Zona Inkubator Pengelolaan Sampah Mulai Dibahas Pemkot dan Pemkab Bogor

Berita Kawasan

Zona Inkubator Pengelolaan Sampah Mulai Dibahas Pemkot dan Pemkab Bogor

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor segera mewujudkan pembangunan zona inkubator bisnis pengelolaan sampah di tempat penampungan akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Rencana tersebut telah dibahas bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

"Ke depan kita akan bekerjasama dalam membuat semacam zona inkubator bisnis pengelolaan sampah," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim saat melakukan peninjauan lokasi bersama Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan pada Selasa, 21 Juli 2020.

Di TPA Galuga, Pemkot Bogor memiliki lahan seluas 36 hektare. Sedangkan, lahan yang dipergunakan untuk TPA hanya seluas 13 hektare.

Zona Inkubator Pengelolaan Sampah Mulai Dibahas Pemkot dan Pemkab Bogor

Dedie menyebut, pihaknya tak akan memperluas atau memperlebar TPA hanya untuk pembuangan sampah. Namun, Dedie akan memanfaatkan lahan seluas 6 hektare untuk membuat zona inkubator pengelolaan sampah. "Jadi perusahaan yang mau buat pengelolaan sampah kan nggak perlu buat di luar area TPS, karena nanti izin lagi," jelas Dedie seperti diberitakan kotabogor.go.id (22/7/2020).

Zona inkubator bisnis pengelolaan sampah itu, Dedie mengatakan akan diintegrasikan dengan TPA, termasuk analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL). Sehingga, sampah yang dibuang baik dari kota maupun kabupaten Bogor dapat diolah di zona tersebut.

[Baca Juga: TPA Cipayung Bakal Menerapkan Metode Sanitary Landfill]

"Jadi, sistem terintegrasi ini dapat mengkonsumsi sampah-sampah yang tiap hari datang, bukan hanya di tumpuk tapi diolah dan betul-betul termanfaatkan," jelas Dedie.

Di zona itu, Dedie menguraikan, sampah dapat diolah untuk sejumlah kebermanfaat, seperti bracket, listrik hingga pupuk. Demikian, baik kota dan kabupaten dapat mendapat keuntungan dari pengelolaan sampah itu.

"Kalo ada zona inkubator pengelolaan sampah, retribusi, tenaga kerja kan menyerap dari kabupaten, manfaat listrik tadi ya, bisa disalurkan untuk wilayah yang paling dekat dengan lokasi, yakni kabupaten," ucap Dedie.

Sejauh ini, Dedie menjelaskan, telah ada banyak investor yang mengajukan untuk mengelola sampah milik Pemkot Bogor. Hanya saja, lokasi yang diajukan investor berada di luar area TPA Galuga. Sehingga, dikhawatirkan, akan menimbulkan dampak negatif baru.

[Baca Juga: Depok Akan Buat Ruang Terbuka Hijau di Buffer Zone TPA Cipayung]

"Kalo di sini kan kita minimal meminimalisir potensi kekumuhannya, baunya. Makanya kalau bisa kita bangun bisnis inkubator sampah maka persoalan ini akan dipecahkan," jelasnya.

Saat ini, Pemkot Bogor dan Pemkab Bogor sedang merevisi sejumlah poin mengenai Memorandum of Understanding (MoU) untuk membuang sampah di TPA Galuga. Sebab, MoU perpanjangan kontrak kerja sama TPA Galuga antara kota dan kabupaten Bogor itu akan berakhir tahun 2020.


Read More

Artikel Lainnya

Titipku Perkuat Ekosistem Digital di Pasar Modern Paramount.jpg

Bisnis

Titipku Perkuat Ekosistem Digital di Pasar Modern Paramount

09 February 2023, 14:46

Titipku mengklaim ekosistem digital yang diterapkan perusahaannya di Pasar Modern Paramaount mampu mendorong model bisnis B2B2C, hingga menjadi lahan mengumpulkan pundi-pundi rupiah bagia Jatiper.

Lebih Dari 65 Ribu Penggemar Dewa 19 Sukses Semakkan Konser di JIS.jpg

Hobi dan Hiburan

Lebih Dari 65 Ribu Penggemar Dewa 19 Sukses Semarakkan Konser di JIS

09 February 2023, 11:44

Pada akhir pekan kemarin konser Pesta Rakyat 30 Tahun Berkarya Dewa 19 sukses menghibur puluhan ribu baladewa dan baladewi yang berkumpul di JIS.

580 Usulan Masyarakat Diajukan di Musrenbang Kecamatan Bekasi Selatan untuk RKPD 2024.jpg

Berita Kawasan

580 Usulan Masyarakat Diajukan di Musrenbang Kecamatan Bekasi Selatan untuk RKPD 2024

08 February 2023, 15:59

Dalam Musrenbang Kecamatan Bekasi Selatan untuk RKPD 2024, lima kelurahan mengajukan 580 usulan dengan total pagu mencapai lebih dari ratusan miliar rupiah.

Kasus Diabetes Anak di Indonesia Meningkat Tajam, Ini Saran Pakar UG M.jpg

Kesehatan

Kasus Diabetes Anak di Indonesia Meningkat Tajam, Ini Saran Pakar UGM

08 February 2023, 13:57

Dengan data yang belum lama ini dirilis IDAI terkait semakin meningkatnya kasus diabetes terhadap anak, pakar kesehatan UGM memberikan sarannya agar buah hati Anda terhindar dari penyakit ini.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Emma 2 years, 6 months lalu
    emma

    Hobi bermain game, Takut kalahh?? Tenang qqharian mempunyai promo Welcome cashback, anda dapat meraih kemenangan anda di kesempatan kedua sesuai modal pertama anda 100%, tunggu apa lagi hanya di qqharian yang berani memberikan bonus promo casback, buruan bergabung sekarang juga Di <a href="https://qqharian.org/" title="Situs Slot Terbaik" rel="nofollow">QQHarian</a>