 Maret 2020 dinyatakan meninggal dunia. Untuk menghormatinya, Wali Kota Bogor Bima Arya memanggil dan memberikah apresiasi kepada keluarga Almarhum.

Yuniarto Diganjar Pangkat Anumerta, Bagaimana Dokter Lainnya

Atas dedikasinya dalam melaksanakan tugas kedinasan terhadap penanganan pandemi COVID-19 di Kota Bogor, almarhum pun memperoleh kenaikan pangkat Anumerta setingkat lebih tinggi. “Duka cita mendalam atas wafatnya almarhum dalam tugas mulia. Beliau adalah sahabat kita yang telah menolong kita, sahabat kita sosok yang sangat jujur, bekerja keras, setia dan bertanggung jawab. Betapa kita kehilangan Almarhum, betapa terkejut luar biasa. Doa kita semoga Almarhum khusnul khotimah, diberikan tempat paling mulia, dan tugas kita melanjutkan ikhtiar Almarhum,” ungkap Bima Arya, seperti dilansir kotabogor.go.id, Selasa (28/4/2020) kemarin.

[Baca Juga: Positif Covid-19, Wali Kota Bogor Isolasi Diri]

Selain kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi, turut pula diberikan piagam perhargaan dan santunan yang sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 70 tahun 2015 tentang penyelenggaraan program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian bagi ASN.

Selanjutnya, Bima Arya menyatakan, atas jasa dan pengorbanan para ASN tenaga medis saat melaksanakan tugasnya dalam penanganan COVID-19 yang terjadi sekarang ini, selain penghargaan, pemerintah juga telah menyiapkan santunan bagi ahli warisnya.

25 Dokter Berguguran

Ikatan Dokter Indonesia ( IDI) mengonfirmasi telah kehilangan 25 anggotanya akibat pandemi virus corona Covid-19 yang masih berlangsung. Hal itu disampaikan oleh anggota Bidang Kesekretariatan, Protokoler, dan Public Relations Pengurus Besar (PB) IDI Halik Malik.

Ada pun nama Ke-25 dokter tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Prof. Dr. dr. Iwan Dwi Prahasto
  2. Prof. Dr. dr. Bambang Sutrisna
  3. dr. Bartholomeus Bayu Satrio
  4. dr. Exsenveny Lalopua, M.Kes
  5. dr. Hadio Ali K. Sp.S
  6. dr. Djoko Judodjoko, Sp.B
  7. dr. Adi Mirsa Putra, Sp.THT-KL
  8. dr. Laurentius Panggabean, Sp.KJ
  9. dr. Ucok Martin, Sp.P
  10. dr. Efrizal Syamsudin, MM
  11. dr. Ratih Purwarini, MSi
  12. Laksma (Purn) dr. Jeanne PMR Winaktu, SpBS
  13. Prof. Dr. dr. Nasrin Kodim, MPH
  14. Dr. Bernadetta SpTHT
  15. Dr. dr. Lukman Shebubakar, Sp.OT (K)
  16. dr. Ketty
  17. dr. Heru S.
  18. dr. Wahyu Hidayat, SpTHT
  19. dr. Naek L. Tobing,SpKJ
  20. dr. Karnely Herlena
  21. dr. Soekotjo Soerodiwirio, SpRad
  22. dr. Sudadi, MKK, SpOK
  23. Prof. Dr. H. Hasan Zain, Sp.P
  24. dr. Mikhael Robert Marampe
  25. dr. Berkatnu Indrawan Janguk

[Baca Juga: Stop Hoaks! 51 Nakes RSUD Kota Bogor Negatif COVID-19]

“Informasi yang diterima PB IDI setidaknya ada 25 dokter yang dikabarkan meninggal karena positif COVID-19 dan PDP COVID-19,” kata Halik saat dihubungi, sebagaimana dikutip kompas.com, Selasa (28/4/2020) siang.

Ke-25 dokter tersebut datang dari kalangan usia yang cukup beragam, dari tua hingga muda. Bahkan dua kasus kematian terakhir yang terjadi menimpa dokter berusia muda, yakni dr. Mikhael Robert Marampe dan dr. Berkatnu Indrawan Janguk.

Untuk mengetahui kepastiannya, IDI memiliki tim khusus yang akan menelusuri kasus kematian yang terjadi pada anggota-anggotanya. "PB IDI sudah membentuk tim audit untuk menelusuri secara lengkap kematian dokter terkait Covid-19. IDI di tingkat wilayah/cabang ikut menelusuri riwayat sakit sejawat yang meninggal," jelas dia.


Read More

Artikel Lainnya

Rangkaian Radiance Up! dari Y.O.U Beauty Atasi Wajah Kusam Akibat Polusi Udara

Kecantikan dan Fashion

Rangkaian Radiance Up! dari Y.O.U Beauty Atasi Wajah Kusam Akibat Polusi Udara

25 June 2022, 13:03

SymWhite 377, Vitamin C, dan Ekstrak Licorice membantu menghambat produksi melanin, sedangkan Niacinamide (B3) membantu menghambat transfer melanin di kulit.

Puluhan Karya Seni Mahasiswa ISBI Kota Bandung Dipamerkan di Galeri YP K.jpg

Pendidikan

Puluhan Karya Seni Mahasiswa ISBI Kota Bandung Dipamerkan di Galeri YPK

24 June 2022, 16:06

Bertajuk Archipelago, puluhan karya seni dari mahasiswa ISBI dipamerkan di Galeri YPK Kota Bandung hingga 30 Juni 2022.

Kreatif! Warga Bandung Cari Cuan dengan Olah Sampah Plastik Jadi Produk Kreatif.jpg

Bisnis

Kreatif! Warga Bandung Cari Cuan dengan Olah Sampah Plastik Jadi Produk Kreatif

24 June 2022, 14:04

Dengan brand Newhun, warga di Kota Bandung berhasil mengolah limbah sampah plastik bisa menjadi produk jam tangan.

Terintegrasi dari MRT Hingga Ojol di Ibu Kota, Masyarakah Diajak Unduh Apps JakLingk o.jpg

Berita Kawasan

MRT Hingga Ojol Ibu Kota Terintegrasi, Warga Diajak Unduh Apps JakLingko

24 June 2022, 11:02

Pemprov DKI mengajak masyarakat Ibu Kota mengunduh apps JakLinko guna mempermudah serta menghemat waktu untuk memanfaatkan berbagai transportasi di Jakarta bahkan termasuk mendapatkan tiket malam puncak HUT Jakarta ke-495.


Comments


Please Login to leave a comment.