Zero Run Off Atasi Genangan Air di Beberapa Titik Jakarta Selatan

Berita Kawasan

Zero Run Off Atasi Genangan Air di Beberapa Titik Jakarta Selatan

Di Jakarta Selatan telah dibuat zero run off untuk menangani genangan air. Zero run off adalah suatu konsep keterpaduan antara intensitas hujan, tampungan, resapan, manfaat atau konsumsi, dan alirkan (ITRMA) sisa air limpasan keluar kawasan hingga 0 persen (zero run off), seperti dikutip puskim.go.id (24/01/2020).

Program ini telah dilakukan di beberapa titik Jakarta Selatan, salah satunya di Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa. Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan Mustajab mengatakan, zero run off sudah dibuat di RW 9, Kelurahan Srengseng Sawah. Permintaannya Pak Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah (Sekda) akan ada 10 titik, tapi baru kita bangun tiga titik.

Zero Run Off Atasi Genangan Air di Beberapa Titik Jakarta Selatan

Melansir laman selatan.jakarta.go.id (24/0102020), Mustajab menuturkan, sumur resapan sudah masuk dalam berbagai landasan hukum dari instruksi gubernur maupun peraturan gubernur. Dan justru pembuatan sumur yang sering disebut vertikal drainase ini sudah ada sejak zaman Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso.

"Pada dasarnya sumur resapan dan vertikal drainase itu sama. Tapi berbeda dengan sumur biopori, itu sangat dangkal dan terbuat dari paralon, dalamnya satu meter lebarnya 10 cm," ucapnya.

[Baca Juga: Bangun Crossing Di Taman Bakti Guna Atasi Genangan Air]

Terkait potensi, Mustajab menyampaikan, tanah di Jakarta Selatan memiliki kedalaman yang pas untuk pembuatan sumur resapan. “Karena air tanahnya dalam. Contoh di RW 09, Kelurahan Srengseng Sawah. Kedalaman tiga meter belum menemukan air," ungkapnya. Mustajab menjelaskan, konsep sumur resapan akan digali menggunakan alat berat.

Penggalian akan terus dilakukan dan berhenti ketika menemukan sumber air tanah. "Sumur resapan hanya boleh dimasuki oleh air bersih. Harus jauh dari septic tank. Seperti air hujan yang ditampung sementara lalu dialirkan ke sumur tadi," tuturnya.

[Baca Juga: Menjelang Musim Hujan, Wali Kota Ajak Buat Lubang Biopori]

Meski begitu Mustajab menambahkan, tidak sembarang tempat boleh dibuat sumur resapan. Di jalan raya misalnya, ia mencontohkan boleh saja membuat sumur resapan, tapi nantinya akan memakan waktu untuk perawatan.

“Dari sisi sosialisasi, kami sudah mempunyai kampanye Gerakan Lumbung Air (GELA) yang konsepnya sudah dilaporkan ke Wali Kota Jakarta Selatan. Untuk itu, sumur resapan bisa dibuat di mana saja asalkan dikerjakan oleh seluruh elemen masyarakat. Tidak bisa dikerjakan sendiri apalagi mengandalkan sumber daya alam. Harus dengan masyarakat juga. Kan namanya juga gerakan, masyarakat juga harus terlibat," tandasnya.


Read More

Artikel Lainnya

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung - Copy.jpg

Bisnis

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung

30 September 2022, 13:44

Pada momen pembukaan cabang Selma terbaru di daerah Ciledug, ritel mebel di bawah naungan Kawan Lama Group itu menggelar program edukasi kesehatan jantung.

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat - Copy.jpg

Bisnis

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat

30 September 2022, 11:42

Ternyata Romokalisari Adventure Land yang belum lama ini diresmikan disebut berhasil meningkatkan pemasukan para pelaku UMKM di sana.

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaa n.jpg

Bisnis

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaan

29 September 2022, 19:46

Usai berkolaborasi selama empat tahun terakhir, tiket.com baru-baru ini mendapatkan penghargaan dari RedDoorz yang memandang perusahaan OTA itu berhasil membantu peningkatan industri pariwisata di Tanah Air.


Comments


Please Login to leave a comment.